Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
S2~ Episode 111


__ADS_3

Assalamu'alaikum.


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


"Refan!! Dimana Salsa?!" tanya Salma menghampiri Refan yang baru saja keluar dari sebuah ruangan.


Memang Salma sudah sadar dan ia memaksa suaminya untuk melihat Putrinya yang sudah selesai di operasi sekitar satu jam yang lalu.


Refan yang sedang menunduk langsung mendongakkan kepalanya, "Ta-tante?" rilihnya sambil menatap Salma yang terlihat berantakan sendu.


"Dimana Salsa?!" tanya Salma sekali lagi.


"D-di dalam sama Gibran Tante. Dia baru selesai di operasi dan sekarang belum sadar," jawabnya.


"Bagaimana ceritanya? Apa yang sebenarnya terjadi?! Kenapa Salsa bisa seperti ini?!" tanya Salma sedikit meninggikan suaranya. Memang ia sangat setres sekarang, apalagi kondisinya yang belum pulih.

__ADS_1


Jaka hanya bisa menghela nafas sambil mencoba menenangkan istrinya. Ia menarik Salma ke dalam pelukannya dan mengelus-elus pundaknya lembut.


"M-maafin Refan Tante. Ini semua memang salah Refan, kalau enggak nolongin Refan pasti Salsa tidak akan seperti ini. Jadi sebenarnya ...." Refan menceritakan semua dari Salsa di culik gara-garanya dan sekarang gadis itu jadi seperti ini karena nolongin dirinya. Ia juga menceritakan siapa yang telah menembak Salsa.


"Awalnya Tante senang lihat Salsa punya teman. Dan Tante kira kamu bisa melindunginya, tapi ternyata itu salah. Setelah berteman dengan kamu dia malah menderita! Ini semua gara-gara kamu! Gara-gara kamu Salsa jadi seperti ini, hikss ..." ujar Salma sambil mendorong-dorong tubuh Refan. Pria itu hanya bisa terdiam sambil menundukkan kepalanya, memang ini salahnya. Jika saja Salsa tidak dekat dengannya dan tidak menolongnya pasti dia tidak akan seperti ini sekarang.


"Sayang hei, kamu lagi sakit! Jangan seperti ini, jangan pernah menyalahkan Refan. Dia gak sepenuhnya salah, mungkin ini sudah takdir. Sebaiknya kita berdo'a saja agar di berikan kesembuhan untuk Salsa dan kamu juga," ujar Jaka sambil mendekap tubuh mungil istrinya agar menghentikan semuanya.


Salma mencoba memberontak sambil terisak, "Lepasin! Biarkan aku kasih dia pelajaran! Dia memang salah! Kamu jangan bela dia! Gara-gara dia Salsa jadi seperti ini!"


"Sekali lagi Refan minta maaf Om, Tante. Gara-gara Refan Salsa jadi seperti ini."


"Kamu tidak usah minta maaf, ini gak sepenuhnya salah kamu. Maafin istri Om juga, sepertinya dia sangat frustasi makanya jadi seperti ini. Apalagi kondisinya yang masih belum pulih," ujar Jaka sambil mengelus-elus punggung istrinya yang masih terisak di dalam pelukannya.


"Refan?!" tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya membuat Jaka dan Refan langsung menoleh.


Terlihatlah seorang laki-laki kira-kira seumuran dengan Jaka bersama seorang wanita yang sedang menyandarkan kepalanya di dadanya. Sepertinya wanita itu sedang sakit, wajahnya saja terlihat pucat.

__ADS_1


Sedangkan Refan terkejut melihat kedua orang tersebut, begitupun dengan Jaka.


"Mami?! Papi?! Kalian ngapain di sini?!" tanya Refan yang membuat Jaka semakin terkejut. Ia menatap Refan dengan penuh tanda tanya.


"Papi yang seharusnya tanya sama kamu. Kamu kemana aja selama ini gak pulang-pulang?! Gak ngasih kabar juga! Papi cariin di rumah Oma kamu juga gak ada. Lihat nih Mami kamu sampe sakit karena mikirin kamu," ujar Pria yang di panggil Papi oleh Refan.


"Reza?! Jadi Refan ini anak kamu?!" tanya Jaka masih tidak percaya.


"Jaka?! Iyah, kamu kenal dia?!" sahut Reza sama terkejutnya karena baru menyadari ternyata Pria yang sedang bersama anaknya adalah Jaka, saudara tirinya.


"K-kalian saling kenal?!" tanya Refan bingung. Reza dan Jaka mengangguk dan saat mereka ingin menjawab tiba-tiba Salma melepaskan pelukannya ketika mendengar nama Reza.


"Jadi dia anak kamu?!" tanya Salma yang di angguki oleh Reza. Ia menatap Refan dan Reza bergantian, tiba-tiba saja ia teringat dengan perbuatan Mamah tiri suaminya dulu bersama seorang anak kecil yang telah membuat tangan kiri Putrinya lumpuh.


Kejadian beberapa tahun yang lalu terbayang kembali di pikirannya. Ia tidak akan pernah melupakannya, rasa benci kepada Nenek lampir itu alias Mamahnya Reza atau Mamah tirinya Jaka semakin besar. Apalagi setelah tahu yang membuat Putrinya menjadi seperti ini sekarang adalah cucu dari Nenek lampir tersebut.


>Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2