Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 122


__ADS_3

'' kenapa lama sekali kak.. kata nya tadi lapar..'' tanya mama Hani ketika Kiara baru saja keluar dari kamar menuju ke arah dapur


'' ini anak mama rese..'' saut Kiara sejenak nya


Hani hanya menatap ke arah Kenan saja, tanpa mengucap kan satu patah kata pun, tak perlu di jelas kan, mungkin Hani juga Tau apa yang di kerjakan oleh ke dua nya


'' ya.. sudah di i makan..'' pinta mama Hani pada Kiara menyuruh untuk duduk di dekat nya


'' ma.. bagai mana kalau Kiara tinggal di sini untuk sementara waktu, mungkin Kiara membutuh kan teman..'' ujar Kenan setelah ia selesai makan


'' kamu mau kemana..'' tanya ba i mengkerut kan kening nya


'' aku mau ngejar target kuliah ku ma, mudah-mudahan dalam jangka waktu dekat ini, kuliah ku selesai..'' ujar Kenan pada Hani


'' loh.. baru beberapa semester, apa bisa seperti itu Kenan..'' tanya hani keheranan


'' bisa ma,, makanya aku selalu kerja keras terus untuk kuliah ku, kalau Kiara? mungkin akan lama menyelesai kan nya, apa lagi sehabis lahiran, mana mungkin Kiara tidak cuti..'' ucap Kenan menatap ke arah Kiara yang tengah lahab makan


'' tidak apa-apa, mama ya.. senang-senang saja, kalau Kiara ada di sini, yang jadi masalah nya, Kiara mau gak kamu tinggal..'' tanya hani menatap ke arah ke dua nya secara bergantian


membuat Kenan baru menyadari, apa kah Kiara akan mau ia tinggal untuk sementara waktu, sedang kan ia berada di kota A


memang tak terlalu jauh jarak antara dari kota A ke kota E, tapi yang jadi masalah nya, Kiara apa mau ia tinggal kan di rumah sang mama


'' kamu mau Yang, tinggal di rumah mama.'' tanya kena. ketika melihat Kiara sudah selesai makan


'' mau, tapi hanya beberapa hari saja,,'' saut Kiara dengan mudah nya


'' ya.. gak gitu juga, Yang. konsep nya..'' dengus kenan sebal


'' ya.. sudah, jangan di permasalah kan, yang penting kenyamanan Kiara saja untuk saat ini..'' ujar mama Hani


kenan pun menyetujui pendapat Hani, tinggal lah, si Kiara nya, mau atau tidak, ketika ia jauh dari Kiara


'' ya.. sudah ma,, Kenan mau siap-siap pergi hari ini, mungkin kenan agak malaman pulang nya,, pesan Kenan


'' mau mengganggu bumil, tapi kasian, masih makan..'' lanjut kenan lagi menatap ke arah Kiara yang masih pokus makan

__ADS_1


'' jangan di ganggu Kenan, kasian, pola makan nya gak teratur..'' ucap Hani melerai Kenan


Kenan pun beranjak dari duduk nya, meninggal kan Kiara yang masih asik makan, tanpa menggangu sedikit pun


selesai makan, Kiara baru tersadar, bahwa Kenan sudah tidak ada lagi di samping nya, dan ia menatap ke arah sang mama untuk bertanya


'' ma.. Kenan kemana..'' tanya Kiara sedikit keheranan


'' ke kamar, lagi siap-siap, kata nya mau pergi..'' ujar mama Hani kepada kiara


'' loh.. aku kenapa di tinggal...'' ujar Kiara sedikit panik, ia pun bangkit dari duduk dan berjalan ke arah kamar


'' kak.. baru siap makan, jangan jalan dulu..'' ucap Hani melerai Kiara


'' iya ma..'' ucap Kiara tanpa menghirau kan peringatan dari Hani


'' aduh.. anak ini, memang susah di bilangin..'' ucap Hani geleng kepala


'' Kenan... kamu di mana..'' Kiara berteriak mencari Kenan di dalam kamar


'' apa sih.. Yang,, aku lagi di kamar mandi ini..'' ucap Kenan sedikit mengeras kan suara nya agar Kiara mendengar kan ucapan nya


'' aku ada tugas mendadak dari kampus Yang,, kamu di sini aja, nanti malam juga aku pulang kemari..'' ucap Kenan


'' nanti kamu gak balik lagi,, aku sama siapa tidur nya..'' ucap Kiara


'' lah.. baru tadi di rencana kamu beberapa hari tinggal di sini, udah ngeluh kayak gitu..'' ucap Kenan menghela nafas berat


'' apa.. kamu mau meninggal kan aku di sini sama mama.. aku gak mau.. pokok nya aku ikut kamu kemana pun kamu pergi..'' ujar Kiara tak mau di tinggal kan


'' iya.. oke..oke,, ini mau nya gimana, mau ikut pulang, atau mau di rumah mama aja..'' tanya kenan kemudian


'' aku ikut pulang kamu, lagian aku juga harus ngampus siang nanti..'' ucap Kiara tak mau lepas dari Kenan


'' ya sudah, sana siap-siap, pakai hijab nya, biar aku ke mama, bilang kamu juga ikut pulang..'' ucap Kenan


Kiara hanya mengangguk saja, ia pun berjalan ke arah lemari, mencari hijab nya, sedang kan Kenan berjalan ke arah luar kamar untuk menemui sang mama yang berada di dapur

__ADS_1


'' hijab ku ada di kamar atas, kenapa aku bisa lupa sih..'' ucap Kiara berbicara sendiri


ia pun memutus kan keluar dari kamar menuju ke kamar nya, namun begitu ia melihat anak tangga, ia teringat masa lalu nya yang terguling dari tangga sampai menyebab kan anak nya kembali ke pangkuan yang kuasa lagi


badan Kiara serasa bergetar semua, pandangan Kiara pun mulai tak jenak, ia melirik ke arah kana dan kiri, trauma nya di saat ini mulai menjelajahi nya menguasai diri Kiara yang tak tentu arah


'' Yang.. Yang... kamu kenapa..'' ucap kenan menepuk-nepuk pipi Kiara dengan sangat pelan


'' ma... mama,, bantu Kenan ma..'' teriak Kenan ke arah dapur


Hani yang sedang mencuci piring pun melepas kan pekerjaan nya begitu saja, ia tergopoh-gopoh mendatangi Kenan yang berteriak sangat kencang nya


'' ada apa Kenan,, kenapa membuat mama terkejut..'' kesal Hani


'' ini ma,, Kiara kenapa..'' ucap Kenan sambil berkali-kali menyadar kan Kiara


'' ya.. Allah Kiara,, ucap Hani sedikit shok melihat wajah pucat Kiara


dengan cepat Hani berlari lagi kebelakang, mengambil air putih dan menaruh nya di dalam gelas, ia pun menyapu kan seluruh wajah Kiara dengan air yang ia bawa


'' kamu kenapa nak..'' ujar Hani panik melihat ke adaan Kiara


jangan tanya kan Kenan, ia pun lebih panik dari Hani, ia sejak tadi mencoba menyadar kan Kiara, namun Kiara tetap dengan pandangan kosong dan wajah pucat nya


lama hani dan kenan mengusahakan agar Kiara tersadar dari lamunan nya, sampai seketika badan dan tubuh Kiara melemas,


untung Kenan sigap menggapai tubuh Kiara, hingga Kiara tidak jatuh ke lantai, Kenan pun mengangkat tubuh Kiara ke ruang tamu


''' ma.. minum..'' pinta kiara lirih


nafas Kiara menderu hebat, detak jantung nya melaju lebih kencang, tidak seperti biasa nya, membuat nya agak kesulitan bernafas


'' ini minum nya sayang, pelan-pelan minum nya ya..'' ucap Hani menaruh minum ke mulut Kiara


'' Kiara mau pulang,, gak mau di sini..'' ujar Kiara ketika ia sudah bisa duduk


'' iya.. kita pulang..'' ucap Kenan,

__ADS_1


yang penting saat ini bagi nya adalah, Kiara tetap aman, tak mau bertanya yang aneh-aneh lebih dulu kepada Kiara


...****************...


__ADS_2