
'' assalamualaikum bang..'' ucap Dita ternyum lebar ketika Kenan yang membuka kan pintu untuk nya
'' waalaikumsallam.. kamu kapan pulang..'' tanya Kenan menetral kan rasa terkejut nya
'' baru pagi tadi bang,, Oma nya ada..'' tanya Dita
'' Oma ada di dalam bersama Kiara..'' ucap Kenan memberi jalan untuk Dita masuk ke dalam
'' terimakasih bang,, aku mau ke Oma dulu..'' ucap nya berlalu masuk ke dalam rumah
sedang kan Kenan terdiam di pintu, melihat perubahan Dita yang sangat membuat nya terpukau
hampir saja Kenan terhipnotis dengan perubahan Dita saat ini, Dita menjadi gadis yang cantik dan pintar merawat wajah dan tubuh nya
di tambah lagi dengan tinggi badan Dita, membuat Kenan enggan melepas kan pandangan nya kepada Dita
'' astagfirullah hal'azim.... itu dosa Kenan,, ingat istri mu sudah ada..'' ucap Kenan seraya mengelus dada nya
ia pun cepat menutup pintu rumah dan mengunci nya, Kenan pun berjalan masuk ke dalam rumah, setelah memasti kan pintu rumah tertutup rapat
'' wah... ini anak siapa..'' tanya Dita ketika sudah bersalaman dengan Oma ana
'' anak nya kakak mu dong..' ujar Oma ana,
sengaja mengucap kan anak nya Kaka mu, agar Dita tidak berani mengganggu kehidupan Kenan dan Kiara kembali
'' wah... cantik ya,, dia nya mirip bang Kenan, padahal cewek..'' ucap Dita lagi
'' biasa sih...seperti itu, lagian kalau bukan mirip Kenan, mirip siapa lagi kan Kenan ayah nya..'' celetuk Oma ana...
'' Dita mau dong, anak cewek yang mirip dengan bang Kenan..'' ujar Dita, membuat Kiara mau pun Kenan menatap melotot ke arah Dita
sedang kan Oma ana sudah mendengus sebal, entah tercipta dari mana anak Dion yang satu ini, kenapa senang nya menhancur kan kehidupan rumah tangga Abang nya sendiri
'' ngomong apa sih kamu Dita,, apa kamu pikir dengan berucap seperti itu Oma suka mendengar nya .'' sungut Oma ana
__ADS_1
'' maaf Oma.. Dita hanya gemas saja, tidak mengingina kan hal lain..'' ucap Dita lagi
'' hal lain apa maksud kamu..'' tanya Oma ana penuh selidik
'' bukan Oma,, bukan begitu..'' ujar Dita gelagapan
'' kamu ini, percuma ayah kamu memaksa kamu masuk ke dalam pesantren, tapi kelakuan kamu tetap sama..'' kesal ana
'' Oma kenapa sih... Dita hanya bergurau saja..'' ucap Dita
'' bergurau tidak melampaui batas Dita,, Oma tau apa isi dalam kepala kamu saat ini..'' tuding Oma lagi
Kiara dan kenan memilih untuk diam, mereka berdua tau, sebenar nya, apa isi kepala dalam nya Dita mengejar Kenan, namun semua a lawlin,
'' oma... dalam ajaran Islam, boleh loh istri lebih dari satu, seperti apa yang di lakukan nabi Muhammad... ujar Dita
membuat Kiara dan Kenan melongo mendengar kan apa yang di ucap kan oleh Dita barusan
'' memang Sunnah, bagi setiap suami mempunyai istri lebih dari satu, itu pun ada alasan nya Dita, ada sebab dan alasan nya? bukan hanya sekedar memiliki istri banyak..'' ucap Oma ana tegas
'' di perboleh kan, kalau istri pertama nya menyetujui nya, dengan alasan yang jelas..'' ucap ana lagi
'' kalau bang Kenan memiliki istri lebih dari satu,, boleh atau tidak Oma..'' tanya Dita lagi
'' tidak boleh, apa alasan Kenan memberikan madu kepada Kiara, sedang kan Kiara sudah sempurna,, sempurna dalam agama sempurna dalam anak.. apa lagi yang Kenan butuh kan, jelas nya sudah tidak ada lagi kan.. Kenan..'' tanya Oma langsung kepada Kenan
Kenan yang di beri pertanyaan secara tiba-tiba membuat ia menjawab dengan gelagapan, ia tidak mendengar kan apa yang di ucap kan oleh Oma nya....
sedang kan Kiara sudah memasang wajah kesal dan jengkel kepada Dita,, Dita selalu saja datang membuat nya kesal
'' iy..a Oma..'' ucap Kenan terbata-bata
'' nah... kamu dengar kan Dita.. Kenan tidak membutuh kan istri lain selain Kiara...'' ujar Oma ana sangat tegas
'' tapi Oma.. nabi itu istri nya lebih dari satu loh..'' ucap Dita lagi, yang belum puas dengan penjelasan ana
__ADS_1
'' ya.. Oma tau itu, tapi, asal kamu tau Dita,, nabi Muhammad itu, ketika menikahi Siti Khadijah istri pertama nya, selama dua puluh lima tahun, nabi tidak pernah mempunyai istri lain selain Siti Khadijah, dan setelah Siti Khadijah wafat, baru lah nabi menikah dengan aisyah, dengan alasan mempererat agama Islam.. sedang kan istri yang lain nya, itu hanya status saja, tidak pernah nabi sentuh selain aysah..'' ucap Oma ana
membuat Dita terdiam di tempat, ia kalah telak dengan Oma ana, sedang kan Kenan bernafas lega, ketika melihat Kiara malah tersenyum
'' nabi apa lagi yang ingin kau tanya kan..'' ucap Oma ana lagi kepada Dita
'' tidak ada Oma... aku tadi hanya bertanya, tidak perlu Semarah itu kepada Dita Oma.. Dita tau,, Dita salah? maaf kan Dita Oma..'' ujar Dita memasang wajah sendu
'' asal kamu tau Dita, opa mu tidak pernah mau menduakan Oma, dan asal kamu tau, nenek mu dari ayah Dion, rela menjadi janda bertahun-tahun demi setia kepada almarhum suami nya, dan kakek mu dari mama, ia hanya memiliki satu istri saja, dari mana kamu dapat bibit pelakor seperti itu Dita..'' tanya Oma ana lirih
ia tak habis pikir, kenapa menjadi seperti ini, ia tidak mengingin kan cucu nya yang satu ini salah dalam mengambil langkah
'' iya Oma,, Dita tau itu..'' ucap Dita tertunduk lesu
'' Kenan,, coba kau telpon ayah mu, bila....
belum sempat Oma ana menerus kan perkataan nya, Dita sudah berteriak shisteris
'' jangan Oma... jangan Oma... ini salah Dita, jangan lapor kan Dita kepada ayah...'' ucap Dita menangis tersedu-sedu
'' kamu kenapa Dita,, Oma menyuruh Abang mu menelpon ayah mu, untuk menjemput tukang pijat, bukan menyuruh ayah mu menangkap mu..'' ujar Oma ana kesal
'' Kiara, bawa Hanum masuk ke dalam kamar, Oma lihat, Hanum sudah mulai mengantuk..'' ucap Oma ana koplo
'' baik lah Oma..'' ucap Kiara bangkit, dari duduk nya, dan mengambil alih Hanum dari dekapan mama, dan membawa nya masuk ke akar
'' Kenan,, kenapa kau masih di situ saja, kenapa tidak ikut dengan Kiara masuk ke dalam kamar..'' tegur ana kepada Kenan
'' ehm.. iya Oma,, ini Kenan mau menyusul kiara,..'' ucap Kenan tergugup
Kenan pun berjalan menuju kamar lantai atas, sebenar nya Kenan pun risih ada nya Dita di rumah ini
namun harus bagai mana lagi, Dita sudah terlanjur main ke rumah Oma ana, mau tak mau kenan menurut saja,
...****************...
__ADS_1