Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
S2~ Episode 105


__ADS_3

Assalamu'alaikum.


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


"Ikut Abang!!!" pinta Sam sambil menarik lengan gadis itu kasar. Ia membawanya ke tempat sedikit jauh dari wanita yang sedang duduk di kursi roda.


"Kamu ngapain bawa Mamah ke sini?! Dia lagi sakit?! Apa kau tak tau, perjalanan dari Jerman ke sini itu sangat jauh!" tanya Sam sedikit meninggikan suaranya.


"M-mamah sendiri yang maksaku untuk ke sini. Katanya dia kangen sama Abang," jawab gadis itu sambil menundukkan kepalanya.


"Apa Papah tidak melarangnya?!" tanya Sam lagi.


"Papah lagi keluar negri, ada urusan bisnis."


"Hmm, lalu kalian ke sini naik apa?! Jet pribadi?" tanyanya lagi mengintrogasi.


"Naik pesawat umum! Upss ..." gadis itu menutup mulutnya, ia mengumpat dalam hati karena ia yakin jika Abangnya akan marah.


1 ... 2 ... Dan ...


"APA KAMU BILANG?!" bentak Sam.


"Kenapa naik pesawat umum?! Apa kamu tidak mikir?! Jika ada orang jahat yang mencelakai kalian bagaimana?!"

__ADS_1


"Tapi kita ba--"


"Sekarang baik-baik saja, jika saja tadi kalian sedang apes gimana?! Inget di luar sana ada banyak orang yang iri ingin mencelakai kita! Abang benar-benar marah sama kamu! Kalau sampai Mamah kenapa-napa Abang pasti akan sangat marah!" ujar Sam masih memarahi gadis di depannya.


"Ma-af."


"Abang marah karena khawatir sama kalian! Tidak mau kalian kenapa-napa! Asal kamu ta---"


"Samuel!"


Sam menoleh dengan perlahan, "Mamah?!"


"Apa kamu tidak suka kita berdua datang ke sini?" tanya wanita yang Sam panggil dengan sebutan Mamah.


Samuel melirik gadis yang ia tadi marahi sambil membisikkan sesuatu, "Kali ini Abang maafkan! Awas saja kalau di ulangi lagi!" ucapnya lalu mulai berjalan menghampiri Mamahnya.


"Mamah hanya kangen sama kamu, lagian salah sendiri kamu ke sini gak ngabarin kita."


"Hmm, sekarang Mamah udah makan belum?" tanya Sam.


"Udah saat di rumah," jawab Mamahnya.


"Itu sudah sangat lama, perjalanan dari Jerman ke sini sangat jauh Mah. Mendingan sekarang Mamah makan yah terus abis itu istirahat," ujar Sam yang hanya di angguki oleh Mamahnya. Sebelum pergi ia menoleh ke Putrinya yang masih berdiri setelah di marahi oleh Abangnya tadi.


"Kamu gak mau ikut makan?"

__ADS_1


"Mamah duluan aja, aku mau ke kamar dulu istirahat. Capek banget," jawabnya.


"Udah biarin Mah, nanti kalau laper juga dia makan!"


Samuel bersama Mamahnya pun berlalu pergi menuju meja makan. Namun gadis itu memasuki kamarnya, ia membuka pintu kamarnya menggunakan kunci cadangannya.


Dan terkejutnya ia saat melihat ada seseorang yang sedang tertidur di kamarnya. Ia mulai berjalan menghampiri berniat untuk melihat siapa dia.


"Hei, kamu siapa?" tanyanya yang membuat Salsa terbangun dari tidurnya. Ia mengerutkan keningnya heran menatap gadis yang sedang berdiri di depannya.


"Kamu siapa? Ngapain tidur di kamarku?" tanyanya lagi.


"Ah m-maaf, aku tidak tau jika ini kamarmu. Pria jahat itu yang menculikku dan mengurungku di sini tanpa alasan," ucap Salsa sambil menunduk. Ia beranjak dari tempat tidurnya berniat untuk turun dari sana.


"Kau tak perlu turun, sudah di sana saja. Sepertinya kau sedang sakit," ujar gadis itu sambil mendudukkan dirinya di bibir ranjang di dekat Salsa.


"Apa yang kamu maksud tadi Bang Sam? Apa dia selalu jahat sama kamu?"


Salsa mendongakkan kepalanya, ia menatap gadis di depannya sambil berkata, "Awalnya dia sangat jahat, bahkan dia selalu menyiksaku. Aku juga tidak tahu apa salahku, padahal aku tidak mengenalnya," jawabnya lalu kembali menundukkan kepalanya.


"Maafkan Abangku yah, sebenarnya aku juga tidak suka dengan Abangku yang sekarang. Dia sangat kasar sama perempuan, tapi asal kamu tahu sebenarnya dulu dia sangat baik. Bahkan sama perempuan sangat lembut, berbeda sekali dengan sekarang!" jelasnya


"Kalau boleh tau kenapa dia jadi seperti itu?" tanya Salsa penasaran.


" .... "

__ADS_1


>Bersambung....


__ADS_2