
Setelah mereka selesai beres beres dan sholat ashar,,mereka harus mengantri untuk mandi sebab sebentar lagi pesantren akan kedatangan tamu istimewa,,namun tidak dengan Lia,,gadis cantik itu tengah berbaring diatas ranjangnya
"assalamualaikum Li..kenapa kamu tidak mengambil antrian untuk mandi??" tanya Aisyah heran karena Ririn dan Vreya sudah mengambil antrian untuk mandi
"waalaikumsalam mbak,,nggak tau ya sepertinya aku kurang enak badan mbak,,rasanya semua badanku remuk gitu" ucap Lia dengan memasang wajah sendunya
"astaghfirullah kamu sakit Li?" ucap Aisyah setelah menempelkan punggung tangannya di kening Lia
"baiklah tunggu sebentar mbak akan membeli obatnya dulu di apotek depan karena persediaan obat di kamar ini sedang habis..kamu tunggu sebentar ya mbak pergi dulu assalamualaikum" ucap Aisyah kemudian berlalu meninggalkan Lia
"waalaikumsalam" kata Lia lemah
saat Aisyah berada didepan pintu kamar,, Aisyah bertemu dengan Ririn dan Vreya..
"assalamualaikum mbak" ucap Ririn dan Vreya bersamaan
"waalaikumsalam" ucap Aisyah
"mbak kenapa?" tanya Ririn heran melihat ekspresi khawatir dari wajah Aisyah
"itu si Lia sakit badannya panas banget sedangkan persediaan obat di kamar ini sedang habis,,jadi mbak harus beli obatnya di apotek depan,,kalian jaga Lia dulu ya mbak mau beli obatnya dulu,, assalamualaikum" ucap Aisyah sambil berlalu pergi namun di cegah oleh Ririn
"eh eh mbak tunggu dulu..Biar Ririn saja yang beli ya..di apotek depan kan..mbak kasih uang dan daftar obat yang harus Ririn beli saja..biar Ririn yang berangkat ke apoteknya" ucap Ririn kepada Aisyah
"iya mbak biar kita saja yang beli obatnya" ucap Vreya kepada Aisyah
__ADS_1
"nggak Vre..kamu harus tetap disini bersama mbak Aisyah dan Lia,, khawatirnya jika disini hanya mbak Aisyah sendiri takutnya kewelahan ngurusin Lia,,kamu tau sendiri kan Lia kalau sedang sakit gimana..ya sudah biar aku sendiri saja yang beli obatnya,,kalian tunggu disini" ucap Ririn yang langsung mendapat anggukan kecil tanda paham dari Aisyah dan Vreya
"nih" ucap Aisyah sambil memberikan daftar obat yang harus dibeli dan beberapa lembar uang lima puluh ribuan
"ya sudah mbak makasih,,kalau begitu Ririn pergi dulu ya assalamualaikum" ucap Ririn kemudian pergi meninggalkan Aisyah dan Vreya
"waalaikumsalam" jawab Aisyah dan Vreya serempak dan langsung masuk ke kamar menemui Lia yang terbaring diatas ranjangnya
"assalamualaikum" ucap Aisyah dan Vreya setelah berada di dalam kamar
"waalaikumsalam" ucap Lia menoleh ke arah sumber suara
"loh mbak kok kembali lagi? bukannya barusan bilang mau beli obat?" tanya Lia heran dengan kembalinya Aisyah ke dalam kamar
"oh" jawab singkat dari Lia dan dibalas senyuman oleh Aisyah
"kamu tidak menginginkan sesuatu Li?" tanya Aisyah dan mendapat gelengan kepala dari lia
"Halah mbak,,dia tu kalau lagi sakit nggak perlu diobatin,,cukup beri dia lollipop saja sudah sembuh tu sakitnya" ucap Vreya melirik Lia yang sudah mengerucutkan bibirnya kesal
"ya nggak harus gitu juga kali Vre" ucap Lia kesel karena perkataan Vreya dan Aisyah hanya terkekeh pelan dengan perkataan kedua sahabat itu.
berbeda dengan sahabat sahabatnya yang tengah berdebat,,Ririn harus bersusah payah untuk meminta izin kepada pak kyai untuk dibolehkan keluar pesantren,,setelah mendapat izin dari pak kyai Ririn segera bergegas untuk keluar pesantren untuk membeli obat,,namun
Buugghh
__ADS_1
Ririn bertabrakan dengan lelaki gagah dan tampan yang sedang membawa minuman,, tetapi minuman yang ada ditangan lelaki itu tumpah dan mengenai gamis yang dipakai oleh Ririn
"astaghfirullah maaf maaf" ucap lelaki itu
"ih kamu gimana sih kalau jalan tu matanya dipakai jangan ditinggal di dapur kan jadi basah dan kotor baju saya,,ih gimana sih kamu" ucap Ririn kesal sambil berusaha membersihkan gamisnya yang basah terkena minuman itu.
"iya saya minta maaf,,saya bener bener tidak sengaja,,tolong maafkan saya" ucap lelaki itu
"terserah kamu lah saya sedang buru-buru assalamualaikum" ucap Ririn kemudian pergi meninggalkan lelaki itu
"gimana sih,,sebenernya dia itu punya mata atau nggak sih main tabrak tabrak sembarangan gitu,,mana baru ganti baju lagi,,hufh pake ditumpahin minuman segala,,ihh bete banget deh jadi kotor kan baju aku,..awas saja kalau ketemu lagi aku cincang cincang dia sampai halus" gerutu Ririn dalam hati sambil melangkahkan kakinya dengan cepat
setelah sampai di apotek,,Ririn segera membeli beberapa jenis obat dan kemudian segera kembali ke pesantren untuk memberikan obat itu kepada Lia sahabatnya yang sedang sakit
"assalamualaikum" ucap Ririn masuk ke dalam kamar
"waalaikumsalam" ucap Aisyah,,Lia,,dan Vreya bersamaan
"kok lama banget sih Rin..kamu kemana saja ?" tanya Vreya
"aku dari apotek lah,,tadi itu aku ketemu dengan lelaki sialan yang sengaja nabrak aku dari depan,, nyebelin banget tau nggak sih..masak iya dia numpahin minumannya ke pakaian aku..kan jadi kotor nih gamis yang aku pakai" ucap Ririn dengan memberi tau gamisnya yang kotor kepada sahabat sahabatnya
"sudah sudah,,yang penting kamu tidak apa apa kan Rin..sebaiknya kamu segera ganti baju karena sebentar lagi tamunya akan datang" ucap Aisyah yang langsung mendapat anggukan dari Ririn
kemudian Ririn berlalu meninggalkan sahabat sahabatnya dan langsung mengganti pakaiannya yang kotor karena minuman yang tidak sengaja ditumpahkan oleh lelaki yang menabraknya tadi.
__ADS_1