
" aku pun kurang tahu Edwin ? dan aku harap, dia bisa lebih baik dari kakak mu ini yang bodoh " merutuki diri sendiri
" apa tidak ada cara lain selain kalung itu "
gadis bermata biru laut hanya menggeleng kepala pelan.
" hanya ini yang di tinggalkan oleh papih Ed? " mendapat sendu pada kalung yang bertengger di leher jenjangnya yang mulus putih tanpa cacat
" tapi usaha kita selalu gagal kak, bahkan aku pun hampir mati " menunduk dengan sedih, selama dua tahun ia mengikuti kakak nya yang cantik itu, tapi tidak membuahkan hasil, malah yang ada musuh selalu mengincarnya dimana pun mereka menyamar.
" lebih baik kamu istirahat terlebih dulu pulihkan kesehatanmu dan jangan bikin ulah " memberi pengertian sekaligus menekannya agar tidak selalu ceroboh
I
" baik kak " anak kecil tersebut pun menurutinya dengan patuh ia berbaring kembali di tempat tidurnya yang terdapat bau obat obatan
meski gadis tersebut tidak mendapatkan apa yang di harapkan nya, tapi tidak pernah putus asa untuk menemukan saudaranya yang memang sengaja oleh orang tuanya tukar. agar lebih aman jika orang di sekitarnya tidak mengetahuinya
kedua adiknya yang dilahirkan dengan cara Cesar dan entah apa yang sebenarnya terjadi sehingga di lahiran belum waktunya, dan hanya salah satu yang kemungkinan bisa selamat atau sehat, perkataan dokter kala itu mengingatkan nya, agar tidak terlalu berharap , dan kebetulan ada seorang wanita yang sama melahirkan tapi anaknya meninggal dunia. dan dengan cara itu pula ia di sarankan oleh dokternya untuk di tukar sebelum musuh atau saudaranya mengetahuinya bahwa anak anak nya terlah selamat dari kecelakaan yang di sebabkan oleh musuh yang menginginkan keturunan dari keluarga cloyeri hancur dan tidak memiliki penerus lainnya
tetapi para musuh merasa tertipu ketika keturunan dari cloyeri masih ada yang hidup dan juga mampu bertahan sampai sekarang, dan yang musuh tahu adalah dua orang yang saat ini sedang menyamar jadi orang biasa adalah keluarga cloyeri
**
" sial !! sial !! , haaaah !! " merasa frustasi. karena orang yang ia cari belum lah bertemu lagi,
" dimana kamu sekarang " tatapannya menerawang kedepan
__ADS_1
entah apa yang ada dalam pikiran pria dengan pakaian formal nya yang hanya mendesah dan marah terhadap sekitar yang tidak ada salah dan dosa
ya pria yang sedang berdiri di balik kaca besar yang sedang memandangi langit dan juga gedung gedung pencakar lainnya. sedang di meja tempat yang ia untuk mengerjakan pekerjaan kantor sudah tidak berbentuk lagi
" tuan "
" hhmmm ". menjawab dengan deheman
" sebentar lagi tuan ada pertemuan di cafetaria bersama tuan pander. "
" bisa kau urus sendiri Hans!!" melirik ke arah asisten nya yang masih berdiri tidak jauh dari pintu
" ah ,, ta tapi tuan " sekarang orang tersebut malah terkejut lagi dengan apa yang di katakan oleh tuannya dengan gugup pun menjawabnya
" jika tidak kau ku pindahkan di sebrang dunia "
" hah.. sabar sabar, kenapa boos jadi begini akhir akhir ini " pikir Hans sang asisten yang sudah berjalan keluar untuk menjalankan tugasnya untuk bertemu dengan sang klien yang sengaja datang jauh jauh tapi tidak bisa bertemu dengan sang tuannya
" nasib nasib " masih berjalan menuju parkiran yang berada di basecamp bawah kantor nya yang khusus hanya di tempatkan oleh pemilik perusahaan dan juga petinggi lainnya
sedang orang di pikirkan oleh pria bermata hitam dan alis tebal seperti sabit itu sedang tidur berbaring di dalam ruangan yang terdapat bau obat
" kak, "
" ya "
" kapan kita pulang sih, "
__ADS_1
" aku juga tidak tau ei, ada apa memang nya "
" tidak, hanya rindu kasur saja " he he he " di balas dengan cengiran sang adik kembarnya
" dasar kamu ini, yang di ingat cuma kasur sama makan saja " memukul kepala sang adik dengan pelan
" ish kita kan di sini sudah dua Minggu tapi belum juga pulang, "
" kan sebelumnya sudah di suruh pulang kita, tapi kamunya saja yang ngeyel tidak mau pulang, "
" aku pikir hanya butuh dua atau tiga hari saja kak " masih merangsek pada kakak kembarnya,
" sudah sudah, nanti kita tanya lagi sama kak Ara ya , "
" hhmmmm " mengangguk berkali-kali tanda ia mengharap bahwa sang tuannya mau di ajak pulang ke kota Z lagi
dua gadis kembar yang masih bercengkrama tidak menyadari bahwa yang mereka bicarakan sudah terbangun dari tidur panjang nya, ya queenara sempat dinyatakan koma oleh para dokter , tapi hanya beberapa hari saja, karena kekurangan darah serta asupan gizinya sehingga ia drop yang mengharuskan di rawat kembali,
ketika sadar dan tidak ada orang di dalam ruangan yang cukup lumayan besar bagi dirinya,
" huh,, ternyata aku sudah dua Minggu disini " mendesah pelan dan kembali pada kasur yang menampung dirinya ketika tidak sadarkan diri setelah beberapa hari ini
bersambung
jangan lupa mampir dan dukung terus.
selamat menjalankan ibadah puasa,🙏🙏
__ADS_1