
Assalamu'alaikum.
~HAPPY READING~
🐣🐣🐣
Seminggu setelah kecelakaan Papahnya dan syukuran tujuh bulanan kehamilan Salma. Sampai sekarang Jaka belum tahu kondisi Papahnya, memang istrinya yang selalu melarangnya karena masih sakit hati dengan Bu Ica yang sudah menampar dan memarahinya.
Kini Jaka dan Salma baru saja selesai berbelanja pakaian dan barang-barang baby yang belum sempat mereka beli waktu itu.
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang. Jalanan macet, karena memang hari ini hari weekend. Jaka menoleh ke samping melihat istrinya yang terlihat kelelahan.
"Tidur aja dulu, perjalanan masih jauh," ujar Jaka sambil menyelipkan anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.
"Gak ngantuk," sahut Salma.
"Tapi kamu kelihatannya lelah, perjalanan juga masih panjang. Macet lagi," ucap Jaka perhatian. Memang akhir-akhir ini hubungan mereka semakin romantis, Salma yang selalu manja dan juga Jaka yang perhatian.
"Hmm, oh iyah gimana perusahaan?" tanya Salma mengalihkan pembicaraan.
"Baik-baik aja, perusahaannya semakin maju berkat Papah kamu. Dia juga mengajarkanku tentang banyak hal. Jadi semakin ngerti tentang perkantoran," jawab Jaka yang memang ia sudah bekerja kembali di kantor mertuanya.
"Jadi kangen kerja lagi, udah lama di rumah terus. Bosan," rilih Salma.
"Kamu kan lagi hamil, jadi jangan kerja dulu. Lagian nanti kalau udah lahiran juga aku gak bakal biarin kamu kerja. Biar aku saja yang nafkahi kalian, itu kan memang sudah tugasku sebagai suami. Dan tugas kamu sebagai istri cukup di rumah saja layani aku dan jaga anak-anak kita nanti," ujar Jaka.
"Tapi aku kan gak bisa urus anak, bahkan gendong anak kecil pun aku gak pernah," ucap Salma.
"Kamu ini gimana sih? Udah mau punya anak masa gak bisa gendong anak kecil? Ya belajar dong, pokonya aku gak mau anak kita di urus baby sitter. Aku mau kamu sendiri yang urus," tutur Jaka.
"Kok kamu maksa sih, emang aku gak bisa urus anak. Lagian aku hamil juga masih belum siap punya anak," sahut Salma.
"Kalau belum siap kenapa gak bilang dari dulu? Kenapa baru sekarang pas kamu udah hamil?" tanya Jaka sewot.
__ADS_1
"Auk ah, kamu gak ngertiin banget sih! Udah tahu aku ini perempuan seperti apa, jangankan urus anak! Masak atau nyapu pun gak bisa!" ketus Salma langsung mengalihkan pandangannya.
Di saat Jaka membuka mulutnya ingin berbicara, tiba-tiba ponselnya berdering. Jaka mengurungkan niatnya, ia menghela nafas lalu mengambil ponselnya melihat siapa yang menelpon.
Keningnya berkerut melihat nama yang tertera di layar ponselnya, "Reza?" ia berpikir sejenak lalu wajahnya tiba-tiba berubah mengingat sesuatu.
"Ya ampun, hari ini dia kan menikah! Kenapa bisa lupa sih?!" gummannya sambil menepuk jidat.
Call on.
"Hallo Rez, maaf yah Aku lupa kalau hari ini kamu sama Sherin nik--"
"Pernikahannya di undur jadi Minggu depan, karena Papah masih belum pulih!" Reza memotong pembicaraannya.
"Papah masih sakit? Aku ke sana yah!"
"Gak usah nanti yang ada malah di marahin lagi sama Mamah gue! Nanti Minggu depan diem-diem datang aja ke acara pernikahan gue," ujar Reza.
"Hmm, oke deh semoga lancar acara pernikahannya yah. Maaf gak bisa bantuin siapin semuanya."
"Makasih, wa'alaikumsalam!"
Call off.
Jaka menaruh kembali ponselnya, lalu ia menoleh ke arah istrinya yang sepertinya masih ngambek. Memang akhir-akhir ini Salma sering banget ngambek, mungkin sensitif karena hormon kehamilannya. Dan gak tau kenapa Jaka juga kadang jadi sering ikutin sewot yang membuat mereka kadang romantis dan kadang juga bertengkar tidak jelas.
Cukup lama menunggu, akhirnya mobil yang ia kemudi pun bisa jalan. Memang macet karena weekend, banyak yang berpergian dan di tambah lagi sepertinya ada kecelakaan yang membuat jalanan macet.
Sekitar satu jam kemudian. Akhirnya mereka pun telah sampai di rumah kediaman Alexander. Sedari tadi hanya ada keheningan di antara mereka. Dan terlihat Salma yang langsung turun dari mobil tanpa berkata-kata.
Karena khawatir, Jaka pun langsung bergegas turun dan mengejarnya. "Sal, tunggu dong! Aku gak suka didiemin kayak gini!" teriak Jaka masih berusaha mengejar istrinya.
Salma tidak menghiraukannya, ia tetap berjalan cuek meninggalkan suaminya. Karena capek Salma pun memilih untuk istirahat di sofa yang ada di ruang keluarga. Ia memejamkan matanya sejenak sambil menarik nafas. Memijat pelipisnya yang terasa sedikit pusing.
__ADS_1
"Sal jangan marah lagi dong, maaf ... Aku tau aku salah tadi, aku gak ngertiin kamu!" ujar Jaka yang tiba-tiba sudah merebahkan kepalanya di paha istrinya.
Salma membuka matanya melihat suaminya yang kini sedang asyik tiduran di pahanya sambil mengelus-elus perutnya lembut, "Diem ih!"
"Jangan marah lag lagi yah, plisss ..." mohon Jaka dengan wajah imut yang di buat-buat.
"Hmm, iyah aku maafin!" ucap Salma, "Boleh nanya?"
"Tanya apa?" sahut Jaka balik bertanya sambil menautkan kedua alisnya.
"Kamu di Singapura ngapain aja?"
"Belajar bahasa Inggris, jalan-jalan, belajar mobil dan belajar yang lainnya juga!" jawab Jaka.
"Hmm, kamu enak bisa bersenang-senang di sana sama wanita lain. Lah Aku di sini ngurung diri di kamar selama berbulan-bulan, bahkan aku sempat frustasi mau bunuh diri dan juga gugurin anak ini," ujar Salma yang membuat Jaka semakin merasa bersalah.
Jaka langsung merubah posisinya menjadi duduk menghadap istrinya, "Maaf ... Hanya itu yang bisa ku katakan. Jangan di bahas lagi yah, kamu gak usah terlalu banyak pikiran. Kan aku udah kembali lagi, aku janji bakal bahagian kamu dan anak kita nanti. Pokoknya kita harus selalu bersama dalam masalah serumit apapun itu," ucapnya sambil menangkup wajah cantik Salma sendu.
"Ekhem-ekhem ..."
Mendengar itu membuat Jaka langsung melepaskan tangannya dari wajah cantik istrinya. Mereka langsung menoleh yang ternyata sudah ada kedua mertuanya dan juga Omanya yang berdiri di belakang mereka.
"Cieee ... So sweet banget! Yang dulu sering berantem terus sekarang jadi pasangan romantis niye! Udah mau punya momongan lagi, langgeng terus yah ..." sindir Bu Sazkia yang membuat Jaka dan Salma salting karena terciduk yang mereka kira sedang bermesraan.
>Bersambung ....
Holla guys, maaf yah baru update 🙏 Aku baru sembuh kemarin sakit. Oh iyah maaf juga kalau ceritanya makin gaje, aku kagak punya ide lagi. Suerrrrrrr ✌️😭😭 Kayaknya ceritanya bakal di percepat deh, season 1 mau ku tamatin. Nanti lanjut season 2. Gapapa yah guys 😅
Oh iyah sambil nunggu aku update, mampir juga yuk di karya Kak Siti. Pastinya lebih menarik dan bikin baper juga lho guys 🤗
~Terpaksa Menikah Muda
__ADS_1
>Siti humairah Azzahra
Dahlah seperti biasa, sebelum sesudah membaca biasakan pencet tombol LIKE karena LIKE itu gratis lho guys ❤️