Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 102


__ADS_3

'' kamu kenapa lagi sih.. sayang..'' tanya Kenan lembut ketika ia masuk ke dalam ruangan kafe yang di peruntukan untuk mereka


ia melihat Kiara hanya menatap nya dengan sinis, tak tau apa lagi salah diri nya, sehingga Kiara marah pada kenan


'' jangan mengajak ku berbicara, aku tak mau mendengar suara mu..'' ucap Kiara pada kenan ketika Kenan mendekat pada nya


''' ya.. Allah.. apa lagi salah hamba mu ini, kenapa istri ku marah tidak jelas begini .'' keluh Kenan menatap langit-langit ruangan nya


Kiara hanya menatap sinis ke arah kenan, tanpa mau berkomentar apa pun, membuat Kenan semakin mengerang prustasi


hari-hari Kenan kini penuh dengan amukan Kiara, entah apa yang membuat Kiara selalu saja marah pada nya, membuat Kenan terkadang hanya bisa diam ketika Kiara marah


...'' coba jelas kan, apa salah ku lagi terhadap mu, sehingga kau begitu murka kepada ku..'' tanya Kenan dengan suara lembut...


Kenan berusaha sabar menghadapi kiara yang selalu merajuk pada nya,


...'' lihat ini, ada postingan wanita satu kampus dengan kita, ia memposting diri mu..'' ucap kiara menyodor kan ponsel nya kepada Kenan...


'' wanita mana lagi ini,, selalu saja membuat ku susah Saja..'' dengus kenan sebal, menatap ponsel Kiara


'' aku tak mau tau, aku ingin ia segera menghapus postingan nya tersebut..'' ucap Kiara tak terbantah kan


'' ya.. ampun Kiara... ini photo ramai-ramai ketika aku sedan mengadakan kemah kemarin.. lagian kan kau ikut juga dengan ku..'' kesal Kenan sudah naik ke ubun-ubun menghadapi Kiara yang kini berubah menjadi posesif pada nya


...'' aku tidak perduli, yang aku mau, kau suruh teman mu menghapus itu, aku tidak Sudi photo suami ku berada di di ponsel orang lain..'' ucap Kiara tak mau tau...


'' ya..Allah,, sabar kan aku...'' ujar Kenan meraup wajah prustasi nya


Kenan pun merogoh ponsel yang ada di saku celana nya dan mencari konta teman terdekat nya yang memposting photo diri nya agar segera di hapus


Kiara hanya melirik Kenan yang tengah bercakap-cakap dengan ponsel nya, dengan wajah menahan kesal dan prustasi menghadapi sang istri yang selalu merajuk pada nya


'' ini.. coba lihat, sudah tidak ada lagi postingan nya, bahkan sudah di hapus juga dari ponsel pemilik akun ini..'' ucap Kenan menyodor kan kembali ponsel milik Kiara pada nya


'' aku gak mau milik ku di rebut orang lain, apa lagi wanita tidak tau malu seperti itu..'' sungut Kiara

__ADS_1


'' jangan selalu membatasi ku Kiara, aku itu kuliah, lagian kita kan satu kampus, kau juga tau kegiatan ku apa saja..'' ucap Kenan mencoba selalu sabar,


karena lelaki, walau pun ia benar, tetap salah di mata wanita, walau pun ia tidak berbuat sama sekali pun tetap salah di mata wanita


braaakkkk


'' apa kau bilang,,, aku tidak boleh membatasi mu... jangan harap? aku sudah pernah begitu, dan apa yang ku dapat, yang ada rugi sendiri..'' ucap Kiara menggebrak meja, membuat kena. terjikat kaget


'' ya..Allah,, sabar..sabar.. hampir aja jantung ku copot..'' ucap kenan mengelus dada nya terkejut dengan tingkah Kiara yang begitu menyeram kan


'' asal kau tau ya.. aku sudah pernah di posisi itu, membiar kan mu di gandeng di sentuh dengan wanita lain, dan aku yang rugi bukan kau..'' ucap Kiara menuding Kenan, tepat di wajah nya


'' iya..iya... aku tidak akan begitu lagi, tapi itu kan bukan salah ku..'' ucap Kenan menyingkir kan telunjuk Kiara dari hadapan nya


'' mau itu salah mu, atau bukan, aku tidak mau tau,, mau sampai kapan pun, kau tetap milik ku.. tidak ada yang boleh menyentuh mu.kau paham kan..'' ucap Kiara dengan wajah bengis


'' untung sayang,, kalau tidak.. entah lah..'' ucap Kenan dalam hati, mana berani Kenan mengucapkan nya secara langsung, yang ada ia akan salah lagi di mata kiara


'' iya.. aku paham..'' ucap Kenan pelan


membuat Kenan kebingungan atas permintaan kiara pada nya


'' itu makanan sejenis apa,..dan apa bisa di makan..'' tanya Kenan yang tak tau itu makanan sejenis apa


'' kau tanya kan saja pada karyawan kafe, pasti mereka tau itu makanan apa..'' ucap Kiara tanpa menoleh ke arah Kiara


'' tadi marah tidak jelas, sekarang memerintah seenak nya tanpa memikir kan harus bagai mana ia mencari nya,..'' ucap Kenan dalam hati


'' cepetan, malah bengong pula..'' sentak Kiara membuat Kenan terkejut


'' ya..ampun, begini amat ya.. punya istri galak..'' ucap Kenan geleng kepala melihat ke arah Kiara


'' bilang apa barusan..'' Kiara mendongak menatap ke arah Kenan


'' gak ada,, ini mau membeli pesanan mu, apa tadi nama makanan nya..'' tanya Kenan mengulang kembali pertanyaan Kiara pada nya

__ADS_1


'' s.o.to. m.e.d.a.n..'' ucap Kiara mengeja huruf nya satu persatu


'' soto Medan..'' ulang Kenan


'' iya.. harus dapat, karena aku mengingin kan nya..'' ucap Kiara sudah menghayal, bagai mana makanan tersebut masuk ke dalam mulut nya


'' oke.. baik lah buk bos..'' ucap Kenan berjalan ke luar ruangan, sedang kan Kiara masih pokus dengan pekerjaan nya


ia memilah beberapa dokumen yang penting menurut nya, dan menghitung pengeluaran setiap hari nya untuk ke butuhan kafe yang mereka pegang saat ini


dua puluh menit berlalu, kini Kenan dengan wajah amburadul dan penampilan yang tidak bisa di bilang bagus, menatap Kiara yang masih duduk anteng di kursi kerja nya


hufh...


'' ini pesanan mu..'' ucap kena. menyerah kan pesanan Kiara sambil menarik nafas lelah


'' kenapa dengan wajah mu, kok? kusut begitu..'' tanya Kiara menelisik wajah Kenan


'' susah mencari nya, sekali dapat, malah banyak sekali emak-emak yang mengerubungi ku, membuat ku jadi seperti ini... menyebal kan sekali....'' umpat Kenan menghempas kan tubuh nya di sofa


'' jadi cerita nya,, kau tidak ikhlas ini..'' Kiara menatap ke arah Kenan yang duduk di sofa


'' siapa bilang tidak ikhlas,, aku ikhlas kok?'. ucap Kenan mengulas senyum di wajah nya


'' ku pikir kau tidak ikhlas..'' ucap Kiara mulai membuka bungkusan yang ia penggang saat ini


'' eh.. aku lupa,, mana wadah nya Kenan, apa aku harus memakan nya seperti ini..'' ucap Kiara menunjuk kan plastik yang berisi kan soto Medang yang ia pesan


'' ya.. ampun, sampai wadah pun, harus aku juga yang mengambil nya..''gerutu Kenan kesal


namun ia tetap mengambil kan nya untuk Kiara, walau pun hati nya kesal, akan tetapi, ia tetap berjalan keluar untuk mengambil wadah dan air putih untuk Kiara


'' nah.. ini 2adah nya, cepat di makan, jangan sampai dingin..'' ucap Kenan menyodor kan wadah ke hadapan Kiara


tentu saja Kiara menyambut nya dengan antusia

__ADS_1


...****************...


__ADS_2