
Assalamu'alaikum.
~HAPPY READING~
🐣🐣🐣
Tiba-tiba pintu terbuka yang menampakkan seorang Pria muda. Salma menatapnya heran sambil mengerutkan keningnya, "Siapa kamu?!"
"Tante?!"
Pria itu langsung berlari kecil ke arah Salma sambil terisak, "Tante maafin Sam Tante! Sam benar-benar nyesal udah buat Aca jadi seperti ini," ia menatap ke arah Salsa dengan mata sayu. Lalu menundukkan kepalanya dengan air mata yang terus mengalir, ia benar-benar benci dirinya sendiri.
"Jadi kamu yang udah buat anak saya jadi seperti ini?!" Sam mendongakkan kepalanya lalu mengangguk pelan sambil kembali menundukkan kepalanya.
"Maafin Sam Tante ..." rilihnya.
"Kamu udah buat Salsa terbaring lemah seperti ini dan sekarang dengan mudahnya kamu minta maaf?!! Saya gak habis pikir, sebenarnya apa salah anak saya sampe kamu menculiknya dan sekarang malah melukainya hingga seperti sekarang ini?!!" tanya Salma sedikit meninggikan suaranya.
"Maafin Sam Tante ... Sam gak bermaksud melukai Aca! Sam benar-benar nyesal ..." Sam memohon kepada Salma sambil menciumi punggung tangan wanita itu. Namun dengan cepat Salma menepis tangannya.
__ADS_1
"Jangan sentuh saya dengan tangan kotormu itu!!! Lebih baik pergi saja kamu!!! Saya tidak butuh maafmu!!!" usir Salma yang tidak di gubris oleh Sam ia tetap memohon kepada Salma.
"Ada apa ini? Kenapa berisik sekali?" tanya Jaka yang terbangun dari tidurnya karena merasa terganggu. Ia mulai berjalan menghampiri mereka.
Sam menoleh, tanpa rasa malu dan tidak peduli dengan dirinya yang di kenal sebagai Mafia kejam yang sangat cuek dan dingin. Ia langsung berlutut di kaki Jaka sambil memohon sama seperti kepada Salma tadi.
"Om maafin Sam ... Sam benar-benar gak bermaksud untuk buat Aca jadi seperti ini. Maafin Sam juga karena gak tepatin janji Om dulu yang nyuruh Sam buat jagain Aca," mohon Sam yang membuat Jaka mengerutkan keningnya heran.
"J-jadi kamu yang udah buat kamu seperti ini? Dan ternyata kamu adalah Sam anaknya David?" tanya Jaka tidak percaya yang di balas anggukan kecil oleh Pria yang masih berlutut di kakinya.
"Maaf Om Sam gak tau kalau itu Aca ... Sam benar-benar nyesal. Seharusnya Sam jagain Aca, bukan malah nyakitin dia," rilihnya.
"Kamu culik dia gitu aja dan sekarang kamu kembalikan dia dengan kondisi seperti ini?! Selama kamu menculiknya, apa kamu tidak memikirkan perasaan orang tuannya?!" Sam kembali menggeleng lemah.
"Yang pasti kita sangat khawatir dan asal kamu tahu! Gara-gara kamu culik Salsa istri saya jatuh dari tangga karena terlalu cemas memikirkannya! Dan sekarang dia baru sadar dari komanya, kamu sudah menyuguhkan Salsa dengan kondisi sangat buruk! Itu membuatnya semakin stress! Om benar-benar kecewa sama kamu Sam! Kamu udah berubah, tidak seperti Sam yang dulu!" ujar Jaka yang membuat Sam semakin terisak.
"Maafin Sam Om ... Sam benar-benar minta maaf Hikss ..."
"Bangun!!" Jaka membantu Sam untuk bangkit agar tidak berlutut lagi, "Sekarang kamu pergi! Jangan pernah temuin kami sebelum kamu benar-benar sudah merubah diri kamu menjadi lebih baik lagi!" pinta Jaka. Sam hanya terdiam sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Kamu dengarkan suami saya nyuruh apa?!! Sekarang pergiii!!!" usir Salma.
Sam hanya pasrah, ia menyalami tangan Jaka dan Salma. "Sam pamit Om, Tante sekali lagi maafin Sam. Sam janji akan mencoba merubah diri Sam menjadi lebih baik lagi," pamitnya dan dengan berat ia mulai melangkahkan kakinya.
Sebelum benar-benar keluar dari ruangan itu ia menatap Salsa dengan sendu, "Maafin Kak Sam Aca, semoga kamu cepat sembuh."
Setelah kepergian Sam, Jaka menghampiri istrinya dan langsung memeluknya.
"Aku benar-benar gak nyangka Sam jadi seperti itu," gumamn Jaka sambil mengelus-elus punggung istrinya agar lebih tenang karena dari tadi marah-marah terus.
"Aku mau ngomong sesuatu sama kamu," ucap Salma serius yang membuat Jaka mulai meregangkan pelukannya.
"Apa sayang?" Jaka mengerutkan keningnya heran menatap wajah serius istrinya.
"Kita pindah saja dari sini! Kita bawa anak-anak kita jauh dari negara ini!" ujar Salma serius yang membuat Jaka terdiam memaku.
>Bersambung ....
Sorry jarang update;v
__ADS_1