
" baik buk, akan saya ambil kan, dan nanti akan saya taruh di ruangan ibuk..?ucap Dimas patuh
setelah itu Kiara berjalan masuk ke dalam ruangan nya meninggal kan karyawan yang masih saling berbisik satu sama lain
di sisi lain, Kenan kini tengah membantu .engecek laporan di pabrik sawit milik opa Adam, ia dengan serius berkerja tanpa melihat ke arah mana pun,
" loh.. sudah di sini ternyata.." Adam terkejut melihat Kenan berada di ruangan nya
" sudah opa, ada dua jam yang lalu, opa habis dari mana..?" Kenan mendongak menatap Adam
" opa habis dari belakang, melihat pemasukan buah,, kamu dengan siapa kemari nya." tanya Adam melirik ke arah Kenan
" Kenan kemari sendiri opa, mungkin besok baru bersama Kiara.. hari ini Kiara masih mengecek laporan ke uangan di kafe..?" saut Kenan menoleh sejenak pada Adam
Adam tidak menyahut, ia hanya tersenyum saja melihat Kenan yang duduk serius mengecek dokumen yang ada di atas meja sofa
hingga sore hari, kenan baru lah pulang, sedang kan Adam sudah pulang sejak tadi, Kenan mengemudi kan mobil nya pulang ke rumah dengan wajah yang lusuh,,
sedang kan di posisi Kiara kini tengah menatap kesal Dita yang entah masuk dari mana,
sudah lelah otak dan tubuh, di tambah lagi ada pengganggu yang membuat Kiara semakin lelah saja, ingin rasa nya Kiara melempar kan Dita keluar dari dalam rumah nya
'' kenapa sih.. kamu sering kemari..'' protes Kiara ketika melihat Dita sudah ngayer di ruang tamu
'' memang nya gak boleh, bertamu ke rumah Abang sendiri, apa aku salah..'' jawab Dita tanpa menoleh ke arah Kiara
membuat Kiara menghembus kan nafas nya berkali-kali, ia tidak tau harus bagai mana, cara mengusir Dita dari rumah nya
'' ya.. ya.. ya .., tidak salah bertamu ke rumah Abang sendiri, tapi? dengan tidak ada maksud lain..'' ucap Kiara
membuat Dita berengut pada Kiara, Kiara hanya menatap jengah ke arah Dita, ia pun berjalan masuk ke kamar, mengabai kan Dita yang berada di ruang tamu
'' assalamualaikum yang..'' Kenan baru saja pulang bekerja dari pabrik,
__ADS_1
'' waalaikumsallam... wah.. Abang sudah pulang..'' Dita yang menyambut kepulangan Kenan membuat kenan terkejut
'' di mana kak Kiara..'' tanya Kenan, sambil menjauh kan diri dari dita
'' Abang kenapa sih.. Dita ada di sini, bukan nya Dita yang di cari.. malah kak Kiara..'' sungut Dita bersedekap tangan.
'' untuk apa menanyakan mu, sedang kan kau ada di sini..'' ucap Kenan mendorong kepala Dita menjauh dari nya
'' aku sudah berbaik hati menyambut mu, namun apa ini? Abang mengabai kan ku begitu saja..'' Dita berengut kesal dengan Kenan
'' aku tidak meminta mu untuk menyambut ku'' ucap Kenan dingin
Kenan pun melaku kan hal yang sama pada Dita, mengabai kan Dita dan berlalu ke kamar nya bersama Kiara, menurut nya, Dita tidak bermutu ada di rumah mereka
'' Abang mau kemana..'' Dita mengejar Kenan, karena tak rela di tinggal kan begitu saja
'' ada apa dengan mu, aku mau mandi Dita, kenapa kau mengikuti ku, lebih baik kau pulang sana, jangan buat keributan di sini..'' ucap Kenan merasa lelah, di tambah lagi, ia harus mendengar ocehan Dita yang tidak bermutu bagi Kenan
'' aku mau ikut..'' pinta Dita pada Kenan
namun Dita tak mau mendengar apa yang Kenan ucap kan, tanpa rasa malu dan bersalah, Dita malah masuk ke dalam kamar Kenan dan Kiara,
Kenan memilih diam, ia melanjut kan langkah kaki nya berjalan ke arah yang sama, cepat kilat Kenan mengambil handuk dan beberapa kali mengetuk pintu
sedang kan Dita, ia berkeliling di sekitar kamar Kenan dan kiara, sedang kan Kenan, tak mau ambil pusing dengan Dita, percuma rasa nya memarahi orang yang tak tau sopan santu sedikit pun
'' yang.. buka pintu nya, aku juga mau mandi..'' plkena. masih berusaha mengetuk pintu kamar mandi
tak lama kemudian, pintu kamar mandi sedikit terbuka, Kenan dengan cepat masuk ke dalam kamar mandi, ia menemukan, Kiara tengah membersih kan seluruh tubuh nya
'' kenapa ikut masuk sih..'' tanya kiara yang masih terlihat oleh Kenan
'' di luar ada pengganggu, membuat ku kesal saja..'' ujar Kenan ikut bergabung mandi bersama dengan Kiara,
__ADS_1
'' aduh... kenapa malah masuk sini sih... aku sebentar lagi juga akan selesai mandi kok.. sana keluar..'' pinta Kiara, namun Kenan tidak menghirau kan nya
" yang benar saja, sana geser, kenapa seperti sedang terburu-buru saja.." ungkap Kiara kesal melihat Kenan
Kenan tak banyak bicara, ia memulai sesi mandi nya, tanpa menghirau kan Kiara yang mengomel,
" kenapa kau membiar kan Dita mau kedalam rumah kita yang.." tanya Kenan ketika mereka sudah selesai mandi dan memakai handuk
" jangan menuduh ku begitu? aku baru masuk saja, terkejut, melihat dia sudah ada di dalam.." ujar Kiara yang melilit kan handuk di tubuh nya
" kenapa bisa begitu, dari mana ia bisa masuk ke dalam rumah ini seenak nya begitu, apa kunci rumah ini ada yang memiliki selain kita.." tanya Kenan menghadap Kiara
" aku tidak tau, jangan kau tanya kan itu pada ku.." ucap Kiara hendak berbalik badan, namun sayang, Kenan dengan cepat mengangkat tubuh nya ke dalam gendongan nya
" hei.. kau mau apa.." Kiara terkejut bukan main ketika Kenan tanpa aba-aba lebih dulu, langsung mengangkat tubuh nya
" tentu saja mau membawa mu keluar, Dita masuk ke dalam kamar kita tanpa izin ku..?" ungkap Kenan, membuat Kiara mendongak ke arah Kenan
" apa-apaan dia, seenak nya saja main masuk ke dalam kamar kita.." kesal Kiara
Kenan yang melihat raut wajah kesal Kiara hanya tersenyum simpul, ia membawa Kiara ke luar dari dalam kamar mandi, menuju ke kamar mereka
" jangan aneh-aneh Kenan, ini masih sore.." ujar Kiara yang tak ada maksud lain
" tak apa, anggap saja ada kameramen gratis.." ujar Kenan membuat Kiara memandang sekitar
" kau memasang kamera di kamar kita.." ujar Kiara melirik Dita yang diam saat Kenan membawa nya ke atas ranjang
" aku tidak melakukan hal itu, namun ada kamera gratis yang selalu memantau ku..," ujar Kenan lagi menaik turun kan kedua alis nya
membuat Kiara memukul lengan Kenan Pelang, ia sungguh gemas melihat kelakuan Kenan, namun siapa sangka, Dita yang melihat kemesraan kedua nya, langsung saja hati nya seperti terbakar, dan seperti air yang mendidih
" Abang... Dita ada di sini loh... kenapa begituan di depan Dita.." ujar Dita manja, membuat Kiara menoleh ke arah Dita
__ADS_1
...****************...