Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
#67


__ADS_3

" mama istirahat ya, papah akan keluar sebentar "


" papah sini saja " Sinta tidak mau jika suami nya merepotkan orang yang sudah menolong mereka


" baiklah " Dwi melepaskan jas kantornya yang masih menempel di tubuh nya, niat ingin berangkat ke kantor malah di ajak istrinya ke dalam hutan, jadi ya begini tersesat. untung saja ada yang menolong, kalo tidak ada bisa bisa sampai mereka merasa kelaparan dan mati di dalam hutan yang entah ada apa isinya


berbeda dengan empat orang yang sedang mencari solusi untuk membawa dua orang itu untuk kembali kerumahnya lagi


" bagai mana menurut kamu "


" apa " jawab Alexa


setelah lussy datang mereka langsung membicarakan dua orang yang sedang mereka tampung, jika mereka mengembalikannya saat ini tidak mungkin, karena malam pun sudah tiba, dan kemungkinan harus menunggu besok,


" biarkan saja dulu kenapa sih, toh mereka orang tua princess " srobot Leon ketika tiga orang yang sedang uring uringan mencari solusi,


" lah kamu enak, tinggal ngomng, ! " jawab lussy marah " semua juga karena kamu, kenpa kamu lewat jalan itu, " kesalnya pada Leon


" ya kan gak tau kalo mau ketemu mereka Lusy" balas Leon


" sama saja"


" mulai deh " gumam Alexa


" bakal perang dingin lagi nih " gumam Bram menepuk keningnya


" sudah lah, toh mereka juga punya hak disini " ucap Leon beranjak dari duduknya dan pergi begitu saja


" CK. kebiasaan tuh si kupret " lussy ngedumel sendiri

__ADS_1


Alexa dan Bram saling lirik memberi kode dan Bram keluar dari ruang tersebut meninggalkan Alexa dan juga lussy, dua orang yang di percaya oleh tuannya untuk mengelola bisnis miliknya yang berada di beberapa bagian,


" benar apa yang katakan Leon, mereka juga punya hak disini "


" bukan aku tidak Ingin Lex, tapi aku GK mau kalo mereka sampe membocorkan rahasia rumah di hutan ini "


" tidak akan, mereka bukan musuh, kau terlalu berlebihan lussy " ucap Alexa dan beranjak pergi


" kamu mau kemana ,"


" ya mau ngamar lah, "


" ikut " rengek nya seperti anak kecil


" CK. bisa gk sih gak usah kaya bocah " ucap Alexa kesal


**


" bagai mana apa kalian menemukan nya "


" tidak tuan. kami minta maaf, kami telah lalai menjaga nya "


" kerja kalian apa hah!! menjaga satu orang saja tidak becus "


marah seorang lelaki tampan dengan manik coklatnya dengan wajah yang sudah merah padam, karena kesal anak buah nya tidak bisa menemukan sang adik


" keluar kalian " kembali mengontrol emosi nya agar tidak kelepasan


" haahh !!!! " teriak orang tersebut

__ADS_1


" kamu di mana dek, kenapa pergi gak ada kabar buat Abang " luluh sudah air mata yang pria tersebut tahan sedari tadi


" Abang rindu, Abang gk mau jauh dari kamu dek " ucap wilLie. ya pria yang memarahi bawahannya adalah kakak Queenara yang memiliki wajah tampan dan tegas kini hanya ada kerapuhan yang di lihat dari pria tersebut


menjambak rambutnya dengan penuh rasa frustasi,


" kenpa semua jadi begini , maaf kan Abang dek, maaf " sudah ber ulang kali mengucapkan maaf yang entah apa kesalahan yang di buat dulu benar benar membuat dirinya tidak ingin kehilangan kembali. meski queenara berbeda seorang diri


perbedaan yang sangat tidak mungkin untuk dimiliki oleh keturunan Nugraha, dengan manik bermata biru ke abuan itu.


meski bukan keluarga pun Willie akan tetap menyayangi queenara sebagai adik tersayang nya, meski bertemu sudah menginjak masa remajanya, tapi kasih sayang itu tidak pernah bilang dari Willie untuk queenara


" kembali kerumah , mereka menunggu mu dek " mengusap foto yang di pasang di atas meja ruang kerja nya, di mana foto queenara dan juga adik nya yang lain, yang di mana foto tersebut menampilkan senyum cerah milik queenara serta Jonatan, berbeda dengan Liam yang tersenyum dengan paksaan sang adik agar terlihat menarik fotonya.


tok


tok


tok


" Abang " panggil Jonatan pada kakak nya yang masih betah mengurung diri di dalam ruang kerjanya


" Abang, kita makan malam dulu yuk " ucap Jonatan merasa kasihan pada abangnya, di lain orang hanya Willie lah yang memiliki kasih sayang besar terhadap adik nya yang ia temukan saat pertama bertemu di sebuah sekolahan di mana dirinya menjadi guru untuk menutupi identitasnya


bersambung


hai para pembaca setia nya author, minal aidzin ya, mohon maaf jika ada kesalahan yang di sengaja atau tidak di sengaja.


minal aidzin wal Faizin . mohon maaf lahir batin 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2