Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
S2~ Episode 87


__ADS_3

Bubur sumsum dalam gelas


Assalamu'alaikum guys ...


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


Setelah Gibran sampai di kelas, tepat sekali bell berbunyi menandakan sudah waktunya masuk kelas. Dan tidak lama guru pun datang bersama murid baru.


"Selamat pagi anak-anak!"


"Pagi Pakkkk!" jawab semua siswa/i serempak.


"Ya anak-anak sekarang kita kadatangan teman baru. Silahkan perkenalkan!" ucap Pak Bambang kepada murid seorang gadis yang berdiri di sampingnya.


"Hallo semuanya salam kenal, Aku Renata. Panggil aja Rere," ucapnya sambil tersenyum.


"Njirr manis beut senyumnya," gumman para cowok.


"Yaelah manisan juga senyum gue," sahut salah satu siswi.


"Pede banget sih! Halu lu!"


"Udah semuanya diam! Renata sekarang kamu cari tempat duduk yang kosong.


Rere hanya mengangguk lalu ia mulai berjalan mencari bangku yang kosong. Namun semuanya terlihat sudah penuh tidak ada yang kosong. Ia menatap keselilingnya bingung, dan tak lama pandangannya terhenti tepat di tempat duduk paling pojok dan paling belakang yang terlihat ada satu bangku yang kosong.


Gadis itu tersenyum, "Kayaknya itu kosong deh? Aku coba samperin aja deh," gummannya sambil berjalan menuju tempat tersebut.


"Hai, boleh duduk di sini?" tanyannya kepada cowok yang sedang menunduk sambil membaca buku.


Cowok itu menoleh, lalu kembali menatap bukunya tanpa menjawab pertanyaan dari Rere.


'Cowok yang tadi? Ternyata aku sekelas?' batinnya senang. Ya ternyata cowok itu adalah Gibran.


Gibran terlihat akrab dan selalu banyak omong di depan keluarganya. Namun tidak jika di sekolah, ia selalu cuek dan dingin sama seperti Kakaknya.


"Mmm, apakah boleh?" tanya Rere lagi untuk memastikan.

__ADS_1


"Duduk aja apa susahnya sih?!" ketusnya tanpa melihat ke arah Rere.


"Hmm, makasih," ucap Rere pelan sambil mendudukkan dirinya di sebelah Gibran.


Guru pun memulai pelajaran, dan selama belajar hanya ada keheningan. Guru yang asyik menerangkan, sedang para siswa-siswi hanya fokus mendengarkan. Ada banyak juga yang tidur karena masih mengantuk, apalagi jika pelajaran Pak Bambang malah semakin bikin ngantuk.


Jika Pak Bambang sudah mengajar suka asyik sendiri. Hanya menerangkan saja hingga Kodok berubah jadi Jangkrik. Tanpa memberikan tugas. Dan tak terasa bell istirahat pun telah berbunyi.


"Mau ke kantin bareng ngg--" belum sempat Rere ngomong Gibran sudah selesai membereskan bukunya dan berlalu pergi gitu aja.


"Hmm, dia kenapa sih? Apa gak suka sama aku?" gummannya, "Bodo ah mending ke kantin beli minum, haus nih," tidak mau membuang-buang waktu Rere pun memilih untuk ke kantin sendirian. Karena ia juga belum punya teman, jadi memilih sendirian.


Setelah sampai di kantin ia hanya membeli es Boba. Dan setelah selesai memilih untuk langsung kembali ke kelas.


Brukk!


"Aww!"


"Sorry, gue buru-buru!" ucap seseorang yang menabrak Rere dan langsung pergi begitu saja.


Sedangkan Rere masih terdiam sambil menunduk karena mendapatkan tatapan tajam dari Gibran. Ya memang Rere tertabrak tepat sekali pas sedang melewati tempat duduk Gibran. Pria itu terlihat marah karena es yang sedang di pegang Rere tumpah di bajunya.


"Lo bisa gak sih kalau jalan lihat-lihat?!! Baju gue basah nih!!!" bentak Gibran.


"M-maaf, tadi gak sengaja. Aku bersihin yah?" Rere langsung mengambil tisu di atas meja dan langsung membersihkan baju Gibran.


"Ckk, gak usah!" Gibran menepis tangan gadis itu kasar lalu berlalu pergi. Sedangkan Rere masih terdiam, ia menundukkan wajahnya malu karena di tatap oleh seisi kantin.


*****


Sedangkan di sisi lain, di rumah Jaka dan Salma. Salsa terlihat sudah rapi, ia berniat untuk berangkat kampus. Memang hari ini ia ada kelas siang, makanya jam segini baru mau berangkat.


"Bunda Salsa berangkat dulu yah, Assalammu'alaikum!" pamitnya sambil menyalami tangan Bundanya.


"Iyah hati-hati, wa'alaikumsalam!"


Salsa pun berangkat ke kampus di antar oleh supirnya. Dan tidak membutuhkan waktu lama ia telah sampai di kampusnya.


"Hai, kelas siang?" sapa Refan yang sedang bermain basket. Namun ketika melihat Salsa ia langsung menghampirinya. Yang membuat para kaum hawa merasa iri dan kesal kepada Salsa.

__ADS_1


"Oh hai, iyah," sahut Salsa.


"Masuk jam berapa?" tanya Refan lagi.


"Sekitar dua puluh menitan lagi," jawab Salsa sambil tersenyum. Ya sekarang Salsa tidak cuek lagi sama Refan.


"Hmm, kantin yuk! Aku traktir deh," ajak Refan.


"T-tap---"


"Udah ayo," ajak Refan lagi yang membuat Salsa hanya pasrah.


"Wih gak nyangka gue, cepet juga yah si bos dapatin hatinya. Gue kira gak bakal bisa dia, dah pasti lu bakal kalah nih Cik! Siap-siap rugi besar nih, sapa suruh nantangin si Bos sih!" ucap Gio kepada Ciko yang sedari tadi melihat kedekatan mereka dari kejauhan.


"Ckk, tenang aja Lo lihat aja nanti! Cuman senjata api mah kagak ada apa-apanya buat gue!"


'Lo lihat aja nanti Fan, gue tau Lo pake cara licik. Dan asal Lo tau gue gak sebodoh yang Lo pikir, ngapain juga gue buang-buang uang gue hanya karena taruhan konyol ini. Ckk, gak bakal sudi gue habisin uang gue!' batin Ciko sambil tersenyum kecut.


Sedangkan di kantin terlihat Refan dan Salsa yang sedang makan Bakso. Sedari tadi Refan terus menggobali Salsa yang membuat gadis itu merasa malu.


Sedangkan para kaum hawa yang melihatnya merasa tidak suka melihat mereka sangat dekat. Memang kebetulan ini jam istirahat yang membuat kantin sangat ramai.


"Eh itu bukannya Salsa si gadis lumpuh itu yah? Ngapain dia deket-deket sama Refan? Kecentilan banget sih tuh cewek!"


"Tau tuh, kalau Clara tahu pacarnya lagi sama dia pasti marah besar!"


Begitulah bac*tan orang-orang yang tidak suka melihat mereka.


BRAKK!!


Tiba-tiba ada orang yang menggebrak meja Refan dan Salsa. Yang membuat semuanya sontak langsung menoleh.


"Heh!! Lo ngapain dekat-dekat sama pacar gue?!! Gak tahu malu banget yah Lo?!!!" bentak Clara, primadona kampus yang katanya pacaran sama Refan. Ia mengambil air di meja dan langsung menyiramkannya ke wajah Salsa.


Byurr!


>Bersambung ....


Eh guys Ciko kan katanya bakal kasih senjata api ke Refan kalau dia menang. Ingat yah guys, jangan nganggap hanya senjata api. Btw gitu" juga harganya bejibun lho😂

__ADS_1


__ADS_2