Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
S2~ Episode 164


__ADS_3

Assalamu'alaikum.


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


☘️ Flashback beberapa bulan yang lalu ☘️


Di sebuah perusahaan Jepang, di ruang meeting. Terlihatlah ada beberapa perusahaan yang sedang meeting penting membahas kerjasama.


"Baik segini aja dulu, silahkan istirahat sebentar dan nanti di lanjut meeting lagi," semuanya pun berdiri dan saling berjabat tangan.


Mereka berhamburan keluar, namun tidak dengan Salsa dan direktur dari perusahaan Dirgantara Group. Salsa yang sedang membereskan berkas-berkas miliknya merasa sangat risih karena terus di tatap dengan senyuman nakal oleh Direktur tersebut. Kebetulan ia menyuruh sekretarisnya untuk istirahat duluan dan ia memilih untuk di sana dulu sambil membereskan berkasnya.


Salsa yang merasa sangat risih beranjak dari tempat duduknya. Ia tersenyum tipis lalu bergegas pergi. Namun baru saja melangkah tiba-tiba Pria itu langsung menariknya dan mendorongnya di pepetkan ke tembok.


"Ahk!! A-ada a-apa tuan?" tanyannya gugup karena Pria itu semakin mendekatkan wajahnya.


"Kau sangat cantik," ucapnya sambil mencolek dagu Salsa lembut. Lalu kembali mendekatkan wajahnya ke bibir Salsa berniat menciumnya. Melihat itu dengan cepat Salsa menutupi bibirnya dengan rapat menggunakan kedua tangan.


Dirga merasa sangat kesal, namun ia mencoba menghilangkan rasa kesalnya. Ia tersenyum smrik, "Kenapa cantik?" tanyanya sambil dengan lancangnya tangannya meremas buah dada Salsa dan tangan satunya mengelus pahanya.


"Ahkk anda jangan kurang ajar tuan!! Anda berbuat begini ke saya, lihat saja saya tidak akan tinggal diam!! Ckk, tidak Sudi sekali berkerjasama dengan direktur mesum seperti anda!!" tegas Salsa sambil mendorong tubuh Pria itu kencang dan langsung berlalu pergi menuju kamar mandi.


Dalam kamar mandi Salsa mencuci tangannya di wastafel sambil memikirkan kejadian barusan. Ia mengepalkan tangannya tidak terima dengan perlakuan Pria itu.


"Dasar Pria br3ngs3k, baru bertemu saja dia sudah lancang menyentuhku! Bagaimana jika sudah bekerjasama?! Pokoknya aku harus bisa membatalkan kerjasamanya, tidak sudi rasanya bekerjasama dengan direktur mesum seperti itu!!"


"Argghhh, jujur saja aku sangat kesal dengan lancangnya dia menyentuhku! Tapi mau gimana lagi tidak ada yang bisa di sesali, ingin sekali rasanya aku menonjok wajahnya!!" kesal Salsa sambil mengacak-acak rambutnya frustasi.


"Ah aku lupa, aku harus segera mengambil rekaman cctv di ruangan itu!" ucap Salsa tiba-tiba kepikiran dan dengan cepat langsung kembali menuju ruang rapat.


Namun sebelum masuk ke dalam Salsa mengecek terlebih dulu apa Pria itu ada di sana pikirnya. Karena merasa tidak ada ia pun langsung masuk ke dalam dan mengambil rekaman cctv beberapa menit yang lalu. Ia memindahkan rekamannya ke leftopnya, Salsa menatap layar leftopnya sambil mengepalkan tangan. Sebenarnya ia tidak ingin memperlihatkan itu ke siapapun, tetapi jika tidak seperti itu ia akan tetap bekerjasama dengan direktur br3ngs3k itu, ia sangat tidak Sudi!


Tidak lama meeting pun kembali di mulai. Semua direktur dari beberapa perusahaan dengan anggota lainnnya masuk berhamburan menuju ruang meeting untuk melanjutkan meeting tadi yang tertunda.


Setelah lama berbincang-bincang.


"Baik, apakah semuanya setuju dengan yang saya jelaskan tadi?"


"Saya izin berbicara, saya ingin membatalkan saja kerjasama dengan perusahaan Dirgantara Group!!" usul Salsa yang membuat semuanya mengerutkan keningnya heran.


"Kenapa Nona? Padahal bekerjasama dengannya sangat menguntungkan lho?" tanya direktur dari perusahaan lain.


"Memang menguntungkan, tapi apa untungnya jika direkturnya saja seperti itu!" Salsa menghela nafas berusaha memberanikan dirinya walaupun sedari tadi terus di tatap tajam oleh Pria br3ngs3k itu. Sedangkan yang lainnya mengerutkan keningnya bingung tidak mengerti maksud Salsa.

__ADS_1


"Baru saja bertemu sekali dia sudah lancang menyentuh saya bahkan berani ingin melecehkan!" ujar Salsa memberanikan dirinya sendiri, sebenarnya sedari tadi tubuhnya bergetar hebat.


"Apa yang kau katakan Nona?! Tidak mungkin direktur Dirga seperti itu!"


"Iyah, perasaan sedari tadi dia bersama saya!"


"Y-yang mereka katakan benar, anda jangan asal menuduh Nona. Saya sudah memiliki istri dan bahkan ingin memiliki anak!" elak Dirga membela diri sambil mencoba menghilangkan gugupnya.


"Anda jangan menuduh sembarangan Nona! Bisa saja Anda mengatakan seperti itu hanya ingin menjatuhkan perusahaan Dirgantara Group!"


Semuanya tidak percaya dengan ucapan Salsa, inilah yang gadis itu takutkan jika ia tidak memiliki bukti.


"Saya berbicara serius, jika tidak percaya ini buktinya!" Salsa memperlihatkan rekaman cctv yang ada di leftopnya ke semua orang yang ada di sana.


Melihat Vidio itu membuat semuanya terkejut tidak percaya dan langsung menatap ke arah Dirga yang sekarang kebingungan.


'Ah sial, gara-gara melihat kecantikannya aku sampe lupa dengan cctv!' umpat Dirga dalam hati.


"I-ini t-tidak seperti yang kalian li-hat ..."


"Saya benar-benar tidak percaya direktur muda dan sukses dari perusahaan Dirgantara Group ternyata kelakuannya seperti ini padahal istrinya sedang hamil! Saya juga ingin membatalkan kerjasamanya dengan anda, buat apa bekerjasama dengan pemimpin sepertimu!"


"Ya saya juga ingin membatalkan! Sangat menjijikkan!"


"Saya juga!"


Sahut yang lainnya dan gara-gara masalah itu membuat meetingnya tidak berjalan dengan lancar.


Gara-gara kejadian itu juga nama Dirgantara Direktur perusahaan itu tercemar buruk dengan kelakuan mesumnya. Semua perusahaan menolak bekerjasama dengannya karena sudah mengetahui tentang kelakuannya. Bahkan perusahaannya sekarang terancam bangkrut. Hingga suatu hari di halaman depan sebuah rumah terlihatlah sepasang suami istri yang sedang bertengkar.


"Sayang, ini tidak benar mereka hanya ingin menjatuhkanku! Aku bisa jelasin!" ucap seorang Pria sambil mencoba mengejar istrinya yang terus berjalan sambil menangis.


Perempuan itu berbalik ke belakang menatap wajah suaminya sendu, "Tidak benar apanya?! Sudah jelas namamu tercemar buruk!! Aku tidak menyangka kelakuanku seperti itu!! Sebenarnya aku kurang apa di matamu hah?! Bahkan aku sedang mengandung anakmu, apa kamu tidak memikirkan perasaanku hikss?! Aku benci kamu!" ujarnya lalu langsung berlari meninggalkan kediamannya tidak tau mau kemana.


"Sayang tunggu!! Jangan berlari kamu sedang hamil!!" teriak Dirga sambil terus mengejar istrinya.


Wanita itu tidak peduli, ia terus berlari tanpa tau mau kemana. Bahkan portal jalan kereta pun ia terobos walau sudah di tahan karena kereta mau lewat sudah sangat dekat.


"Ahkk perutku! Ahk sa-kit ..." ringisnya tiba-tiba merasakan sakit di tengah-tengah jalan kereta, yang kebetulan dimana kereta api sudah dekat akan lewat. Ia tidak sanggup lagi berjalan karena perutnya sangat sakit.


"Ahkk sa-kit hikss ..."


"SAYANG!! KAMU BERTAHAN AKU AKAN MENYELAMATKANMU DAN ANAK KITA!" teriak Dirga berniat ingin berlari menyelamatkan istrinya. Namun malah di tahan oleh penjaga portal dan warga lainnya.


"Jangan Mas itu bahaya!! Keretanya sudah semakin dekat!!" cegah warga, sedangkan yang lainnya semuanya terlihat sangat panik tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena kereta semakin dekat.

__ADS_1


"LEPASIN!! SAYA MAU MENYELAMATKAN ISTRI DAN CALON ANAK SAYA!! LEPASIN HIKS!" Dirga mencoba memberontak namun tetap saja warga tidak mau melepaskannya hingga beberapa meter lagi kereta sudah sangat dekat..


Ting-nong-ting-nong!!


"Ahk sa-kit Mas ..." wanita itu masih berdiri mematung sambil memegangi perutnya. Ia menoleh ke belakang menatap suaminya sendu lalu tersenyum tipis sambil melambaikan tangannya. Dan ...


BRUK!!


Kereta itu melaju dengan kencangnya dan menabrak tubuhnya hingga terpental lumayan jauh, tetapi untung saja terpental ke jalan kereta sampingnya. Membuat wanita itu tidak terlindas kereta api tersebut.


"AHK!"


"SYILA!!!" teriak Dirga melepaskan lengan yang masih di pegangi warga dan langsung berlari menghampiri tubuh istrinya yang tergeletak dengan berlumuran darah segar.


"Sayang bangun hikss ... Kamu bertahan yah, aku yakin kamu selamat! Kita ke rumah sakit sekarang!" ujarnya berniat menggendong tubuh istrinya.


"M-mas ..." panggil wanita yang bernama Syila itu sambil menggeleng pelan.


"Kenapa sayang?! Aku yakin kamu selamat! Kamu bertahan yah, kamu pasti selamat!" ucapnya yakin.


Wanita itu mencoba mengangkat tangannya mencoba menggapai wajah suaminya. Ia mengelusnya lembut sambil tersenyum. Dirga yang merasa nyaman langsung memegangi tangan istrinya, ia tempelkan ke wajahnya dan sesekali ia cium.


"M-maaf-in a-aku ... b-be-lum b-bi-sa ja-di i-is-tri y-yang ba-ik b-bu-at k-kamu ..."ucapnya terbata-bata.


"Sayang kamu ngomong apa sih, kamu adalah istri yang paling sempurna bagiku!"


"K-kamu j-ja-ga di-ri b-ba-ik ba-ik ... I l-lo-ve y-you ..." ucapnya lalu ia mulai menutup matanya perlahan.


"Sayang!! Sayang bangun hei, aku yakin kamu selamat!! Bangun aku mohon ..."


Salah satu warga yang sedari tadi hanya melihat mulai mengecek denyut nadi, hidung Syila dan ternyata wanita itu sudah tiada.


"Innalilahi wainnailaihi Roji'un! Dia sudah tiada ..."


"Enggak ... Enggak mungkin ..." ucapnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, "TIDAK MUNGKIN HIKSS! TIDAK MUNGKIN!!!!" teriaknya tidak percaya.


"Sayang bangun hikss ... Ku mohon jangan tinggalin aku!! Ku mohon hikss ..." ie memeluk tubuh istrinya sangat erat sambil terus terisak.


'Ini semua gara-gara gadis itu! Lihat saja aku tidak akan membiarkan hidupnya bahagia! Lihat saja kau!' batinnya sambil mengepalkan tangannya.


Ya setelah kepergian istri dan calon anaknya. Dirga selalu berlarut dalam kesedihan. Ia selalu menyalahkan Salsa atas kematian istri dan calon anaknya. Ia sangat benci Salsa, hingga suatu hari ia mencoba bangkit dan setelah berbulan-bulan semenjak kepergian orang yang di cintainya. Ia berniat membalaskan dendamnya, ia tidak ingin membiarkan Salsa hidup bahagia. Bahkan ia mencoba membunuh Salsa namun gagal karena Sam menolongnya. Tetapi ia tidak menyerah dan terus membuat hidup gadis itu tidak tenang.


☘️ Flashback off ☘️


>Bersambung ...

__ADS_1


Sorry jika ada banyak typo. Ngantok soalnya ini buatnya jam 3 wkwkwk 😴 Pokonya Flashbacknya begono;)


__ADS_2