Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
Episode 18


__ADS_3

Assalammu'alaikum.


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


"Aduh ini teh apa kok kenyal gini?" gumman Jaka pelan.


"Tapi kok enak yah," ucap Jaka yang malah memainkannya dan karena penasaran pria itu pun sedikit membuka penutup matanya.


"Astagfirullah hal adzim! Sadar Jaka, Sadar ... Walaupun dia istri kamu, tapi gak seharusnya kamu mainin dia pas lagi tidur kayak gini," ucap Jaka istighfar sambil mengelus-elus dadanya.


Karena tidurnya sangat pulas sampe-sampe Salma masih belum bangun juga. Ya memang Jaka memainkannya dengan sangat hati-hati. Tidak mau membuang-buang waktu, Jaka pun kembali ke niat awalnya untuk menggantikan baju Salma.


Usai menggantikan baju, ia berjalan menuju sofa dan mulai merebahkan tubuhnya. Karena sudah mengantuk, dengan perlahan Jaka mulai memejamkan matanya dan tak lama ia pun sudah masuk ke alam mimpi.


***


"Nggak ... Nggak ... Pergi kamu, jangan ganggu aku! Pergi kamu!" teriak Salma ketakutan yang masih memejamkan matanya.


Mendengar suara Salma berteriak membuat tidur Jaka terganggu. Ia pun mulai membuka matanya, dan berjalan menghampiri istrinya yang sepertinya sedang bermimpi buruk.


"Salma bangun ... Kamu kenapa?" panggil Jaka lembut sambil mengangkat tangannya berniat untuk menepuk-nepuk pipinya.


"Ya ampun panas banget! Salma ... bangun ..." ucap Jaka panik sambil menyentuh dahi manis Salma.


Salma yang masih memejamkan matanya malah menggeleng-gelengkan kepalanya, "Nggak ... Nggak ..." teriaknya terlihat ketakutan.


"Salma, hei kamu kenapa?"


"HAH! Hosh ... Hosh ..." gadis itu tiba-tiba terbangun dengan nafas yang memburu.


"Tenang, tenangin diri kamu dulu. Sekarang tarik nafas ... Buangkan ... Lakukan itu sampai kamu benar-benar sudah tenang," pinta Jaka berusaha menenangkan yang langsung di turuti oleh Salma.


"Sekarang udah tenang?" tanya Jaka yang di balas anggukan kecil oleh istrinya, "Coba cerita sama saya, kamu teh mimpi apa sampe teriak ketakutan kayak gitu?"


Salma melihat keselilingnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Namun tiba-tiba ia langsung berhambur ke dalam pelukan Jaka sambil menangis.


"Kamu kenapa? Coba cerita sama saya?" tanya Jaka sambil mengelus-elus punggungnya.

__ADS_1


"Hikss-hikss ... Aku mimpi, Tante Kun yang tadi datang dan dia mau celakai aku. Hikss ..." jawab Salma sambil menangis yang masih memeluk Jaka semakin erat.


"Hahaha, kamu ini ada-ada aja. Mungkin kamu kecapek'an, jadi sampe kebawa mimpi kayak gitu. Udah yah sekarang tenang dulu," ujar Jaka sambil meregangkan pelukannya.


"Kamu mau kemana?!" tanya Salma yang melihat Jaka ingin beranjak dari ranjang.


"Badan kamu panas, jadi saya teh mau ambil kompresan buat ngompres kamu," jawab Jaka.


Salma langsung menarik tangan Jaka dan kembali masuk ke dalam pelukannya, "Gak usah! Aku gak mau di tinggal sendirian, kamu di sini aja. Aku takut," ucapnya yang terlihat masih ketakutan.


'Tumben ngomongnya lembut, biasanya juga sering kasar.' gumman Jaka dalam hati.


"Kamu kenapa diem aja?" tanya Salma kepada Jaka, yang melihat pria itu malah terdiam.


"Ah gak, gapapa. Sekarang mendingan kamu tidur lagi yah, ini masih malam. Baru jam 2," pinta Jaka lembut yang di angguki oleh Salma.


Gadis itu pun kembali merebahkan tubuhnya, "Janji gak bakal tinggalin aku di sini kan?" tanyanya memastikan ketika ingin menutup matanya.


Jaka hanya tersenyum, ia mulai mengelus-elus puncak kepalanya agar gadis itu sedikit tenang, "Iyah saya gak bakal tinggalin kamu kok. Sekarang tidur yah, jangan lupa baca do'a dulu biar gak mimpi buruk lagi," ucapnya lembut.


Salma hanya mengangguk dan tidak lama kemudian ia sudah kembali masuk ke alam mimpi. Tidak lupa sebelum tidur ia membaca do'a terlebih dahulu.


"Saya lebih suka bahasa kamu kayak gini, gak kasar. Tapi sayangnya mungkin cuman kali ini aja pas kamu lagi ketakutan, besoknya pasti kasar lagi. Apalagi saya yang sudah lancang gantiin baju kamu, pasti besoknya udah kena amuk ini mah," ucap Jaka sambil memandang wajah cantik istrinya.


Kini Jaka baru saja selesai melaksanakan sholat tahajud dan witir, ia sedang berdzikir. Namun tiba-tiba di kejutkan oleh Salma yang kembali mengigau.


"Jangan! Aku mohon jangan!" teriak Salma masih memejamkan matanya.


Merasa tidak tenang Pria itu pun langsung menghampiri istrinya, "Ya ampun malah semakin panas, gak bisa di biarin ini mah," ucap Jaka panik ketika menyentuh kening manis Salma yang sangat panas.


Karena khawatir demamnya akan semakin tinggi Jaka pun bergegas menuju dapur. Sekitar lima menit kemudian ia telah kembali dengan membawa air beserta kain berniat untuk mengompres istrinya.


Di saat Jaka sedang asyik mengompres kening manis Salma. Tiba-tiba wanita cantik itu kembali berteriak dengan keadaan mata masih terpejam.


"Jangan, jangan tinggalin aku sendirian di sini! Aku mohon jangan! Aku takut ..." teriaknya sambil geleng-geleng kepala.


"Hei kamu gak sendirian kok, ada saya di sini yang temanin kamu," ucap Jaka lembut.


Tiba-tiba Salma menarik tangan Jaka dan langsung memeluknya. Jaka yang terkejut hanya terdiam dan tangannya refleks mengelus-elus pucuk kepala Salma dengan sangat lembut.

__ADS_1


"Walaupun pernikahan kita karena terpaksa, tetapi di mata hukum kita sudah Sah menjadi suami istri. Pernikahan kita suci. Saya memang belum mencintaimu, tapi saya akan berusaha untuk mencobanya. Saya janji akan menjadi suami sekaligus imam yang baik buat kamu dan saya janji akan merubah kamu agar menjadi perempuan yang baik-baik," ucap Jaka dan tidak lama ia sudah terlelap dengan posisi Salma yang masih memeluknya.


***


Pagi menjelang, adzan subuh berkumandang saling menyahut di setiap mesjid yang ada seantero kompleks. Seorang gadis menggeliat kecil sambil membuka matanya secara perlahan.


"Mmm, ini apa sih ganggu banget!" ucapnya sambil meraba-raba keningnya yang masih di kompres.


"Hah?! Kompresan?" tanyanya heran.


"Perasaan tadi malam aku bukan pake baju ini deh? Dan yang aku inget juga lagi ada di mobil bak," banyak pertanyaan yang melintas di pikirinnya.


Karena merasa bingung ia menatap ke sekelilingnya, dan ketika ingin merubah posisinya menjadi duduk Salma Tiba-tiba merasakan ada sesuatu di atas perutnya.


"Apaain sih berat banget!" ucap Salma sambil berusaha untuk melihatnya, "Hah, tangan siapa ini?" tanyanya bingung, dengan perlahan ia menoleh ke samping. Dan ...


"Aaaaaa! Jakaaaaaa! Kurang ajar Lo!!" teriak Salma sambil memukul-mukul wajah Jaka memakai bantal.


"Aduh, aduh ... Ampun! Kamu teh kenapa teriak-teriak?" ucap Jaka yang baru saja terbangun karena terkejut. Ia berusaha untuk menghentikan istrinya yang terus memukulinya.


"Kurang ajar Lo! Dasar laki-laki br*ngs*k! Lo pasti abis ngapa-ngapain gue kan?!" ujar Salma.


"Ngapa-ngapain gimana maksudnya?!" tanya Jaka bingung.


"Jangan pura-pura gak tau deh Lo! Pasti Lo udah macam-macam kan sama gue?! Lo lihat, yang gue inget semalam gue ketiduran di mobil bak. Dan perasaan gue juga bukan pake baju ini deh. Terus Lo juga ngapain tidur di sini?! Sambil peluk-peluk gue segala lagi!" oceh Salma.


"S-Salma ini ga--"


Plak!


Tangan Salma melayang ke wajah tampan Jaka, memberikan satu tamparan yang menyakitkan.


"Hah udahlah, gue tahu pasti Lo udah apa-apain gue kan? Iyah kan? Hikss ... Hikss ... Dasar LAKI-LAKI BR*NGS*K! B*JING*N!" ujar Salma sambil memberikan penekanan pada kata laki-laki br*ngs*k dan b*jing*n.


Merasa tidak terima karena Salma yang telah menamparnya dan memakinya seperti itu. Jaka langsung mengepalkan kedua tangannya, rahangnya mengeras dan matanya memerah. Ia menatap wanita di hadapannya tajam.


>Bersambung....


Komedinya libur dulu yah🤭 Episode kali ini jangan di banyakin komedi deh, author kagak punya ide 🤣 Insyaallah nanti di episode selanjutnya ada komedinya deh🥰

__ADS_1


Dahlah, Jan lupa sebelum/sesudah membaca pencet tombol LIKE karena LIKE itu gratis lho.


...See you guys ❤️...


__ADS_2