
Seluruh santri dan santriwati pergi ke sekolah lebih pagi karena hari ini hari Senin dan mereka takut terlambat mengikuti upacara.
setelah melaksanakan upacara,,mereka di beri waktu 10 menit untuk istirahat dan setelah waktu tersebut telah habis,,mereka di haruskan masuk ke dalam kelas untuk melanjutkan pelajaran
"assalamualaikum" ucap Gus Sofyan masuk ke salah satu kelas di antara banyaknya kelas di pesantren tersebut
"waalaikumsalam" ucap semua santri dan santriwati
"baiklah. karena saya sebentar lagi ada rapat dengan para ustadz dan ustadzah,,jadi sekarang kita berdoa terlebih dahulu dan langsung kerjakan tugas halaman 124" ucap Gus Sofyan dingin
"berdoa,, di mulai" ucap ketua kelas dan seluruh santri dan santriwati di dalam kelas tersebut menundukkan kepalanya
"berdoa,, selesai" sambungnya lagi
"baik, sekarang segera kerjakan apa yang saya ucapkan tadi. jika ada yang ingin di pertanyakan silahkan tanya sebelum saya pergi ke kantor untuk rapat" ucap Gus Sofyan
salah satu santriwati mengangkat tangannya "saya mau bertanya Gus" ucap santriwati tersebut
"ya silahkan" ucap Gus Sofyan
"apakah benar berita yang terdengar di seluruh pesantren bahwa Gus Sofyan akan di jodohkan oleh kyai Hamdan?" tanya santriwati tersebut
"iya Gus apakah berita itu benar?" tanya santriwati lainnya
"lalu siapa wanita itu Gus?" ucap santriwati yang lain
"siapa yang menyebarkan berita ini?" ucap Gus Sofyan
__ADS_1
"saya mempersilahkan kalian bertanya tentang materi pembelajaran. bukan masalah pribadi saya" ucap Gus Sofyan
"berarti benar sebentar lagi Gus Sofyan akan menikah" ucap salah satu santri di dalam kelas tersebut
"sudah sudah tak perlu di perbincangkan lagi. ini masalah pribadi saya jadi kalian tidak perlu ikut campur. lebih baik kalian kerjakan tugas itu dan segera kumpulkan kepada ketua kelas" ucap Gus Sofyan
"saya akan menghadiri rapat di kantor. assalamualaikum" ucap Gus Sofyan kemudian pergi berlalu meninggalkan ruangan tersebut
"siapa yang berani menyebarkan berita ini? beraninya mereka memberitahukan kepada seluruh isi pesantren tentang hal ini tanpa sepengetahuan saya" ucap Gus Sofyan dengan terus berjalan menuju kantor
*******
"berita yang booming di pesantren ini benar nggak sih?" ucap salah satu santriwati yang sedang menggosip di bangku belakang
"berita apa?" ucap yang lainnya
"katanya sih ada wanita pilihan kyai Hamdan untuk di jodohkan dengan Gus Sofyan" ucap santriwati lainnya
"ah yang bener kamu. siapa yang memberikan informasi tentang ini?" tanya ucap santriwati itu
"aku sih tau nya dari si Mita. tapi nggak tau sih ini benar atau tidak karena kalian tau Mita kan dia orangnya sangat teropsesi dengan Gus Sofyan" ucap santriwati yang lain
"iya juga sih gimana kalau kita tanya langsung pada Gus Sofyan?" usul salah satu santriwati
"nah bener tu sebentar lagi bel istirahat. kita harus tanyakan apakah berita itu benar atau tidak' ucap yang lainnya
Ririn yang mendengar gosip tentang Gus Sofyan,,hanya berusaha mendengar mereka sampai akhir karena rasa penasarannya
__ADS_1
"aaishh siapa yang berani menyebarkan berita ini. ustadz Sofyan pasti selalu di pertanyakan tentang hal ini. orang itu pasti antara Lia dan Vreya yang menyebarkannya" ucap Ririn dalam hati dan mencari keberadaan Lia dan Vreya
tak lama kemudian,,bel istirahat telah berbunyi. waktu yang di tunggu para santri dan santriwati untuk mempertanyakan tentang rumor yang terjadi pun telah tiba. banyak santriwati yang ingin bertemu dengan Gus Sofyan dan meminta jawaban. termasuk Mita
"iishh kemana sih mereka ni.. kalau di cariin aja nggak ada tapi kalau nggak di cariin muncul mulu kayak jelangkung" gerutu Ririn dengan terus mencari Lia dan Vreya
tak lama kemudian mata Ririn menangkap Gus Sofyan yang di kerumuni oleh banyak santriwati karena rumor tersebut "ah kasian" ucap Ririn
"nah itu dia" ucap Ririn saat telah menemukan Vreya dan Lia dengan bersama Aisyah
"hey!" ucap Ririn dan berjalan menuju tempat mereka
"apaan?" tanya Lia dan Vreya
"kalian yang menyebarkan berita ini ya. kan kemaren aku dah ngomong kalian jangan ember. lalu kenapa malah di bongkar sih berita ini kan kasian ustadz Sofyan jadi sibuk karena santriwati lainnya mempertanyakan berita itu. kalian emang nggak ada otak ya" ucap Ririn kesal karena mereka tak menepati omongannya
"sabar dulu Rin. mbak akan jelaskan sama kamu. sini duduk" ucap Aisyah menepuk bangku yang ada di sebelahnya
Ririn pun duduk "jelaskan apa mbak? mbak juga ikutan mereka menyebarkan rumor itu? iya?" ucap Ririn
"tadi subuh saat kami pergi sholat berjamaah,,Vreya dan Lia menyetor hafalan mereka kepada Gus Sofyan. dan saat acara menghafalnya telah selesai,,Mita terus saja menyebut bahwa Gus Sofyan adalah suaminya. dan Vreya tak sengaja memberitahu informasi yang kami dapat dari kamu kemaren. begitu ceritanya" ucap Aisyah menjelaskan
'nggak kok mbak. bukan nggak sengaja. tapi Vreya emang sengaja bilang ke Mita dan Fitria biar mereka tak lagi menyebut Gus Sofyan suami mereka. karena Vreya juga kasian dengan Gus Sofyan yang selalu sianggap seperti itu sama si Mita Mak Lampir' ucap Vreya dengan wajah lugunya
"jadi yang nyebarin berita itu bukan kalian?" tanya Ririn
Lia Vreya dan Aisyah menggeleng "bukan" ucap mereka kompak
__ADS_1
"ya sudah ke kantin yok. laper nih aku" ucap Ririn dan mereka pun pergi ke kantin untuk beli makanan