Takdirku?

Takdirku?
Teguran


__ADS_3

Satu bulan setelah lebaran.


April tengah memegang ponsel memandangi fotonya bersama Putra.April mengingat momen manis Putra yang selalu membuatnya mabuk kepayang.April ingat hangatnya bibir Putra saat menempel di pipinya.


April sangat merindukan Putra,karena selama satu bulan ini tak berjumpa.Intensitas chat dan telfon pun sudah tak sesering dulu.


Khayalan April tentang momen manis itupun buyar karena mendengar Kutbah jum'at yang menyita perhatiannya.


Suara seorang Ustad terdengar menggema dari microfon masjid.


"Para Jama'ah yang sangat saya cintai dan saya sayangi. Sebelum saya memulai ceramah ini, disini ada tidak yang sudah pernah menjalin suatu hubungan yang biasanya anak muda sekarang bilangnya pacaran atau bahasa gaulnya anak adalah komitmen. " Tanya Ustad pada jama'ahnya.


"Banyak Ustadd" Jawab Jama'ah serempak.


" Sebagian remaja menganggap bahwa pacaran merupakan kebutuhan pokok. Sebagian juga menganggap bahwa orang yang tidak memiliki pasangan merupakan golongan orang yang jomblo yang hidupnya ngenes karena tidak ada pasangan. Astagfirullah. Bagaikan lagu makan-makan sendiri, jalan-jalan sendiri, ngopi-ngopi sendiri, hidup pun sendiri.Apa sih yang bisa kita banggain dari pacaran? Pegangan tangan, Saling pandang memandang lawan jenis sepuasnya? Atau pasang status di facebook aku udah jadian." Tanya ustad pada jamaahnya.


"Tidakkk Ustadd"


"Pada dasarnya tidak ada hadist yang menyebutkan sama persis untuk tidak berpacaran atau pacaran itu haram, namun ada beberapa surat dan hadits yang melarang kegiatan-kegiatan yang di larang dalam ajaran islam." Jelas Ustad.


"Tolong tunjukkan dalil dan hadisnya Ustad" Tanya salah satu jamaah yang mengangkat tangannga.


Allah SWT berfirman :


وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلً


Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk". (QS.Al Isra ayat 32)


"Dalam surat tersebut sudah jelas bahwa Allah SWT melarang kita untuk mendekati zina apalagi sampai melakukannya, jelas-jelas lebih terlarang." Jelas Ustad melafalkan dalil yang tercantum pada Al-Qur'an.


"Tunjukan Hadis yang mendukung ayat tersebut ustad,agar kami paham betul tentang larangan berpacaran.Agar kami para orang tua dapat membimbing anak-anak kami untuk menjahui pacaran." Ucap Bapak jama'ah masjid.


Rasulullah SAW bersabda :


“Di tusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh itu lebih baik baginya dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya (bukan mahramnya) "HR. Ar Ruyani .

__ADS_1


"Meskipun kita tahu bahwa tidak semua yang berpacaran itu melakukan zina, namun tidak berlebihan juga jika kita menganggap pacaran itu mendekati zina. Zina sendiri dapat berupa zina mata, zina perkataan dan zina perbuatan." Jelas Ustad .


"Terdapat satu ayat lagi,pada QS. An Nuur ayat 30 yang Artinya :


“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara ***********; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.


"Maksud dari ayat tersebut sudah jelas bahwa pacaran yang identik dengan pandangan, berdekatan dan lain-lain tidak sesuai dengan perintah Allah SWT, untuk itu kepada semua laki-laki beriman diharapkan dapat menjaga pandangan dan menjaga diri, hendaknya setiap lelaki mukmin mengamalkannya dengan tidak menjalankan pacaran. Salah satunya dengan tidak bertemu dengan lawan jenis berduaan saja." Terang Ustad menyampaikan dalil pendukung lainnya.


"Oohhhhhh" Para jama'ah ber oh ria sambil.menganggukkan kepalanya.


"Jadi,peran orang tua sangat penting untuk menjauhkan anak-anaknya dari PACARAN.Karena pacaran merupakan hal yang dapat menjerumuskan remaja pada zina mata,zina ucapan,dan zina-zina lainyya.Sampai disini saja penjelasan saya semoga bermanfaat untuk para orang tua dalam mendidik anaknya.Akhirul kalam Wassalamualaikum wr.wb"


"Waalaikumsalam."


Suara pada microfon masjid berubah menjadi lantunan suara azan solat.


"Ya Allah,saat aku memikirkan kenangan manisku dengan Putra engkau menegurku dengan kutbah Jum'at yang aku dengarkan.Jadi selama ini aku sudah mendekati zina.Dan aku sudah sering dicium,bergandengan serta berpelukan dengan Putra.Ampuni hamba Ya Allah" Ucap April pelan menyadari teguran yang Allah sampaikan.


"Apa aku harus memutuskan hubunganku dengan Putra? Aku sangat mencintai Putra,aku tak mau kehilangannya.Ya Allah,izinkan saya bahagia bersama Putra,semoga kau mengirimkan Putra untuk menjadi suamiku kelak." Gumam April mantab tak akan memutuskan hubungannya dengan Putra.


"Bagaimana hubunganmu dengan Putra Pril?" Tanya Ibu yang tiba-tiba muncul mengagetkan April.


"Ehh...baik kok bu" Ucap April tersenyum lemah.Pasalnya,sudah satu bulan ini sikap Putra berubah padanya.


"Yasudah,Ibu kedapur dulu" Ucao Ibu lalu pergi.


"Kenapa Akhir-akhir ini Ibu dan Bapak sering menanyakan hal yang sama berulang-ulang?" Heran april menyadari tingkah orang tuanya.


April mengangkat bahunya tak ingin memikirkan hal tersebut.


...🌻🌻🌻...


Hari ini April pulang terakir karena April harus mencatat rangkuman yang tadi belum dia tulis.Saat jam pelajaran tadi,April dimintai tolong oleh pengurus perpustakaan untuk membantunya menata buku-buku paket yang baru datang


"Selesai,saatnya pulang" Ucap April membereskan buku dan beranjak untuk pulang.

__ADS_1


"Tumben sepi sekali" April melirik jam ditangannya, "Pantesan sepi,ternyata sudah jam 2.Aku terlalu asyik menulis sampai lupa waktu.Aku harus cepat pulang" Gumam April berlari kecil menuju parkiran.


Saat April hendak keluar dari parkiran bawah tanah sekolah.April mendengar suara seseorang dari balik dinding parkiran.


April merasa tidak asing dengan suara itu,April penasaran lalu melangkah perlahan ingin melihat orang yang sedang berbicang dibalik dinding.


"Apa kamu lebih memilih April dari pada aku?" Teriak suara wanita yang ada dibalik dinding.


April semakin penasaran saat mendengar namanya disebut.Ia semakin mantab untuk melihat siapa orang yang membicarakannya di balik dinding itu.


Tap Tap Tap Creekkkk.


Sialll,kenapa harua nginjak ranting sihh. Batin April


"Aduhhh gimana ini,bisa ketahuan aku" Gumam April panik sambil berjongkok.


"Siapa disana?" Teriak suara pria yang berada dibalik dinding.


April semakin bingung mendengar teriakan pria itu.Saat April menengok,Ia melihat ada seekor kucing.April mwndapatkan ide


"Miiiaawwwww" Ucap April menirukan suara kucing.April melempar kucing didekat dinding agar orang yang berada dibalik dinding mengira kucinglah yang membuat suara.


"Miiaawww miaawwww" Kucing mengeong sembari menjilati kaki depannya.


"Ohh cuma kucing" Guman kedua manusia itu.


Setelah aman,april berusaha mendekat lagi.Rasa penasarannya harus Ia tutaskan.April memegang pinggiran dindin,lalu menonjolkan sedikit kepalanya untuk mengintip.


DEGGG.


Jantung April serasa berhenti berdetak.April menutup mulutnya tak percaya.Perlahan bening putih membasahi pipinya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2