Suami Pilihan Allah

Suami Pilihan Allah
Episode 29


__ADS_3

semua orang sudah siap untuk pergi jalan jalan seperti yang di inginkan Rere. pakaian santai dengan celana panjang yang di gunakan oleh Gus Sofyan sangat indah dan dapat mengeluarkan aura ketampanannya. tak salah jika Vreya dan Lia memandangnya terus menerus hingga tak berkedip,,begitu pula dengan Rere. gadis cantik itu memakai pakaian yang tak begitu mewah,,namun karena kecantikan wajahnya yang membuat dia mengenakan apapun akan terlihat lebih sempurna. vino dengan style sederhana hanya mengenakan kemeja putih namun dapat membuat semua orang yang berada di luar rumah terpesona oleh ketampanannya.


Lia menggunakan pakaian berwarna navy dengan hijab yang senada dan dilengkapi oleh jam tangan yang menjadi fashion nya hari ini. karena Aisyah tak pandai bermake up,,alhasil Lia lah yang manjadi perias untuknya hari ini. menggunakan hijab berwarna coklat, dilengkapi oleh kacamata dan tak lupa pula sedikit make up yang menempel pada Aisyah dapat membuat siapapun terpana. berbeda dengan Vreya,gadis cantik itu justru tak mengenakan satu pun aksesoris,,di tubuhnya hanya mengenakan gamis hitam dengan hijab berwarna coklat muda.


"wah wah kalian sudah rapi rupanya" ucap kyai Hamdan menyapa mereka yang ada di ruang tamu


"eh iya bah,,penampilan Lia gimana bah,,cantik nggak?" Lia bertanya dengan PD nya


"ih PD banget kau bertanya seperti itu kepada pemilik pesantren Darussalam. lebih cantik Vreya juga kalii" ucap Vreya tak mau kalah


"iya Lia cantik kok..Vreya juga cantik" jawab kyai Hamdan


"ah terima kasih abah pesantren" ucap Lia


"Abah tidak ikut ya,,Abah nungguin ummah saja di rumah seperti Abah sudah semakin tua dan tak mampu berjalan jauh dan lama seperti kalian lagi" ucap kyai Hamdan dengan terkekeh di ujung kalimatnya


"ah yang bener Abah tidak ikut?" tanya Reno yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka yang ada di ruang tamu


"tidak bisa..Abah ingin beristirahat saja di sini. kapan lagi bisa tidur di istana megah kalau bukan di rumah nak Reno" ucap Abah dengan tertawa menggoda Reno


"ya sudah kalau Abah dan ummah tidak ikut, berarti ayah juga tidak ikut ya" ucap Reno kepada semua anaknya yang ada di ruang tamu


"ih ayah mah..kok nggak ikut sih" ucap Rere mengerucutkan bibirnya kesal


"kasian kan sayang, Abah dan ummah tidak ada kawan untuk diajak berbincang..jadi lebih baik kalian saja yang pergi have fun ya..ayah tinggal di sini" ucap Reno


"ayah seriusan nih nggak mau ikut kita kita?" tanya Lia memastikan


"iya Lia..ayah nggak ikut" ucap Reno meyakinkan


"eh iya dimana Ririn?" tanya Reno heran karena salah satu putrinya tak berada di sana

__ADS_1


"Ririn di sini yah" suara orang dari lantai atas yang membuat semua yang berada di bawahnya mendongakkan kepalanya untuk melihat sumber suara


dengan gamis berwarna biru muda,,dapat membuat Ririn terlihat lebih casual. gamis ini berpaduan dengan hijab berwarna abu abu dan dilengkapi dengan polesan make up tipis membuat Ririn terlihat sangat sempurna.


"waahh anak ayah cantik sekali..kalian sudah waktunya berangkat..sana berangkat bareng mereka nak" ucap Reno dengan mengelus pucuk kepala Ririn


"ayah nggak ikut?" tanya Ririn.


"nggak sayang..ayah harus menjadi teman dengan Abah Hamdan..iya kan bah' ucap Reno dan langsung mendapat anggukan dari kyai Hamdan


"ya sudah ini Vin kunci mobilnya. kamu pakai mobil ayah aja biar kalian dalam satu mobil dan tak perlu memakai dua mobil supaya tak macet" ucap Reno dengan melempar kunci mobil itu kepada Vino


mereka berangkat dalam satu mobil menuju mall terdekat untuk shooting. sebenarnya Rere mengajak mereka jalan jalan ke mall itu bukan membutuhkan baju baru,,namun dia hanya ingin membeli makanan sebanyak banyaknya dan menghabiskan uang ayahnya.


*******


sesampainya di mall,,mereka berpencar untuk membeli keperluan mereka masing masing. dengan begitu mereka berbelanja dapat menghemat waktu supaya bisa melanjutkan untuk makan siang.


setelah puas berbelanja,mereka berjanji akan berkumpul di lobby mall. semua orang telah berkumpul,,namun hanya Rere yang masih tak kelihatan batang hidungnya. alhasil mereka pergi ke tempat parkir mobil terlebih dahulu.


"ya palingan masih milih milih skincare tu dia nya." ucap Vino menimpali


"setdah dasar curut lama bener dah ah sampe kesemutan ni aku nungguin nyaaa" ucap Ririn semakin kesal karena adiknya itu sangat lama saat berbelanja.


"nah itu dia" ucap Aisyah menunjuk Rere yang membawa dua orang pegawai salah satu toko di mall itu.


"loh loh dia sama siapa tu?" ucap Vreya


"hallo guys..nungguinnya lama ya sorry tadi Rere masih belanja makanan buat kita hehehe" ucap Rere menyunggingkan senyum dengan memperlihatkan giginya


"lalu mana barang belanjaan kamu?" tanya Lia

__ADS_1


"nihh" ucap Rere menunjuk barang barang sudah di bungkus yang ada di tangan pegawai toko tersebut.


"oh mas tolong letakkan di bagasi mobil saya ya hehe makasih mas. ini upah untuk mas masnya" ucap Rere memberikan uang tips untuk pegawai itu.


"ayo kita pergi makan!" ucap Rere dengan wajah tanpa dosa


"astaghfirullah..inget Rin dia saudara kembar kamu ingin dia saudara!" ucap Ririn dengan mengelus dadanya.


Ririn



Gus Sofyan



Rere



Aisyah



Vino



Lia


__ADS_1


Vreya



__ADS_2