Suami Pilihan Allah

Suami Pilihan Allah
Episode 46


__ADS_3

Mereka kembali ke kamar masing masing dan mulai menghafal salah satu juz dalam Al Qur'an sebagai hukuman karena hal memalukan yang baru saja terjadi.


"ah gara gara si ke tiga curut itu kan aku di hukum sama suami aku sendiri. awas aja kalau ketemu" gerutu Mita


"ah udah lah mit jangan gitu terus..aku capek tau di hukum terus saat bareng kamu. udah ya buat jahilnya" ucap Fitria


"apaan sih kamu tu ya..biasanya harus mendukung aku supaya bisa dapetin Gus Sofyan" ucap Mita


"dapetin sih dapetin mitaa,,tapi nggak harus kayak gini caranya" ucap Fitria frustasi


"ihh ya udah Napa sih.. apalan yok" ucap Mita.


*******


-di kamar asrama Aisyah


"dasar tu tikus Got nggak ada akhlak. bisa bisanya dia mau merebut calon suami aku. emang kagak ada etikanya ya Allah" ucap Vreya yang masih kesel karena perlakuan Mita


"tau tu pake bawa bawa bunda Fita juga ah buat bete aja tu buang keladi. awas aja kalau buat onar lagi akan ku patahkan sendi sendi mereka biar jera" ucap Lia dengan wajah geramnya


"sudah lah sudah..dia juga sudah seperti itu dari dulu kok. nggak perlu di perpanjang lagi ya..gimana kalau kita hafalan saja?" ucap Aisyah


mereka pun mulai menghafal salah satu juz dari 30 juz dalam Al Qur'an untuk di setorkan besok subuh kepada Gus Sofyan. namun tidak dengan Ririn. dia memanfaatkan keadaan yang sedang datang bulan dengan tertidur pulas karena merasa sangat lelah setelah berkelahi tadi.


"dasar si curut dan tidur duluan mah enak kagak perlu repot repot menghafal karena waktunya dia cukup lama. lah kita hanya beberapa jam doang" ucap Vreya kemudian melanjutkan ritual menghafalnya itu

__ADS_1


*******


Adzan subuh pun berkumandang. para santriwati yang mendapat hukuman dari Gus Sofyan tak dapat waktu untuk tidur Karena waktu mereka di gunakan supaya bisa lebih cepat menghafal juz tersebut


"segera ke musholla yok biar nggak terlambat lagi' ucap Aisyah


"iya mbak" ucap Lia dan Vreya kompak


"Rin..kita berangkat ya papay' ucap Vreya dan Lia melambaikan tangan pada Ririn yang sedang tertidur pulas


setelah mereka sampai dan segeralah mereka melaksanakan sholat subuh berjamaah di musholla pesantren


"siapa dulu yang akan setor halafan?" tanya Gus Sofyan


"ya sudah ayo maju" ucap Gus Sofyan dan Lia memulai menghafal juz yang dia hafalkan selama semalaman


"Alhamdulillah kamu sudah selesai mendapat hukuman" ucap Gus Sofyan setelah Lia menyelesaikan hafalannya


"sekarang siapa?' sambungnya


"Vreya Gus" ucap Vreya kemudian langsung maju menghadap Gus Sofyan dan memulai menghafal


"Yap kamu juga sudah berakhir dari hukuman kamu sekarang" ucap Gus Sofyan setelah Vreya usai menghafal


"diantara Mita dan Fitria,,siapa dulu yang akan maju?" ucap Gus Sofyan

__ADS_1


"Fitria Gus" ucap Fitria


"baiklah silahkan" ucap Gus Sofyan dan Fitria pun memulainya


"sudah hafal walaupun ada sedikit yang tergeser tadi bacanya..namun tak apa yang penting sudah berusaha" ucap Gus Sofyan


"giliran saya Gus" ucap Mita


"Yap silahkan" ucap Gus Sofyan dan kemudian Mita memulai menghafalnya


"Alhamdulillah setelah semua selesai menghafal dan mendapat hukuman,,saya harap kalian tak akan mengulangi kesalahan kalian lagi. paham?" ucap Gus Sofyan yang di angguki oleh Lia Vreya Mita dan Fitria


"kalian boleh kembali ke kamar kalian masing masing sekarang.. assalamualaikum" ucap Gus Sofyan kemudian pergi meninggalkan mereka terlebih dahulu


"waalaikumsalam" jawab yang lainnya


"ya Allah laki ane sangat tamfan astaghfirullah" ucap Mita dengan berloncat loncatan di depan Vreya Lia dan Fitria


"apaan sih kan Gus Sofyan sudah bilang kalau dia itu bukan suami kamu. Yee malah ngarep aja kerjaannya" ucap Lia


"suka suka aku dong kok malah situ yang sewot" ucap Mita lagi


"ah ya sudah lah terserah kalian saja. emang bener ya susah ngomong sama orang yang nggak paham bahasanya manusia. lagian Gus Sofyan sudah di jodohkan juga sama Abah Hamdan" ucap Vreya kemudian mengajak Lia kembali ke kamarnya


"apa!" ucap Mita dan Fitria bersamaan

__ADS_1


__ADS_2