
setelah sampai di halaman rumah,,kyai Hamdan tak sengaja melihat Firman yang hendak pergi ke apotek dekat pesantren.
"Firman" panggil kyai Hamdan
Firman yang merasa dirinya terpanggil akhirnya menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara. kemudian Firman berjalan menuju kyai Hamdan karena merasa tak sopan jika berbica mra jarak jauh.
"assalamualaikum pak kyai. ada apa ya?" ucap Firman
"waalaikumsalam. kamu mau kemana?" tanya kyai Hamdan
"saya hendak membeli keperluan obat obatan untuk beberapa hari kedepan ini kyai" ucap Firman
"oh ya sudah kalau begitu..nanti apabila melihat ustadz Haris,,sampaikan pesan saya bahwa saya sedang menunggunya di rumah" ucap kyai Hamdan
"baik pak kyai,saya pamit dulu.. assalamualaikum" ucap Firman kemudian melanjutkan perjalanannya menuju apotek dekat pesantren itu
*******
"cukup lelah hari ini ternyata. saatnya saya dan tubuh saya membutuhkan istirahat dengan cukup. tolong siapapun itu jangan ganggu saya" ucap Gus Sofyan
tok..
tok..
tok..
__ADS_1
baru saja ingin merangkai mimpi barunya,,tetapi sepertinya keadaan itu tak mendukung saat ada orang yang mengetuk pintu kamar Gus Sofyan
"siap--" ucapnya kaget ketika melihat seorang remaja cantik yang berdiri di depan pintu kamarnya
"Afiz!" ucap Gus Sofyan tak percaya
"iya kak ini Afiz..Cie kangen yaa" ucap gadis itu dengan PD nya
dia adalah gadis cantik yang sedang menuntut ilmu di Jerman karena perintah ayahnya. dia adalah satu satunya sepupu Gus Sofyan yang paling manja di antara banyaknya saudara yang di miliki Gus Sofyan.
"k-kamu kapan pulang?" tanya Gus Sofyan gugup
"aelah kak..baru juga ketemu dah gugup aja..apa ada perubahan dengan diri Afiz? pasti tambah imut kan tambah cantik juga kan huhu Afiz sudah tau kak" ucap Afiz dengan percaya diri
"ish apaan sih kamu. kakak nanyak,kamu kapan kembali ke Indonesia? ayah ibu kamu mana?" tanya Gus Sofyan
"ah ya udah kalau gitu kamu ketemu ummah saja ya. kakak ngantuk dan lelah pengen istirahat. bayy" ucap Gus Sofyan dengan menutup pintu kamarnya itu.
"lah Afiz belum selesai juga ah..kak!! afiz mau cerita lagii" ucapnya dengan sedikit berteriak
"besok lah..jangan ganggu kakak' bales Gus Sofyan dengan berteriak juga
*****
petang pun tiba dimana semua santri dan santriwati berbondong bondong menuju musholla pesantren untuk mengikuti sholat berjamaah
__ADS_1
"siapa dia?" tanya Lia saat melihat ada gadis baru yang masuk ke dalam musholla pesantren
"ntah" ucap Vreya dengan menggerakkan bahunya
"cantik juga ya..siapa dia kira kira? apakah dia tamu Abah dan ummah?" tanya Lia
"dia adalah orang yang sangat dekat dengan keluarga pak kyai Hamdan' ucap Aisyah menjelaskan
"sangat dekat?" ucap mereka bersama yang hanya mendapat anggukan kecil dari Aisyah
"memangnya dia siapa kok bisa bisanya dekat dengan keluarga kyai Hamdan" ucap Vreya
"nanti kalian juga tau sendiri" ucap Aisyah
setelah adzan dan melaksanakan sholat,,mereka melanjutkannya dengan mengaji dan menghafal Al quran. dan saat sedang menghafal Al Qur'an,,terdengar suara adzan yang sangat merdu. hal tersebut menandakan bahwa waktu sholat isya sudah harus segera di laksanakan
"waahh keren sekali suaranya. pasti Gus Sofyan' ucap santriwati yang berada di belakang barisan Ririn dan kawannya
"emang bener ya itu suara Gus Sofyan?" tanya Vreya
"iya sepertinya itu suara merdu Gus Sofyan" ucap Aisyah
"hah yakin? calon imamku suatu saat suaranya sangat merdu ya Allah..terima kasih telah memberikannya kepadaku" ucap Lia dengan percaya diri
"idiihh lebih cantik aku juga..pasti Gus tampan itu memilihku huhuyy" ucap Vreya yang tak kalah PD nya
__ADS_1
"sudah sudah..ini musholla yang harusnya jadi tempat sholat berjamaah..bukan memperdebatkan hal seperti ini' ucap Aisyah melerai
"emang bener itu suara calon suami aku? aigooo bagus bangeett..di jamin nggak keluar rumah kalau dengar suara semerdu itu" ucap Ririn dalan hati