Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 154


__ADS_3

'' ya..Allah,, baru di tinggal bentar, udah pada kumpul aja di atas ranjang, kayak pada ngungsi..'' Kenan geleng kepala melihat jejeran wanita di atas ranjang


'' ssttt... jangan berisik, Hanum baru aja tidur... kamu kalau mau tidur, di kamar tamu aja, kalau tidak di sofa ruang tamu sana..atau mau gelar tiker di bawah..'' ujar Kiara berbicara pelan


'' aku gak mau ah... aku mau tidur peluk kamu, malah di suruh tidur di kamar tamu, dan ke ruang tamu segala,, mau apa aku di situ..'' ujar Kenan menolak perkataan Kiara


'' ada bunga di sini Kenan,, dia gak berani tidur kalau gak ada temen nya..'' ucap Kiara menduduk kan diri nya di atas ranjang


'' kamu mah gitu,, lebih sayang sama bunga, dari pada aku..'' Rajuk Kenan


'' apaan sih kamu,, malah kayak anak kecil gitu,, masa sama bunga gak mau ngalah ih..'' ucap Kiara


'' bunga udah gedek Yang,, harus nya kan, memang tidur sendiri sih..'' ucap Kenan lagi


'' ya..ampun Kenan,, ini udah malam loh,, kok malah ngajak debat sih,, lagian bunga itu jarang-jarang main kemari, kenapa kamu nya egois banget sih..'' Kiara tak habis pikir dengan Kenan yang malah mengajak nya berdebat


'' kalau kamu masih aja keras kepala, mending aku aja yang pergi dari sini, atau aku pergi dari rumah sekalian aja,, kamu mau..'' ancam kiara


'' ya..udah deh,, aku tidur di luar aja..'' Kenan berjalan gontai ke luar kamar menuju ke ruang tamu


'' bawa bantal Kenan,, selimut jangan lupa.'' pesan Kiara lagi


'' hemm..'' saut Kenan lirih


tanpa menunggu perintah lain nya, Kenan mengambil selimut dan juga bantal, tak ingin Kiara pergi meninggal kan nya, ia memilih untuk mengalah saja dari pada berdebat panjang


'' nasib-nasib, malam gagal, sekedar peluk pun gagal..'' gerutu Kenan


ia membawa selimut dan juga bantal nya ke ruang tamu, untung nya, sofa bisa di satu kan, agar ia tidur nya bisa lebih nyaman


***


keesokan pagi,


Kenan terbangun seperti biasa, ia berjalan ke kamar membangun kan Kiara untuk menunai kan sholat subuh dan lanjut memasak kan sarapan untuk mereka ber empat


'' pagi ini ada jadwal apa..'' tanya Kiara ketika melihat Kenan sudah lebih segar


'' ada jadwal ke kampus, satu mata pelajaran saja, setelah nya ke pabri seperti biasa nya..'' saut Kenan pelan


membuat Kiara menatap ke arah kenan dengan wajah keheranan

__ADS_1


'' ada apa dengan mu..'' tanya Kiara


'' kenapa dengan ku,, apa ada yang aneh..'' ucap Kenan melirik penampilan nya


'' bukan penampilan mu,, tapi wajah mu dan suara mu begitu lesu..'' ujar kiara


'' oh .itu,, hanya biasa saja..'' ujar Kenan


membuat Kiara menatap sejenak Kenan, sebelum mengisi lauk di dalam piring Kenan


'' jangan bikin malu, bunga hanya sesekali berada di rumah kita, jangan sampai membuat nya tidak mau lagi berkunjung kemari..'' ucap Kiara yang merasa Kenan masih dalam mode cemberut


'' aku tau itu..'' saut Kenan singkat, ia pun melahap sarapan pagi buatan Kiara tanpa banyak protes dari diri nya


'' aku tau itu,, tapi sikap mu menunjukan hal lain..'' ujar Kiara menatap seram ke arah Kenan


'' aahh...serba salah terus aku ini di mata mu,, aku mau makan kiara, apa tidak bisa kau jangan dulu mengomel pada ku..'' Kenan berdecak kesal kepada Kiara, mod nya kurang baik setelah perdebatan semalam


'' tidak bisa, selagi wajah mu masih muram begitu,..'' ujar kiara


'' lama-lama aku mati muda juga ini Kiara, tersedak makanan buatan mu..'' omel Kenan


'' mati muda mah,, hal gampang, tinggal di kubur aja,, apa susah nya..'' ujar Kiara lagi


'' ya..Allah, Kiara, segitu nya sama suami..'' saut Kenan setelah ia menyelesai kan makan nya dan menenggak air putih


'' kamu sendiri yang mau mati muda kok? kalau aku sih? jelas gak mau, belum cukup amal untuk menghadap pada yang ilahi..'' ujar Kiara cuek


'' ya..aku tau itu, tapi? tidak kemungkinan besar kamu akan berbuat dosa kan, apa tidak lebih baik mati muda saja, tidak kebanyakan dosa..'' ujar Kenan


'' di kasih nikmat hidup, kenapa harus minta mati, ya.. di nikmati saja, selagi masih hidup, kalau masalah dosa,, Allah yang mengatur segala nya, kita hanya menjalani saja dan berdoa, agar di berikan jalan yang lebih baik, jalan yang lebih dekat di sisi yang kuasa..'' ujar Kiara


'' hemm...aku tau itu..'' ujar Kenan berdecak kesal


'' tapi? bener nih? kalau aku mati muda, kamu tidak perduli..'' tanya kenan menatap ke arah Kiara


pagi ini, hanya mereka berdua yang berada di meja makan, karena Hanum dan bunga belum juga terbangun dari tidur nya, Kiara membiar kan saja mereka terlelap, selagi tidak mengganggu


'' perduli, palingan sebatas mendoa kan dan mengirim ayat-ayat dan doa-doa saja, tidak ada yang lain..'' ujar Kiara


'' jadi? kalau aku mati muda, kamu akan menikah lagi..? kejam banget kamu Yang,,?'' ucap Kenan

__ADS_1


'' ya iya lah...mau apa lagi, harta kamu udah banyak, dan uang aku juga udah banyak, kamu kan kerja terus, otomatis uang aku jadi banyak deh .'' saut Kiara dengan enteng nya


'' bener-bener deh,, punya istri kelewat jujur nya..'' ujar kenan geleng kepala mendengar kejujuran dari kenan


'' tapi? kalau aku, sebelum kamu mati, belum aku kubur..'' ujar Kenan menatap ke arah Kiara sambil menahan senyum


'' maksud nya gimana ini..'' bingung Kiara


'' kalau kamu belum mati, belum aku kubur lah..'' ujar Kenan


'' jadi?.. eh... maksud kamu? aku mau kamu kubur hidup-hidup gitu, sebelum aku mati..'' tanya Kiara dengan mata melotot tajam kepada Kenan


'' kan.. tadi? udah aku bilang? sebelum kamu mati, belum aku kuburin, kalau kamu masih hidup, itu nama nya aku membunuh kamu..'' ujar Kenan


'' kurang ajar kamu Kenan,, ya.. jelas lah, kamu bilang begitu, gak mungkin kan, aku sampai bau bangkai dan tinggal tengkorak, gak akan kamu kubur..'' ucap Kiara menuding ke arah Kenan


'' ha..ha..ha...''


Kenan tertawa lepas, ketika Kiara mulai paham, arah pembicaraan yang Kenan ucap kan


'' dasar, laki-laki gak ada akhlak nya kamu..'' cetus Kiara pada Kenan


'' aku masih punya akhlak Yang,, mana mungkin aku gak punya?..'' ujar kenan masih tertawa lepas


'' iya.. deh...? sana berangkat kuliah, sebelum kesiangan.. lanjut cari uang lagi, biar aku semakin kaya..'' ucap Kiara membuat kenan berdecak kesal saja


'' mata duitan, sesekali jangan mata duitan gitu loh Yang,, terima apa ada nya gitu, hidup susah bareng aku gitu..'' ujar kenan lagi


...****************...


Hay...hay..


manteman? beri penyemangat ya


dengan


lake


komen


vot

__ADS_1


bintang 5 dan juga hadiah nya


agar lebih semangat lagi up nya


__ADS_2