
Assalamu'alaikum.
~HAPPY READING~
🐣🐣🐣
Jaka membaringkan tubuh istrinya di Sofa yang ada di ruangan Putrinya. Lalu mengambil minyak kayu putih yang ada di nakas. Ia membalurkan ke bagian dada, kening dan menciumkannya ke hidung istrinya.
"Sayang, ayo bangun dong! Kamu tuh kalau sakit kenapa gak bilang sih sama aku? Kalau kayak gini kan malah buat aku khawatir," ucap Jaka khawatir.
Tidak lama Salma membuka matanya yang membuat Jaka langsung tersenyum senang, "Kamu udah sadar? Kamu kenapa sih bikin aku khawatir aja?"
Salma mencoba untuk merubah posisinya menjadi duduk sambil memegangi kepalanya yang masih terasa pusing, "Pelan-pelan sayang," ucap Jaka sambil membantunya untuk duduk.
"Coba cerita, kamu kenapa? Apa ada yang sakit?"
"Aku gapapa kok, cuman sedikit pusing aja. Mungkin kecapek'an kali karena kurang istirahat. Tau sendiri kan aku jarang tidur karena jagain Salsa. Di tambah lagi aku lagi puasa dan gak sempet sahur," ujar Salma.
"Kalau kayak gitu kamu buka aja yah, jangan di paksain. Kamu lagi sakit, lihat tuh muka kamu aja pucat gitu," pinta Jaka yang di balas gelengan kepala oleh Salma.
"Aku beneran gapapa, aku masih kuat kok," ucap Salma.
"Kalau lagi sakit mendingan jangan puasa aja dulu. Jangan di paksain sayang, nanti yang ada kamu malah tambah sakit. Emangnya kamu gak kasihan apa lihat anak kita seperti itu? Kalau kamu sakit siapa yang bantu aku urus dia?" ujar Jaka sambil menatap ke arah Putrinya sendu.
Salma terdiam dan ikut menatap Putrinya sendu, "Mau yah? Aku beliin makanan dulu buat kamu. Kamu tunggu di sini dulu gapapa kan?" ujar Jaka lagi yang di balas anggukan kecil oleh Salma.
"Beneran gapapa kan? Ya udah kamu tunggu di sini dulu yah, aku pamit sebentar. Assalamu'alaikum," ucap Jaka sambil mengecup kening istrinya sekilas.
"Wa'alaikumsalam."
Setelah kepergian suaminya, Salma memilih berjalan dengan tertatih menuju Putrinya yang sedang tertidur. Ia terduduk di kursi samping brankar lalu menatap sendu wajah imut Salsa sambil mengelus-elus keningnya lembut.
"Cepat sembuh yah sayang, Bunda kangen banget main bareng kamu, sholat bareng, mengajarkan kamu ngaji. Bunda kangen banget bercanda dan tertawa bareng kamu," rilih Salma sambil meneteskan air matanya karena sedih melihat tangan kiri Putrinya yang sekarang lumpuh.
'Bunda benar-benar gak tega lihat kamu seperti ini sayang. Bunda juga gak tau gimana reaksi kamu setelah tahu kalau sebelah tangan lumpuh. Bunda benar-benar gak bisa membayangkan. Apa kamu akan menerimanya? Atau kamu malah membenci diri kamu sendiri?' batin Salma terisak sambil menggenggam sebelah tangan putrinya dan memejamkan matanya sejenak.
"Bunda? Bunda kenapa nangis? Bunda cakit? Kok mukanya pucat?"
__ADS_1
Salma membuka matanya lalu menghapus air matanya cepat. Ia tersenyum tipis menatap Putrinya yang ternyata sudah terbangun.
"Bunda gapapa sayang, kamu udah bangun? Mau apa hmm? Mau makan lagi? Atau mau beli apa nanti Bunda beliin?" tanya Salma sambil tersenyum mengelus-elus puncak kepala Putrinya.
"Caca ndak mau apa-apa Bunda. Ayah mana?" sahut Salsa yang malah menanyakan Ayahnya.
"Lagi beli makanan buat Bunda," jawab Salma.
"Bunda ndak puaca?" tanya Salsa sambil mengerutkan keningnya heran.
"Bunda lagi sakit sayang, Bunda juga gak sempat sahur. Jadi untuk sementara Bunda gak puasa dulu deh," jawab Salma.
"Oh ya udah Bunda cepet cembuh yah bial bica puaca lagi," ucap Salsa.
"Kamu juga cepet sembuh dong sayang," sahut Salma sambil tersenyum manis.
Cklek!
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumcalam, Ayah udah balik lagi? Mana makanan buat Bundanya Ayah?" ujar Salsa yang membuat Jaka tersenyum.
"Ndak Ayah Caca udah kenyang, bial Bunda aja curuh makan. Bial dia cepat cembuh," pinta Salsa, "Bunda makan yah?"
"Ya udah sini biar aku makan, kamu gak akan tergoda kan lihat aku makan? Jangan mau yah," gurau Salma.
"Astagfirullah, gak dong sayang. Nih di makan yah, mau aku suapin?" tawar Jaka yang di balas gelengan kepala oleh Salma.
"Sup apaan nih? Kok baunya kayak gini?" tanya Salma sambil mencium aroma sup yang sudah siap di makan.
"Bau gimana? Coba kamu cobain aja dulu, udah aku beli nasinya tadi sekalian tuh. Ayo cepat di makan, jangan lupa baca do'a sama minum dulu," ujar Jaka yang hanya di turuti oleh istrinya.
Dan baru saja setengah suap Salma mencicipi supnya tiba-tiba ia merasa mual. Salma menaruh sup dan nasinya begitu saja dan langsung berlari menuju kamar mandi rumah sakit yang ada di ruangan tersebut.
"Huwekkk ... Huwekkk ..."
"Salma?!" Jaka langsung berlari menghampiri istrinya menuju kamar mandi.
__ADS_1
Sedangkan Salsa hanya bisa menatap Ayah dan Bundanya khawatir, "Bunda tenapa yah?" tanyanya sambil melamun.
Cklek!
"Assalamu'alaikum, eh cucu Oma udah siuman ternyata? Gimana keadaannya sayang?" ucap Bu Sazkia yang baru saja datang bersama suaminya.
"Wa'alaikumcalam Oma, Opa. Caca baik-baik aja kok," jawab Salsa sambil tersenyum.
"Ayah sama Bunda kamu mana sayang?" tanya Pak Devan sambil celingak-celinguk mencari anak dan menantunya.
"Ayah cama Bunda di kamal mandi, Bunda lagi cakit. Tadi pas mau makan cup malah mual," jawab Salsa.
"Iyahkah sayang? Bunda kamu sakit ap--"
"Sayang maaf yah Ayah tinggal dulu sebentar mau panggil Dok-- Eh Mamah? Papah? Kapan datangnya?" ujar Jaka yang baru sadar dengan kehadiran mertuanya. Ia baru saja keluar dari kamar mandi dengan menggendong tubuh istrinya yang kembali pingsan.
"Baru saja, istri kamu kenapa?" sahut Bu Sazkia.
"Gak tau Mah, mungkin kecapek'an kali. Oh iyah aku titip Salsa dulu sebentar gapapa kan Mah Pah? Jaka mau periksa Salma dulu," ujar Jaka yang di angguki mertuanya.
"Silahkan, semoga aja Istri kamu baik-baik aja yah."
Jaka tersenyum, "Sayang Ayah tinggal dulu bentar yah. Mau periksa Bunda kamu takut kenapa-napa," ucapnya kepada Putrinya.
"Iyah Ayah gapapa Caca cama Oma cama Opa aja. Cemoga aja Bunda baik-baik aja yah," sahut Salsa.
Tidak mau membuang-buang waktu, Jaka pun memilih untuk segera membawa istrinya untuk segera di periksa. Ia takut terjadi sesuatu dengan istrinya.
>Bersambung ...
Sorry jika alurnya lambat;v
Takutnya ada yang bingung sama season 2 nya. Katanya tentang mafia tapi kok kek gini Thor? Nah tenang aja ini masih nyeritain masa kecilnya yah guys, nanti juga author buat tentang mafia seperti di sinopsis yg Author bilang.
Cerita ini nyeritain tentang gadis yang memiliki tangan kiri lumpuh dan seorang mafia kejam. Coba yg belum tau sinopsis season 2 lihat lagi deh.
Dahlah jan lupa sebelum/sesudah membaca biasakan pencet tombol LIKE karena LIKE itu gratis lho guys 🤗 Makasih 🙏🥰
__ADS_1
...see you guys ❤️...