
'' malam nanti kita lihat Beby sammy ya Yang..'' pinta Kiara kepada Kenan
'' duh.. ada aja permintaan nya..'' saut kenan menoleh ke arah Kiara yang tengah berbaring di atas ranjang
sore ini selepas pulang dari pabrik, Kenan mengerjakan tugas kuliah yang sengaja ia bawa pulang, sedang kan Kiara tengah bersantai di atas ranjang, setelah Kenan mengerjakan tugas kuliah nya
'' mau kan Yang..'' ucap Kiara lagi
tanpa melihat wajah lesu Kenan, seharian di luar rumah membuat Kenan kelelahan, di tambah lagi dengan drama yang di peran kan Kiara, seakan membuat Kenan tiada henti nya
'' iya.. mau,, apa sih yang enggak buat kamu..'' ucap Kenan mencoba menyenang kan hati Kiara, agar tak melulu merajuk kepada nya
'' makasih,,, aku harus bawa apa ya,, untuk Beby sammy..'' ujar Kiara perlahan duduk
'' bawa apa aja,, yang penting bermanfaat bagi leya dan Beby nya..'' ucap Kenan sekena nya
tak mau menunda waktu, Kiara beranjak dari ranjang, membuat kenan mengeryit kening bingung, karena Kiara bangkit dari rebahan nya
'' mau kemana Yang..'' tanya Kenan heran
'' mau ke minimarket depan rumah..'' saut Kiara santai
'' mau ngapain...''
'' mau beli untuk di bawa nanti malam ke rumah ayah..'' ucap Kiara sedikit menoleh ke arah Kenan,
membuat Kenan menghembus kan nafas berat, ia kemudian bangkit dari duduk nya meninggal kan semua tugas kuliah, demi menemani Kiara yang hendak pergi ke mini market
'' kamu mau kemana Yang..'' tanya Kiara ketika Kenan beranjak dari duduk nya
'' kata nya mau ke minimarket... gimana sih..'' heran Kenan menatap Kiara sekilas
'' biar aku aja Yang, kamu jangan ikut, kamu lebih baik selesai kan tugas kuliah kamu..'' suruh Kiara pada Kenan
'' nanti gak ada yang bawain belanjaan kamu loh, itu semua berat, nanti kamu kewalahan membawa nya pulang, walau hanya menyebrang jalan saja..'' ucap Kenan sedikit peka akan Kiara yang berbelanja tak tau waktu
'' aku gak apa Yang, masih bisa sendiri juga kok..'' tolak Kiara lagi
'' gak akan,, aku gak mau kalau kamu pergi seorang diri..'' bantah Kenan tak mau Kiara menolak ia ingin ikut bersama Kiara
__ADS_1
menghela nafas berat Kiara hanya bisa menatap kenan berjalan ke atas naskar, mengambil dompet dan ponsel yang ia letakan begitu saja,
mereka berdua pun berjalan ke arah minimarket yang ada di depan rumah mereka, Kenan selalu memegang tangan Kiara, kemana pun Kiara melangkah, tak mau Kiara kenapa-kenapa,
'' bawa keranjang belanjaan nya Yang..'' pinta Kiara
'' kan,, butuh tenaga gua juga kan ..'' dengus kenan, membuat Kiara hanya terkekeh kecil
'' aku mau ngabisin isi dompet kamu..'' ujar Kiara penuh semangat
'' silah kan saja, kalau kamu mampu..'' ucap kenan menyerah kan dompet milik nya
'' aku gak mau antri, sangat membosan kan,,'' tolak Kiara kembali
'' hhmmm... giliran uang aja cepat..'' ujar kenan geleng kepala melihat kelakuan random Kiara
'' tentu nya dong,, kamu cari uang untuk siapa..'' tanya Kiara menatap sinis ke arah Kenan
'' ya.. untuk makan dan kebutuhan kita tentu nya .'' saut Kenan singkat
'' jadi? sama aku gak ada nih..'' ucap Kiara merengut kesal
'' gak mau kartu, aku mau nya uang kes, biar di kira orang kaya beneran..'' saut Kiara tertawa lepas
'' lah.. kamu kurang kaya apa..'' tanya Kenan mengerut kan kening nya
'' itu semua kan penghasilan kamu, sedang kan aku hanya meminta saja..'' ujar Kiara
'' nama nya juga kamu istri ku..'' ucap Kenan gemas
Kenan sangat gemas kali kepada Kiara membuat kenan mencoba menahan tangan nya agar tidak mencubit pipi cabik Kiara
'' buat kan aku seperti ini Kenan..'' pinta Kiara di sela belanja mereka
'' buat seperti apa..'' tanya Kenan bingung
'' semacam pusat perbelanjaan seperti ini, aku mau juga menghasil kan uang setiap hari nya..'' ujar Kiara
'' kamu ini aneh Yang, ngambil jurusan pertanian, tapi kamu mau buka minimarket .'' ucap Kenan geleng kepala dengan permintaan Kiara barusan
__ADS_1
'' kayak nya seru aja,, di sebelah kanan kafe, di sebelah kiri minimarket ata Alfamart, Alfamidi juga gak apa..'' ucap Kiara membuat jebol isi dompet Kenan
'' yang benar saja, kamu mau pusat perbelanjaan seperti itu, gimana kita akan mengkelolah nya..'' tanya Kenan sedikit heran
'' cari pekerjaan dong,, biar mengurangi jumlah angka pengangguran di Indonesia..'' Kiara menatap Kenan sekilas
'' atur aja Yang, mana tau rezeki kamu, mungkin bulan depan sudah dapat dana dari penjualan burung peliharaan ku yang ada di papa..'' ucap Kenan pada Kiara
'' bener nih.. kamu lagi gak bohongi aku kan..'' tuding Kiara
'' gak sopan ah,, jari nya,? lagian, apa pernah aku berbohong sama kamu..'' ucap Kenan menepis jari telunjuk kiara ke arah muka Kenan
'' gak pernah sih,. cuman aku mau usaha seperti itu, untuk keseharian ku, bosan kadang di kafe terus..'' ucap Kiara
" kalau mau begitu sih,, takut nanti nya kamu gak bisa ikut andil dalam mengurusi nya.." ucap Kenan sedikit ragu akan yang akan di jalani Kiara
" Jalani aja dulu, mana tau rezeki kan lumayan.." saut Kiara semakin membuat Kenan ragu
" Gak bisa gitu dong, kalau yang nama nya buka usaha, itu harus sesekali menyempat kan diri ikut terjun kelapangan langsung, jangan mau tinggal hasil nya aja.." ucap Kenan geleng kepala
" Aku gak mau tau, yang penting aku mau di bukakan seperti itu,,.." kekeh Kiara tak bisa di bantah kan
" Oke.. oke... Besok aku tanyakan ke papa perihal keinginan kamu ini, papa dan mama setuju atau tidak.." ucap Kenan membuat Kiara mengeryit bingung
" Kenapa harus izin lebih dulu, apa kamu tidak memiliki uang sebanyak itu.." Kiara sejenak menoleh ke ara Kenan
" Bukan itu? Tapi kita kan masih mempunyai orang tua, apa salah nya jika kita membangun usaha meminta pendapat dari dua belah pihak, karena banyak yang lancar usaha nya karena doa orang terdekat kita, setiap langkah anak, pasti ada doa orang tua yang menyertai.." ucap kenan kepada kiara
Berharap Kiara akan mengerti jalan pikir nya, tidak melulu uang, namun setiap langkah yang kita ambil, pasti ada dukungan orang-orang terdekat kita, untuk mensuport membantu jalan mana yang harus di ambil lebih dulu
" Jangan sampai setiap usaha yang kita bangun nanti nya akan sia-sia begitu saja, karena kurang nya kita bertanya kepada orang yang sudah pernah menjalani bisnis itu seperti apa..," ucap Kenan
" Kamu atur aja deh, aku tinggal menerima hasil kerja nya.." saut Kiara enteng
" Kamu beneran mau membuka bisnis seperti itu..," ucap Kenan bertanya sekali lagi,
" Iya.. untuk bekal tua nanti, kalau sudah tidak bisa mengandal kan tenaga, kan tinggal atur karyawan saja..," ucap Kiara santai,
...****************...
__ADS_1