Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
S2~ Episode 155


__ADS_3

Assalamu'alaikum.


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


Di sebuah ruangan. Kini terlihatlah Salsa baru selesai di periksa, tetapi ia masih pingsan.


"Kakak sih di bilangin ngeyel banget. Sekarang jadi kayak gini kan. Ayo dong bangun Kak, kalau sampai Ayah sama Bunda tahu pasti aku di omelin!" oceh Gibran sambil mengelus-elus punggung tangan Kakaknya lembut.


Sam yang sedari tadi melihat itu merasa cemburu. Namun ia juga merasa penasaran karena sedari tadi Gibran menyebut Aca dengan sebutan Kakak.


'Siapa dia sebenernya? Sedari tadi dia terus memanggil Aca Kakak. Dan juga perasaan tadi dia bilang Ayah Bunda?' batin Sam bertanya-tanya.


Karena merasa penasaran, Sam berniat menanyakan siapa dia sebenernya. Namun saat ingin membuka mulutnya tepat sekali tiba-tiba ...


Cklek!


"Assalamu'alaikum!"


"Wa'alaikumsalam!" jawab mereka serempak. Sontak semuanya langsung menoleh.


"Om, Tante," sapa Sam sambil tersenyum begitupun dengan Aqila.


"Sam kamu di sini? Mamah Papah kamu abis ngobrol sama kita, barusan ke ruangan kamu kayaknya nyariin deh. Ternyata kamunya ada di sini," ujar Salma.


"Oh ya udah Om, Tante kalau gitu Sam pamit dulu takut di cariin. Kita duluan yah, assalamualaikum! Ayo Qila," sahut Sam, sebelum mengajak Adeknya pergi ia sampet menoleh ke arah Salsa sebentar. Sebenarnya ia tidak ingin cepat pergi, tapi ia juga tidak bisa lama-lama di sana karena merasa sangat panas.


"Wa'alaikumsalam."


"Mari Om,Tante," ucap Aqila sambil mendorong kursi roda Abangnya. Ia membungkuk sambil tersenyum manis ke arah Jaka dan Salma.


Setelah kepergian mereka, Jaka dan Salma berjalan menghampiri Gibran yang sedari tadi diam saja sedang mencari cara agar Ayah Bundanya tidak tahu jika Salsa tadi pingsan dan tidak minum obat.

__ADS_1


"Gibran, Kakak kamu tidur?" tanya Salma yang membuat Gibran menghela nafas dan mulai menoleh dengan perlahan.


"I-iyah Bunda," jawabnya pelan.


"Apa dia sudah minum obat?" tanyanya lagi yang membuat Gibran bingung harus jawab apa.


"S-sudah Bunda, abis makan dan minum obat tadi Kak Salsa langsung tidur. Katanya capek mau istirahat," jawab Gibran berbohong.


'Maafin Gibran karena telah berbohong Ayah, Bunda.' batin Sam merasa bersalah.


"Bagus deh kalau gitu, biarkan Kakakmu istirahat," ucap Salma dan berniat mengajak suaminya untuk duduk di Sofa.


Namun tiba-tiba Salsa mulai menggerakkan tangannya dan ia mulai membuka matanya perlahan. Gadis itu menatap ke sekelilingnya, lalu ia mencoba untuk duduk.


"Hmmm, Ahkk kepalaku sakit sekali!" pekik Salsa sambil memegangi kepalanya yang sontak membuat Jaka dan Salma langsung menoleh.


"Salsa?!" mereka langsung menghampiri Putrinya dan membantunya duduk.


"Kakak jangan banyak gerak dulu. Mending sekarang Kakak minum obatnya. Kata Dokter Kakak belum pulih, jangan kecapek'an dan harus rajin minum obat. Ini ada obat penambah darah juga, Kakak darahnya rendah jadi sering pusing. Minum dulu ini biar cepet sembuh," ujar Gibran sambil membantu Kakaknya untuk nyender.


"Kak tolong kali ini aja ngerti, aku gak mau Kakak malah pingsan kayak tadi lagi!" ujar Gibran tanpa sadar.


"Apa?! Jadi Kakak kamu tadi pingsan?!"


"A-ayah B-bunda? M-maafin aku ... Sebenarnya Kakak tadi memang pingsan pas mau keluar nyari angin. Sebelumnya dia tidak mau minum obat, ya aku gak bisa maksa," jelas Gibran sambil menunduk.


"Kamu ini seharusnya jangan berbohong! Dan kamu juga Nak, minum obatnya yah biar cepet sembuh!" pinta Salma.


"Tidak mau Bunda."


"Nak, kamu itu bukan anak kecil lagi. Masa kalah sama anak kecil di luaran sana yang penyakitan. Mereka minum obat bahkan sampe setiap hari gak pernah bosan, karena ingin sembuh. Dan kamu masa kalah sama mereka? Apa kamu gak pengen sembuh?" ujar Jaka.


"B-bukan begitu Ayah ... Ah baiklah mana obatnya. Sebenarnya aku ingin cepat-cepat keluar dari tempat ini! Aku sudah tidak betah, pengap lama-lama di sini!" sahut Salsa yang membuat Salma langsung mengambil obat dan memberikan kepadanya. Yang di terima dan si minum dengan paksa oleh gadis itu.

__ADS_1


🌹🌹🌹


Sedangkan di ruangannya Sam.


"Sam, kamu bilang ke Papah katanya suka sama Salsa? Kapan kamu akan melamarnya?" tanya Papahnya Sam tiba-tiba memecahkan keheningan mereka yang sedari tadi sibuk masing-masing.


Sontak Sam langsung menoleh dan menatap Papahnya, "A-apa maksud Papah? Dia sekarang udah punya Cowok Pah!" jawab Sam.


"Kata siapa Salsa punya cowok? Yang Papah tahu dia tidak punya Cowok. Orang Papah abis ngobrol tadi sama orang tuanya, dia gak bilang tuh Salsa udah punya cowok," ujar Papahnya.


"Tapi Pah, sedari tadi dia terus nemenin Aca. Dia juga kelihatan perhatian!" ucap Sam kesal mengingat perhatian Gibran ke Salsa yang ia lihat tadi.


"Siapa?" David mulai berpikir, dan tidak lama ia malah tertawa, "Hahahaha ... Hahaha, kamu itu lucu yah Sam. Hahaha ..."


"Ih Papah kenapa ketawa?!" kesel Sam.


"Hahaha, ya kamu abisnya. Cemburu sama Adeknya sendiri. Gak ada yang lain apa?" ledek David yang membuat Sam merasa malu karena yang ia cemburui ternyata itu adalah Adeknya Salsa.


"Hahaha, tau tuh Abang sedari tadi mukanya kelihatan kesel banget lihat Kak Salsa di pegang-pegang Adeknya," sahut Aqila ikut meledek.


"Makanya kalau suka itu cepetan lamar. Nanti malah keburu di ambil orang!" ujar Mamahnya.


"Mmm, sebenarnya Sam juga sangat ingin melamar Aca. Sam ingin segera memiliki Aca, tapi Sam takut ... Sam takut dia gak mau nerima Sam," ucap Sam sambil menunduk.


"Sam sangat takut dia tidak akan nerima karena dia juga gak cinta sama Sam. Lagian dia masih belum memaafkan Sam," lanjutnya sambil menatap Mamah Papahnya dengan mata berkaca-kaca.


"Kata siapa? Salsa sudah memaafkan kamu kok. Dan soal cinta gampang, cinta pasti akan tumbuh dengan sendirinya jika selalu bersama. Asal kamu yakin akan melamarnya, kita pasti bantu kok. Kamu tenang aja," ujar Papahnya.


"Serius?! Wah terimakasih Mah, Pah. Secepatnya Sam akan melamar Aca. Sam gak sabar ingin memiliki Aca, Sam ingin melindungi Aca seperti dulu lagi," ucapnya.


>Bersambung ....


Sorry baru up, sebenarnya kemarin juga udh nulis di draft tapi lupa malah keluar akun NT nya, jadi ke hapus hikss;)

__ADS_1


Pokoknya maaf deh jika banyak typo bertebaran. Soalnya nulisnya tengah malem, udh ngantuk beut 😴


Jan lupa follow Ig ;@risma_ayu315


__ADS_2