
tok
tok
tok
"siapa?" tanya Ririn menatap Gus Sofyan lugu
Gus Sofyan terkekeh "kan Abi juga di sini" ucapnya
"ya udah tunggu bentar, biar Abi yang bukain pintunya" sambungnya lagi kemudian membukakan pintu
"assalamualaikum" ucap Alin dan Vino bersamaan
"eh bang Vin-" ucap Gus Sofyan terputus
"abangg!!" teriak Ririn berhamburan ke pelukan abangnya
Alin dan Gus Sofyan hanya menggelengkan kepalanya sembari terkekeh melihat interaksi antara adik dan Abang ini
"sehat Rin?" tanya Alin menyita perhatian Ririn
Ririn melepas pelukannya dan langsung memeluk Alin yang berada di samping Vino "sehat kok kak. kakak gimana?" tanya Alin
"Alhamdulillah fine. nanti kumpul di rumah utama ya" ucap Alin yang diangguki oleh Ririn dan Gus Sofyan
"ayo masuk dulu bang" ucap Ririn mempersilahkan
"kalau ada waktu lagi lah Rin. Abang sekarang mau pacaran dulu" ucap Vino lagi lagi berbohong
mereka tertawa "jangan percaya omongan abangmu, dia hobi berdusta haha" tawa Alin yang diikuti oleh semuanya
"ya udah kakak duluan ya, nanti jangan lupa Dateng ke rumah utama loh" ucap Alin memperingati
"iya kak iya..makasih ya* ucap Ririn kemudian tersenyum hangat
Alin tersenyum manis dan mengelus perut rata Ririn "segera bernyawa ya sayang" lirihnya menatap perut itu
Ririn berkaca. Alin segera memeluknya "itu doa Rin, bukan menyinggung" lirihnya mencium pipi Alin sayang
"makasih ya kak" lirihnya menghapus air matanya
"udah ah jangan cengeng. udah gede juga" ucap Vino
__ADS_1
pelukan mereka terlepas "gak malu diliat suami noh!" sambung vino lagi
"nggak lah. kan Ririn tiap nangis selalu bareng ustadz Sofyan, ya kali Abang masih setia menjomblo" ledek Ririn
"dua Minggu lagi lepas jomblo wehh hahahayy" sorak Vino bangga
mereka tertawa "ya udah Abang duluan ya.. assalamualaikum" ucap Vino dan Alin kemudian mereka berlalu dari rumah Ririn
*******
"mas" lirih Lia
"kenapa?" tanya muslim menatap Lia sekilas, kemudian terfokus kepada laptopnya lagi
"kenapa kita belum punya bayi?" tanya Lia lagi
"lah kamunya masih kayak bayi, udah minta bayi aja" ucap muslim tetap fokus
"iihh serius lah mas!" ucap Lia lagi dengan kesal
muslim menghela nafasnya "iya terus harus gimana sayang? kan kita juga udah berusaha kan..emang Allah belum kasih aja" ucap muslim lembut
"tapi Vreya udah punya bayi" ucap Lia menatap langit kamar
bingung dengan kelakuan dua sejoli ini. disaat siang hari panas seperti ini mereka berada di kamar, tidak beraktivitas melainkan rebahan santuy
"ya udah lah gak mau pusing" ucap Lia memejamkan matanya
"mau kemana?" tanya muslim menoleh ke arah Lia
"boci" responnya singkat kemudian membelakangi muslim
muslim terkekeh melihat tingkah istrinya itu "tidur yang nyenyak ya sayang" ucapnya kemudian mengecup kening Lia sayang
Lia mengangguk dan kembali memejamkan matanya. namun tak lama kemudian ia membuka matanya lagi dan segera membalikkan badannya menghadap muslim kembali
"kenapa?" tanya muslim menatap heran
"mas, buat bayi yok" ajaknya frontal
"ya Allah gemas sekalii" lirih muslim dalam hati
"mau nggak?!" ucap Lia sekali lagi
__ADS_1
"ya kali di tawarin gak mau sayang" ucap muslim terkekeh geli
"gas?" tanya Lia tersenyum nakal
"gas lah" ucap muslim
kemudian mereka berperang di dalam selimut..
*******
"hallo, bagaimana keadaaannya?" tanya seseorang sedang menelepon
"tadi ada dua pasangan yang mengunjunginya bos" ucap orang yang ditelfonnya
"lalu apa yang mereka lakukan?"
"tak ada tindakan mencurigakan, hanya sepertinya mereka keluarga dari pemilik rumah"
"oke terus pantau dan jangan sampai lalai. satu menit tertinggal, kupenggal kepalamu" ancam di seberang tadi
"bayaran gimana bos?"
"kamu kerja gak becus minta bayaran?!" bentaknya
"urus dia sampai mati dulu, baru aku bayar tiga kali lipat"
"bener bos?" tanyanya tak yakin
"aku gak pernah bohong dalam berucap"
"oh oke bos siap siap"
"jadi kamu tau apa yang harus kamu lakukan?" tanya diseberang
"amati, dekati, dan bikin mati" ucapnya santai sembari tersenyum miring
"bagus"
telfonnya terputus, tandanya orang yang menelfon tadi mematikan telfonnya sepihak. orang itu tersenyum miring dengan kesinisannya
"ini akibatnya kalau ada yang ngambil punyaku" lirihnya kemudian segera pergi dari tempat itu
NOTE
__ADS_1
-jadi gimana part hari ini guys? author update dua part loh untuk malam ini. gak yakin bakalan ada yang baca karena update nya malem banget 😠part selanjutnya author update besok ya..jangan lupa like, komen, dan vote..and jangan capek nunggu juga yaa
see you:)