
Setelah kejadian tempo hari,situasi dirumah mencadi sangat canggung.Yang biasanya Ibu sering ngomel kini jadi pendiam.
Setiap April berpapasan dengan Ibu selalu diam.Ibu hanya berbicara jika hanya ada hal penting saja. April jadi merasa tak enak,April merasa bersalah.
Pagi ini April berencana meminta maaf pada Ibu.Dan sekaligus berterimakasih karena sudah merawatnya dan menyekolahkannya.
"Buuu" Panggil April menghampiri Ibu yang sedang didapur.
"hmm" Jawab Ibu tanpa menoleh,Ibu masih sibuk menata makanan ke rantang.
"Maafkan April ya Bu,maafkan April yang sudah membuat Ibu kehilangan dua wanita yang Ibu cintai.Maafkan April yang sudah menyusahkan Ibu.Hhu hu huuu uuu." Tangis April pecah,April berlutut memegang kaki Ibu memohon maaf dengan tulus.
Ibu diam tak menoleh.Tangannya pun terdiam memegang rantang.Pandangannya kosong,keluar air bening mengalir membasahi pipinya.
"Maafkan April yang tak tau diri ini Bu hu hu huuu.Terimakasih karena Ibu sudah mau merawat dan membesarkan April bu huuuuu huu." Ucap April ,bahu Ibu bergetar menahan tangis.
"Bangun!!" Ucap Ibu datarr.
"Tidak Buu..maafkan akuu." Ucap April mengeratkan pelukan dikaki Ibu.
"Bangun,aku sudah memaafkanmu.maafkan Ibu juga karena tak pernah memperlakukanmu dengan baik." Ucap Ibu berjongkok membantu April berdiri.
April memeluk Ibu untuk pertama kalinya,hangatt dan nyaman sekali.April merasakan tangan Ibu mengelus rambutnya lembut.hari ini April merasakan kasih sayang seorang Ibu..biarkan sejenak seperti ini.
"Sudah sudah jangan menangis." Ucap Ibu sambil tersenyum menatap April
"Buuu ibb..." Ucap Mira terpotong saat melihat April dan Ibu menangis.
"Kakak dan Ibu kenapa?" Ucapnya mendekat dan ikut memeluk.
"Gak papa dek" Ucap Ibu
"Sudah sudah,ini antar makanan dirantang untuk Nenek kalian.Ibu memasak sayur lodeh dan bandeng presto biar Nenek kalian bisa menyicipinya.Siapa yang mau mengantarkan April atau Mira hemm?" Sambung Ibu.
"Aku aja Bu yang antarr" Ucap April.
"Ini" Kata Ibu menyerahkan rantang pada April.
__ADS_1
"Aku ikut ya Kak" Kata Mira.
"Nggak usah,Mira dirumah aja ya" jawab Apri.
"Yaudah deh" Jawab Mira.
April mengambil rantang ditangan Ibu,tapi sebelumnya April ke kamar mandi dulu untuk mencuci wajahnya yang kusut sehabis menangis tadi.
April berjalan menuju rumah Nenek.jaraknya tak terlalu jauh,kira kira hanya berjarak 10 rumah dari rumah April.
"Assalamualaikim Nek,Nenekk" Panggil April didepan pintu.
"Waalaikimsalamm,siapa?" Tanya Nenek didalam rumah.
"Aprill nekk" Jawab April.
CEKLEK
"Oh cah ayuu,ayo masuk Nak" Ucap Nenek ramah.
"Ini buat Nenek,tadi Ibu masak sayur lodeh sama goreng bandeng presto.Biar Nenek nggak usah repot repot masak lagi untuk makan siang dan makan malam nanti Nek." Icap April tersenyum sembari meletakkan rantang di meja.
"Wahh harum bener bauknya Pril.Ibu kamu memang pinter masak,rasa masakannya pas dilidah Nenek." Kata Nenek.
"He he he iya Nek.Masakan Ibu memang paling juara." Kata April sambil mengangkat dua jempol tangannya dihadapan Nenek.Nenek tertawa melihat tingkah April.
April berjalan mengambil mangkuk dan piring di rak piring.
lalu dituang sayur lodeng dirantang ke mangkuk Nenek.Tak lupa juga dipindahkan bandeng presto ke piring,lalu April taruh semua dibawah tudung saji dimeja makan Nenek agar tidak dihinggapi lalat.
April bereskan rantangnya lalu pamit pulang pada Nenek.
"nek sudah ya,sayur dan lauknya sudah April pindahin dan sudah April taroh dimeja makan Nek." Kata April pada nenek.
"Jangan lupa ditutup pakek tudung saji ya Pril biar gak dihinggapi lalat.Trus ambilkan cobek didapur disamping kompor,taruh cobeknya diatas tudung saji ya,biar ikan bandeng prestonya nggak digondol kucing.Disini banyak kucing,kalo tudung sajinya ndak dikasih pemberat nanti kucingnya bisa buka sendiri." Ucap Nenek memperingatkan April.
"Oh gitu ya Nek,sebentar April ambil cobeknya dulu." Kata April sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil cobek.
__ADS_1
"Iya ndukk,ati ati cobeknya berat jangan sampai jatuh trus kena kakimu loh ya ndukk." Ingat Nenek
"Siyap Nek" Ucap april.
Aprio mengangkat cobek di meja,"Ternyata memang agak berat juga." Katanya
April meletakkan cobek itu diatas tudung saji,tepat ditengah tengahnya.
"Sudah Nek,April pulang dulu ya.April belum mandi soalnya he he he." Ucap April sambil terkekeh.
"Oalah,anak gadis sudah siang masih belum mandi.kalo males mandi nanti gak ada laki laki yang deketin kamu loh,karena kamu bauk kecut." Canda Nenek
"Aahh Nenek bisa aja sih..kan April maaih sekolah Nek." Kata April malu-malu.
"Gak papa to.Kan kalo ada yang deketin juga masih bisa sekolah kan ndukk."Jawab Nenek membela diri.
"Heehe..iya iya Nek,yaudah April pulang dulu ya Nek.Assalamualaikum Nek." Pamit April lalu menyalami tangan Nenek.
"Iya waalaikum salam,ati ati dijalan jangan sampai tersesat..hehehe." Canda Nenek
"Siap Nek" Jawab April dengan tangan yang diangkat ke pelipisnya seperti Polisi yang sedang hormat dengan komandannya.
April pulang,sesampainya dirumah April langsung menuju dapur.mencuci rantang yang kotor sekalian.
laku April berjalan kelemari mengambil baju dan hendak peegi mandi.
karena ini hari minggu jadi April bebas bermalas malasan dirumah.
.
.
.
.
.happy reading🤗
__ADS_1