
"Assalamualaikum..mas pu--" ucapan ustadz Haris terputus karena melihat istrinya berlari ke arahnya
"waalaikumsalam..mas kita berangkat sekarang ya,,ummah dan Abah sekarang ada di rumah sakit..kita sekarang kesana ya mas" ucap Ning izah tergesa-gesa
"eh iya tapi mas ganti baju dulu ya" ucap ustadz Haris
"udah mas nggak usah..itu nggak terlalu penting..sekarang kita harus segera ke rumah sakit..kasian Sofyan katanya butuh aku mas..ayo sekarang kita berangkatnya" timpal Ning Izah dan segera menuju mobil
"memangnya ada apa sih Zah..cobak ceritain masalahnya dulu" ucap ustadz Haris sembari menyetir mobil
"jadi tadi Sofyan nelfon Izah,,katanya ummah dan Abah sekarang ada di rumah sakit" Ning Izah memulai
"memangnya ummah dan Abah kenapa? mereka baik baik saja kan?" ucap ustadz Haris khawatir
"ummah Abah sih nggak papa mas..masalahnya itu,,tadi pagi ada keluarga santriwati yg kecelakaan saat hendak menuju pesantren" ucap Ning Izah yang dapat menenangkan hati ustadz Haris
"innalilahi wainailaihi Raji'un..kasian sekali mereka..lalu bagaimana keadaan keluarganya Zah?" tanya ustadz Haris
"Izah juga nggak tau jelas sih mas..tapi katanya santriwati dari salah satu keluarga itu pingsan karena terlalu kaget mungkin..tadi soalnya Sofyan nggak menceritakan secara rinci" jawab Ning Izah
*
*
*******
"Daddy,," panggilnya dengan suara lemah dan air mata yg tak kunjung berhenti menetes
__ADS_1
"kenapa Daddy hiks harus seperti ini hiks hiks..Vre nggak suka liat Daddy hiks kayak gini hiks hiks" sambungnya lagi
"Daddy,,harus segera bangun ya..Vreya nggak mau kehilangan Daddy.. Vreya sayang Daddy hiks..sekarang Vreya mau keruangan mommy dulu ya,,Vreya harap kalau Vreya kembali ke sini Daddy sudah membuka mata untuk melihat Vreya" ucapnya kemudian dia keluar dari ruangan tersebut untuk menuju ruangan mommy nya
saat sampai di depan ruangan mommy nya,,Vreya hanya melihat dari jendela ruangan "maafin Vreya ya mom hiks..nggak bisa hiks bahagiakan mommy hiks hiks..Vreya nggak kuat hisk masuk ke hiks ruangan hiks hiks itu untuk melihat hiks bagaimana hiks keadaan mommy hiks..maafin hiks hiks Vreya ya mom hiks" gumamnya sendiri kemudian segera pergi dari ruang tersebut untuk kembali menuju ruangan Daddy nya
melihat air mata Vreya yg jatuh sangat banyak,mambuat Firman merasa sangat sedih..di saat seperti ini dia tak bisa melakukan apa apa..dia ingin menyentuh Vreya untuk menenangkannya tapi dia sadar jika mereka bukan muhrim
"Daddy, Vreya minta maaf hiks karena Vreya nggak hiks masuk ke ruangan mommy tadi hiks..Vreya nggak kuat dad hiks hiks..Vreya nggak bisa hiks liat mommy dengan wajah kebalut luka hiks hiks seperti itu hiks" gumamnya sendiri dengan sesenggukan
"udah ya Vre,,kamu harus sabar ya..saya yakin nanti Daddy dan mommy kamu bisa sembuh kembali..kamu jangan sedih lagi.. kamu harus kuat Vre..nanti jika beliau sadar juga nggak akan bahagia jika melihat putri kesayangannya menangis seperti ini..sudah ya nangisnya" ucap firman berusaha menenangkan Vreya
Vreya tak menggubris kalimat yang keluar dari mulut Firman..dia tetap menatap wajah sang ayah dengan mata sendu yang tak pernah berhenti meneteskan air matanya..terus terus saja menangis hingga dia berada di alam bawah sadarnya..dia tertidur karena terlalu lelah menangis
*
*
*******
"waalaikumsalam mbak..oh iya ini Sofyan ada di depan ruang UGD..mbak langsung ke sini aja ya..cepetan mbak" ucap Gus Sofyan
"oh oke mbak sekarang kesana tunggu ya..mbak tutup dulu assalamualaikum" ucap Ning Izah
"iya mbak waalaikumsalam" akhirnya
Ning Izah dan ustadz Haris segera masuk kerumah sakit dan bertanya kepada salah satu rumah sakit
__ADS_1
"maaf mbak,,ada yg bisa saya bantu?" tanya suster itu ramah
"UGD dimana ya sus?" ucap Ning Izah
"mbaknya hanya tinggal lurus ke kanan dan belok kiri setelah itu akan terlihat papan yg bertuliskan RUANG UGD di situ mbak" jawab suster tersebut
"oh iya mbak makasih" ucap Ning Izah dan segera mengikuti instruksi dari suster
saat dia berjalan mengikuti instruksi dari suster itu,,dia melihat adiknya yang sedang gelisah di kursi tunggu ruang UGD
"assalamualaikum yan kamu nggak papa?" tanya ning izah
"waalaikumsalam.. Sofyan nggak papa kok" jawab Gus Sofyan dengan mencium tangan Ning Izah dan ustadz Haris
"gimana keadaan Pasien?" tanya ning izah
"kata dokternya dia nggak papa kok..hanya sedikit stress..mungkin karena kaget mbak..jadi dia sekarang masih istirahat karena dokter memberikan obat tidur supaya bisa beristirahat dengan nyaman" ucap Gus Sofyan
"oh Alhamdulillah kalau gitu..kamu sudah sholat? ini sudah memasuki sholat dhuhur lho yan.." ucap Ning Izah
"belum mbak..tadi Sofyan nunggu Irfan yang katanya mau gantian untuk jagain Erina..mangkanya Sofyan belum sholat" jawab Gus Sofyan
"ya sudah sekarang ada mbak sama mas..lebih baik kamu sholat dulu gih" ucap Ning Izah yang langsung diangguki oleh Gus Sofyan
"Sofyan ke musholla dulu ya mbak assalamualaikum" ucap Gus Sofyan segera bergegas menuju musholla rumah sakit
"waalaikumsalam" jawab Ning Izah dan ustadz Haris bersama
__ADS_1