Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 125


__ADS_3

..." Iya.. untuk bekal tua nanti, kalau sudah tidak bisa mengandal kan tenaga, kan tinggal atur karyawan saja..," ucap Kiara santai,...


Kiara pun menyudahi, aksi beli membeli nya, kini Kiara menyerah kan keranjang belanjaan nya kepada Kenan untuk mengantri


..." Ada cogan tuh.." tunjuk salah satu wanita pengunjun Alfamart minimarket...


" Mana..mana...? Tanya teman nya celingukan mencari cogan yang di sebut kan teman nya


...Kenan yang mendengar kan hal itu, hanya diam saja, ia melirik Kiara yang ada di depan minimarket, melihat Kiara sedang duduk sendiri...


" Adek ganteng.. boleh minta no wa nya gak.." tanya kasih wanita yang berusia sekitar dua puluh lima tahun,


...Sedang kan Kenan, baru lagi berumur dua puluh tahun, mendapat perkataan seperti itu, Kenan hanya bisa bernafas panjang melihat kelakuan wanita jaman sekarang...


'' bisa mbak, sama dia minta nya,..' ujar Kenan menunjuk ke arah Kiara


membuat sang kasir menoleh ke arah Kiara yang duduk di kursi sambil sesekali mengelus perut nya yang sudah Napak mebucit


'' dia.? ada apa dengan dia kenapa tidak dengan kamu langsung saja..'' tanya kasir itunlangsung lagi kepada Kenan


'' aku tidak memiliki ponsel mbak, semua dia yang pegang, dari dompet ponsel dan juga tubuh ini,, jadi, kalau mau minta, pinta saja dengan nya, apakah ia mau memberikan nya atau tidak..'' ucap Kenan datar


membuat kasir tersebut melongo atas apa yang di ucap kan oleh Kenan, ia menelan ludah nya dengan kasar melihat ke arah Kiara,,


ia pun mempercepat menghitung belanjaan Kenan, dan berharap antrian di belakang cepat selesai, agar ia dapat menemui Kiara yang duduk di bangku tunggu tersebut


'' semua jumlah nya sembilan ratus dua pulusatu ribu ya.. adek ganteng..'' ucap kasir tersenyum kepada Kenan dengan sangat manis


membuat Kenan sangat jengah melihat nya, ia pun membayar dengan cepat, dan berlalu pergi meninggal minimarket secepat nya


'' aduh.. sudah pergi lagi, mana ini masih panjang lagi..'' keluh kasir tersebut kala melihat Kenan dan Kiara sudah berlalu pergi


'' kamu kenapa sih,, dari tadi menggerutu terus,, apa yang kamu cari..'' ucap teman kerja nya sambil ikut celingukan sama seperti nya

__ADS_1


'' kamu bisa nggak, gantiin aku..'' ucap nya menoleh ke arah teman kerja nya


'' gak bisa, lihat tuh sisi tv, kita sedang di pantau, kamu mau kita di pecat hanya karena masalah sepele..'' ucap nya memperingati teman nya


membuat ia tak bisa berpikir panjang, ia pun melanjut kan pekerjaan nya kembali, berharap suatu hari bisa bertemu dengan Kenan lagi


sedang kan Kenan kini sudah berada di rumah mereka, Kenan sibuk membongkar isi belanjaan mereka yang menghabis kan hampir satu juta itu


'' ini mie instan untuk apa Yang. '' tanya Kenan menolak balik kan bungkusan mie instan tersebut


'' mau di makan lah..'' saut Kiara dengan enteng nya


'' kamu mau makan ini Yang,? yang benar saja .'' ucap Kenan menatap Kiara dengan tatapan tajam


'' memang nya kenapa... itu kan makanan, apa salah nya aku makan, dulu juga sering makan itu kan..'' ucap Kiara santai


'' ya... dulu memang boleh, tapi? tidak dengan sekarang? kamu gak boleh makan ini titik?..'' ucap Kenan tak terbantah kan, membuat Kiara melongo tak percaya, Kenan melarang nya dengan sangat ketat


'' aku kan hanya ingin makan satu aja Yang,, kenapa sih.. kok? pelit sekali..'' Rajuk Kiara


'' tapi? aku mau yang itu,.'' kekeh Kiara lagi yang dapat tatapan tajam dari Kenan


'' kalau yang ini,, aku larang keras kamu, tak ada bantahan sama sekali,,..'' ucap Kenan dengan tegas


'' hhmm... baik lah, aku tidak akan memakan nya lagi, tapi boleh kan memakan pasta ini .'' ucap Kiara mengangkat satu bungkus pasta


kenan yang melihat itu menjadi melongo, sejak kapan ia melihat Kiara mengambil beberapa macam model mie, kenapa ia tak memperhatikan tadi.. kenapa Kenan sampai lalai


'' ya.. tapi tidak setiap hari..'' saut Kenan pasrah,


Kiara yang mendapat kan izin langsung dari Kenan, pun bersorak senang, ia lalu dengan semangat membuat bubu dan memasak mie tersebut


dengan cekatan Kiara mengelolah mie tersebut, menjadi makanan yang sangat lezat, tak perduli Kenan berbicara kepada nya, Kiara mengabai kan nya begitu saja

__ADS_1


sampai selesai, baru lah Kiara menyajikan dua porsi mie, dan menaruh nya ke aras meja, ia tak langsung makan, ia mencuci tangan nya lebih dahulu


'' sudah matang..'' ucap Kiara begitu antusia


'' hmm... harum, pasti enak nih..'' puji Kenan ketika ia sudah duduk di meja makan


'' pasti nya enak dong, kan yang masak aku..'' ucap Kiara dengan bangga nya


'' iya deh,, kamu kan cantik, masakan nya pasti juga enak seperti biasa nya ..'' puji kenan lagi


selesai makan, mereka pun melaksanakan shalat berjamaah berdua di rumah, dengan Kiara menjadi makmum di belakang Kenan


selesai shalat, Kiara mulai memisah kan belanjaan yang akan ia bawa untuk Beby dan leya, sedang kan Kenan, kembali lagi ke hadapan leptop kuliah, dan mengerjakan tugas kuliah


melihat kesibukan Kiara, kenan hanya tersenyum kecil memandangi teman hidup nya, bidadari surga nya kelak nanti


'' kita jam berapa kesana nya Kenan..'' tanya Kiara sedikit mendongak melihat ke arah Kenan


'' mungkin setelah kamu selesai Peking, dan sholat isya bersama, baru lah kita bisa pergi..'' ucap kenan kepada Kiara


'' ini juga bentar lagi selesai, kamu kalau mau pergi ke masjid silah kan saja, biar aku di rumah saja..'' ucap Kiara kepada Kenan


'' gak usah, aku mau di rumah aja, sekalian nemenin kamu, kasian kan, kamu nya di rumah sendirian terus..'' ucap Kenan menolak pergi ke masjid


'' terserah kamu saja, aku sih tidak pernah melarang, karena sejati nya lelaki itu, pasti akan sholat berjamaah di masjid atau musholla..'' ucap Kiara kepada Kenan


'' kamu memang benar, tapi? aku ingin menemani mu, dan menjadi imam mu..'' ucap Kenan terkekeh kecil,


perdebatan kecil selalu saja terjadi di setiap hari nya, ada saja yang membuat mereka berdua selalu terlibat dalam perdebatan


'' terserah kamu aja deh,, yang penting kamu tidak lalai dalam tugas mu...'' ucap Kiara mengalah


membuat Kenan menatap Kiara yang memasang wajah kesal dan jengkel kepada Kenan, ia yangbmelihat wajah Kiara menjadi gemas sendiri, ingin rasa nya Kenan mencubit pipi cabik Kiara, namun itu tidak mungkin ia lakukan,

__ADS_1


yang ada Kiara nanti marah besar kepada nya, membuat ia akan tidur di sofa luar lagi, kenan tak mau itu terjadi


...****************...


__ADS_2