Suamiku Anak Pembantu

Suamiku Anak Pembantu
S2~ Episode 85


__ADS_3

Bubur sumsum dalam gelas


Assalamu'alaikum, guys ...


~HAPPY READING~


🐣🐣🐣


"Hallo Om, kenalin saya Refan temannya Salsa!"


"Oh hai," sahut Jaka yang tersadar dari lamunannya.


Drrtt-drrtt-drttt!


Tiba-tiba terdengar suara ponsel Refan yang berdering. Yang membuat semuanya langsung menatap ke arah Refan.


"Eh Om Tante, Salsa aku angkat telfon dulu yah. Permisi," ujar Refan yang di balas anggukan kecil oleh mereka. Refan pun mulai menjauh, sedangkan Salma dan Jaka memilih untuk menghampiri Putrinya.


"Oma?" gumman Refan sambil menatap layar ponselnya.


Call on.


"Hallo sayang, kamu apa kabar? Gak kangen sama Oma?" terdengar suara orang di seberang sana.

__ADS_1


"Kangen dong Oma," sahut Refan.


"Ya udah kamu udah pulang ngampus kan? Ke sini sekarang! Oma mau kasih kejutan sama kamu," ujar Omanya.


"Kejutan apa Oma?" tanya Refan penasaran.


"Kalau di kasih tau sekarang bukan kejutan dong. Udah pokoknya gak mau tau, kamu ke sini sekarang!"


Tut-tut-tut!


"Oma? Hallo?!"


Panggilan di akhiri dengan sepihak oleh Omanya. Yang membuat Refan merasa kesal karena penasaran dengan kejutan yang di maksud Omanya.


"Maaf Om, Tante, aku pamit pulang yah udah sore soalnya," pamit Refan sambil menyalami tangan Salma dan Jaka. Memang sebenarnya Refan itu anaknya kadang sopan kepada orang yang lebih tua karena di ajari oleh orang tuanya. Namun kalau soal perempuan ia sangat suka mempermainkannya tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.


"Hati-hati yah Nak Refan, sekali lagi makasih banyak karena sudah nolongin Salsa," ucap Salma yang di angguki oleh Refan..


"Iyah sama-sama, Salsa aku pulang yah!" pamitnya lagi kepada Salsa. Refan pun berlalu pergi keluar dari rumah yang di antar oleh Salsa sampai depan.


"Gue kira gak segampang ini, ternyata mudah juga yah. Apalagi langsung dapatin hati orang tuanya. Gapapa dengan cara licik yang penting gue gak akan kalah dengan taruhan konyol ini!" gumman Refan sambil tersenyum smrik setelah masuk ke dalam mobilnya.


Teringat dengan ucapan Omanya tadi membuat Refan semakin penasaran. Ia pun segera melajukan mobilnya menuju rumah Omanya yang memang udah lama ia tidak berkunjung ke sana.

__ADS_1


Sekitar satu jam kemudian ia baru sampai di rumah Omanya. Memang jalanan yang macet karena jam segini banyak sekali para karyawan yang baru pulang kerja.


"Oma! Aku pulang! Oma!" teriak Refan langsung masuk begitu saja.


"Abangggg!!" teriak seorang gadis cantik yang berlari menghampiri dan langsung memeluknya begitu saja.


Refan terdiam sambil mengernyitkan dahinya heran. Siapa gadis ini? Kenapa dia tiba-tiba memeluknya gitu aja?


"Haii, kamu udah sampe? Cucu Oma makin tampan aja ternyata," ucap seseorang yang baru saja datang. Yang membuat Refan langsung melepaskan pelukannya.


"Oma? Iyah dong, Oma gimana kabarnya? Oh iyah kejutan apa yang Oma maksud tadi?" tanya Refan penasaran.


"Dia, kamu gak ingat siapa dia? Katanya dulu pengen banget ketemu sama dia," jawab Omanya sambil menunjuk seorang gadis yang tadi memeluknya.


"Siapa sih Oma? Jangan buat aku penasaran deh," sahut Refan.


"Abang gak ingat sama aku? Jahat banget sih!" ujar gadis tersebut sambil cemberut.


"Siapa sih?" Refan menatap kedua wanita tersebut semakin bingung.


"Dia ..."


>Bersambung .....

__ADS_1


Guys ikutin terus kelanjutannya yah😅 Maaf yah tentang mafia yg kejam"nya lama. Alurnya masih panjang guys, biarlah author yang menentukan 😌 Kalian cukup setia baca aja yah 🤣 Jangan lupa kasih like sama vote juga biar author tambah semangat 😌


__ADS_2