Suami Pilihan Allah

Suami Pilihan Allah
Episode 11


__ADS_3

Tanpa seluruh santri dan santriwati ketahui,,ternyata Gus Sofyan memiliki keistimewaan tersembunyi..Gus Sofyan dapat mendengar ucapan ucapan yang diucapkan dari dalam hati.Ketika melihat Gus Sofyan tersenyum kepadanya,,Ririn semakin merasa kesal hingga terlintas ide konyol dari pikirannya.


"aku kerjain aahh" ucap Ririn dalam hati dengan mengangkat salah satu sudut bibirnya


Gubraakk


Ririn pingsan di tengah lapangan yang mulai terasa panas karena pancaran sinar matahari


"Erina" ucap Gus Sofyan kaget kemudian langsung berlari menuju lapangan dan diikuti seluruh santri dan santriwati


"Ririinnn jangan tinggalin inces Rin..Ririn masih punya banyak utang sama inces..hiks hiks Rin bangun" ucap Vreya sesenggukan


"eh curut..emang kamu pikir Ririn itu death apa ya..dia itu cuman pingsan Vre..udah deh jangan lebay" ucap Lia


"ooh jadi dia cuman pingsan..aku kira dia dah metong,,sorry ya Rin hehe" ucap Vreya sambil terkekeh diujung kalimatnya


"Sudah sudah..kenapa malah menonton saja? ayo cepat ambilkan tandu di UKS dan kita bawa Erina ke UKS pesantren" ucap Gus Sofyan kepada beberapa santri


Setelah mengambilkan tandu dan membawa Ririn ke UKS,,Gus Sofyan keluar membelikan minuman untuk Ririn..dan setelah Ririn sadar,Gus Sofyan sudah berada di dalam ruang UKS


"nih" ucap Gus Sofyan menyodorkan sebotol air mineral


"buat apa?" ucap Ririn pura pura tidak paham

__ADS_1


"buat mandi! ya buat diminum lah gimana sih" ucap Gus Sofyan.


"oohh" ucap Ririn mengambil air mineral yang ada di tangan Gus Sofyan itu


"makasih" ucap Ririn kepada Gus Sofyan


"iya sama sama jangan diulangin lagi ya,jantung saya hampir copot tadi,,saya kira kamu pingsan beneran" ucap Gus Sofyan


Ririn yang mendengar penuturan dari Gus Sofyan langsung mengerutkan keningnya heran pasalnya mengapa Gus Sofyan tau jika itu hanya pura pura pingsan


"maksud ustadz apa?" tanya Ririn pura pura tidak mengerti dengan ucapan Gus Sofyan


"kamu masih mau berbohong dengan pikiran kamu sendiri? dosa lho kalau kebanyakan bohong" ucap Gus Sofyan kepada Ririn


"nggak Erina,,saya bukan dukun kok..saya hanya manusia biasa yang diberikan waktu untuk memperbaiki diri sendiri,,jadi kamu jangan takut ya,,aku bukan dukun kok" ucap Gus Sofyan lembut


"lha kok dia bisa denger sih..ihhh bener bener bingung aku..memangnya dia bisa denger dari mananya sih.. ihh bete banget deh" ucap Ririn dalam hati


"jangan su'udzon dulu,,saya bukan dukun seperti yang kamu maksud kok Erina" ucap Gus Sofyan tersenyum manis


"nih ustadz ganteng juga kalau lagi senyum gitu..uh manis banget deh" ucap Ririn dalam hati dengan mata tak berpaling dari Gus Sofyan


Gus Sofyan yang mengerti dengan isi hati Ririn memudarkan senyum dan langsung menundukkan kepalanya

__ADS_1


"ya sudah menurut saya kamu tidak apa apa Erina..saya permisi dulu assalamualaikum" ucap Gus Sofyan berlalu namun terhenti dengan suara Ririn yang memanggilnya


"eh ustadz tunggu" ucap Ririn kepada Gus Sofyan


"ada apa lagi Erina?" tanya Gus Sofyan berbalik badan


"hm terima kasih ustadz" ucap Ririn tersenyum manis


Gus Sofyan tersenyum tipis dan berkata "terima kasih kembali assalamualaikum" sembari berlalu meninggalkan Ririn


Ririn berlalu pergi meninggalkan UKS dan segera menuju ke kamar asramanya.setelah sampai di kamar asramanya,,Ririn langsung mendengar suara heboh dari sahabat sahabatnya.


"Assalamualaikum" ucap Ririn masuk ke dalam kamar


"omaygat Ririn,,kamu nggak papa kan,,apanya yang sakit,, kamu nggak ada yang luka kan,,kamu masih sehat sehat saja kan Rin,,kamu masih bisa bayar utang kan,,kamu harus ba--" ucap Vreya heboh dan terpotong dengan ucapan Ririn


"sssstttt,,Vre Aku nggak papa,,kamu tenang aja,,aku paham kalau kalian khawatir kan sama aku,,kalau kalian itu takut kehilangan aku karena kalian semua sayang aku kan" ucap Ririn dengan tingkat ke PD an yang tinggi


Vreya,,Lia,,dan Aisyah hanya memutar bola matanya malas karena mendengar kalimat yang terlontar dari mulut Ririn


"ya sudah lebih baik kalian segera mandi dan bersiap sebentar lagi adzan ashar berkumandang dan kita harus segera melakukan sholat ashar berjamaah di musholla pesantren.


"siap mbak" ucap ketiga gadis cantik itu dengan tangan hormat seperti hormat kepada bendera merah putih.Mereka pun segera mandi dan bersiap untuk sholat ashar berjamaah

__ADS_1


__ADS_2