
"Aahh sampe jugaaa" ucap Vreya sembari turun dari mobil
"lebih baik kalian masuk ke asrama dan sholat terlebih dahulu. kemudian jika kalian ingin istirahat sejenak istirahatlah. untuk kalian berempat,ummah kasih bonus istirahat hingga nanti malam. jika sudah waktunya sholat Maghrib,kalian harus sholat berjamaah di musholla pesantren. faham?" ucap umi Hamidah menjelaskan
"iya ummah" ucap mereka serempak
"ya sudah kalau begitu kami masuk dulu ya umi,,kyai,,Gus.. assalamualaikum" ucap Aisyah mewakili ketiga teman asramanya itu
"waalaikumsalam" jawab mereka serempak dengan memandangi punggung keempat gadis cantik itu
"kamu juga istirahat dulu yan. Abah tau kamu lelah nyetir seharian,jadi pergilah ke rumah dulu dengan ummah. Abah masih ada urusan di ruang ustadz" ucap kyai Hamdan
"iya bah assalamualaikum" ucap Gus Sofyan kemudian berjalan menuju rumah dengan umi Hamidah
"waalaikumsalam" ucap kyai Hamdan dan kemudian meninggalkan tempat tersebut untuk segera menuju ke ruang ustadz
*******
-di kamar asrama Aisyah
"hah kembali ke tempat ini lagi ternyata' ucap Vreya dengan melemparkan tubuhnya ke atas tempat tidurnya
"ya iya lah Vre..kita kan masih harus menuntut ilmu dengan baik di pesantren ini. siapa tau dapat jodoh anak pesantren gitu kan hehe" ucap Lia
__ADS_1
"kalian apaan sih. yang satu nggak suka kembali ke pesantren lagi,,yang satu juga malah mikirin jodoh jodoh segala. kalian niat belajar nggak sih?" ketus Ririn dengan nada sedikit tinggi
ketiga gadis yang bersama Ririn tersebut hanya diam tak berbicara karena heran melihat tingkah laku Ririn yang aneh setelah sampai di pesantren
"kamu kenapa?" Aisyah memulai
"hah? kenapa?" Ririn balik bertanya
"ya kamu kenapa Rin?" ucap Aisyah kembali
"nggak papa. emang kenapa?" ucap Ririn
"lah ngapa dia aneh sih? apa gara gara kita kembali ke ruangan sempit ini? atau karena tidak ada Rere dan bang Vino di sini? dia kenapa sebenarnya? atau jangan jangan dia kerasukan setan lagi" bisik Vreya
"kamu kok tadi marah sama Lia dan Vreya. memangnya ada masalah apa? sini cerita" ucap Aisyah duduk di kursi samping tempat tidur Ririn
"hehe sebenarnya Ririn tuh sebel karena kembali ke pesantren lagi. bukan karena Ririn nggak mau tidur di asrama ini,,tapi Ririn males jika harus ketemu sama dela dan Fitria" ucapnya menjelaskan
"aelah Rin..aku kira kamu kerasukan jin di depan pintu gerbang pesantren tadi' ucap Vreya
"iisshh apaan sih punya mulut tuh di jaga nggak boleh asal ngomong sembarangan gitu tau. ucapan doa loh gimana kalau Allah malah membalikkan kutukan yang kamu bilang tadi hah?" ucap Ririn menakuti Vreya
"ah sudah sudah..gimana kalau kita sholat dulu..setelah Sholat barulah kita istirahat supaya lebih baik kondisi tubuhnya. umi Hamidah memberikan waktu kita kan untuk istirahat bukan malah berdebat sepeti ini. ayo gantian untuk mandi" ucap Aisyah memerintah
__ADS_1
"iya mbak" ucap ketiganya dengan kompak.
mereka membereskan barang barang mereka terlebih dahulu..setelah itu,mereka mengantri untuk mandi dan kemudian sholat berjamaah di kamar asramanya. setelah sholat di laksanakan,mereka tertidur pulas di atas kasurnya masing masing
*******
"assalamualaikum" ucap kyai Hamdan memasuki ruang ustadz
"waalaikumsalam" ucap ustadz yang berjaga
"kapan pulangnya kyai?" sambung ustadz itu
"Alhamdulillah baru saja..saya kemari hanya ingin menanyakan bahwa selama saya tidak ada,,semuanya tentang pesantren aman aman saja?" tanya kyai Hamdan
"oh kalau tentang itu pak kyai tak perlu khawatir. Alhamdulillah ustadz Haris membantu dan mengontrol keadaan pesantren dengan baik hingga tak ada kekacauan sedikit pun" ucap ustadz itu
"ya sudah kalau saya boleh tau, dimana ustadz Haris?" tanya kyai Hamdan
"ustadz Haris sedang mengajar para santri mengaji kyai.. beliau sedang berada di aula pesantren" ucap ustadz tersebut
"ya sudah kalau begitu saya pulang dulu ya assalamualaikum" ucap kyai Hamdan
"waalaikumsalam" ucap salah satu ustadz yang berada di ruangan itu.
__ADS_1