Takdirku?

Takdirku?
Bapak pulang


__ADS_3

Setiap dua minggu sekali Bapak akan pulang.Hari ini tepat 2 minggu Bapak merantau dikota orang,sore nanti Bapak akan pulang.April senang,biasanya kalau Bapak pulang selalu bawa oleh oleh.Bapak sering bawa jajanan yang dia beli di jalan.


"Semoga kali ini Bapak pulang bawa lumpia isi wortel kesukaanku.Emmmmm,pasti sangat enak kalo dimakan hangat hangat" Gumam April mengingat Bapak akan pulang hari ini.


Pukul 3 sore,April menanti kepulangan Bapak,April duduk diteras depan,sesekali berdiri untuk melihat jalan memastikan Bapak sudah terlihat atau belum.April tak sabar,April rindu sekali.Rindu dengan lumpia yang akan dibawa Bapak,he he he.


April berbalik hendak duduk lagi menunggu Bapak pulang.Saat bokong teposku akan mencium kursi aku mendengar bunyi klakson


TIN TIN TIN..


"Bapak sudah datangg" Gumam April girang,April tak jadi duduk.April berdiri membukakan pagar untuk Bapak.


"Pakk.." Ucap Ibu menyalami Bapak yang masuk kerumah.


April dan Mira pun ikut menyalami Bapak.


"Pak,martabak manisnya ada?" Ucap Mira antusias.


"Jelas ada dong buat anak Bapak yang cantik" Ucap Bapak menggoda Mira.Bapak berjalan ke motor mengambil martabak manis kesukaan Mira.


"Sepertinya Bapak hanya membeli martabak manis kesukaan Mira saja" Gumam Aprul sedih.April tak berani bertanya ke Bapak,April takut Bapak marah.Walaupun selama ini Bapak selalu baik pada April dan tak pernah memarahinya.


"Apa April gak mau lumpia isi wortel yang masih panas ini?Hmm?Kok diam saja dari tadi" Goda Bapak mengagetkan April.Mendengar kata lumpia April menengok ke arah Bapak,dan benar saja,Bapak membawa satu kotak berisi lumpia yang masih panas.Mata April berbinar melihatnya.


"Mau Pak mau,makasi ya Pak" Ucap April senang.


"Yaudah Bapak kedalam dulu mau mandi ya" Ucap Bapak pergi.


"Kakak mau martabaknya tidak?" Tanya Mira.

__ADS_1


"Nggak dek buat kamu aja,kamu mau lumpia?" Tanya April pada mira.


"Mira minta dua ya kak,sepertinya enak..he he he" Ucap Mira malu malu.


"Iya ambil aja,ini banyak kok" Ucap April membuka kotak yang berisi lumpia.


"Makasi kak,Mira mau nonton you*ube sambil makan martabak dikamar dulu ya kak" Ucap Mira lalu pergi.


April lebih memilih berjalan keluar.Angin diteras sejuk,April ingin makan lumpia sambil duduk diteras depan.


Baru habis 3 lumpia Bapak datang.Bapak baru selesai mandi,


"Tolong buatin kopi Pril,kalo sudah bawa kemari ya" Ucap Bapak sambil ikut duduk diteras.


"Iya pak" Jawab April beranjak pergi ke dapur.


"Ini pak kopinya" Ucap April sambil meletakkan kopi yang mengekuarkan uap panas itu.


"Iya taruh dimeja saja,sini kamu juga duduk.!" Ujar Bapak.


"Iya pak" Jawab April.


"Bapak boleh minta lupianya satu?Buat temen ngopi sore" Ucap Bapak tersenyum.


"Boleh pak ambil saja,kan Bapak juga yang beli" Jawab april lalu mendorong kotak yang berisi lumpia kesamping cangkir kopi Bapak.


Bapak mengambil rokok disaku celananya,lalu mengambil korek api dimeja.Ditekan koreknya sampai mengeluarkan api lalu didekatkan di ujung rokoknya.Seketika asap keluar dari rokok yang dibakar Bapak.


"Ambilin asbak di bawah meja" Ucap Bapak,April diam lalu meletakkan asbak di atas meja.

__ADS_1


Diketukkan abu rokok Bapak pada asbak,lalu dihisapnya tembakau gulung itu sekali lagi.Diletakkan rokok dipinggiran asbak.Bapak mengambil kopi,menyeruputnya sedikit,lalu ditiup tiup agar lidahnya tak kepanasan.Bapak mengambil lumpia April lalu Bapak makan sambil sesekali menyeruput kopinya lagi.


April hanya diam mengamati langit sore yang berubah warna menjadi kemerahan.Angin berhembus menerbangkan poninya,sejuk sekali.


"Jadi Ibukmu sudah menjelaskan semuanya Pril?" Tanya Bapak sambil meletakkan cangkir kopinya.


April tau arah pembicaraan ini,tapi April pura pura bertanya tak mengerti,


"Soal apa pak?" Tanya April


"Soal Bapak dan Ibu yang bukan orang tua kandungmu" Ucap Bapak beralih menatap April.


April menunduk mendengar perkataan Bapak, April mengingat lagi hari dimana Ibu menjelaskan semuanya padanya.Dan hari itu pula sikap Ibu jadi baik pada April.


"He em" Jawab April mengangguk tersenyum simpul.


.


.


.


.


.


.


Bersammbungg

__ADS_1


__ADS_2