Takdirku?

Takdirku?
Persami part 3


__ADS_3

April bangun,dilihat jam yang tesorot lampu dari luar menunjukan pukul 11 malam.April ingat,setiap acara berkemah pasti akan ada PLB dan jelajah malam.April tak tau kegiatan tersebut akan dimulai pukul berapa,karena itu menjadi rahasia.April memutuskan untuk terjaga,Ia takut kalo tidur lagi nanti tidak dapat bangun saat mendengar peluit.April tipe orang yang susah bangun jika sudah tidur lelap.


Mata April terkantuk-kantuk karena sudah hampir 1 jam menunggu.Tak sadar,April pun tertidur dengan posisi tengkurap.


PRITTTT PRITTT PRITTT


"Dalam hitungan ke 15,seluruh anggota diwajibkan sudah berkumpul ditengah lapangan.Satuuu...Duaaaa...Tigaaa" Kak Seto berteriak memberi aba-aba ditengah lapangan.


"Bangun bangun bangun" Para Kakak pembina pun berkeliling ke setiap ruangan untuk membangunkan anggota yang masih terlelap.


April kaget,April yang tertidur sekejap menjadi kelimpungan.April mengangkat kepalanya melihat kanan dan kiri.April panik melohat orang-orang berlarian.April yang masih berbaring tengkurap mencari-cari arah pintu.


Karena dibangunkan secara tiba-tiba,otak April jadi tidak terkoneksi.April bukannya bangkit malah kepalanya sibuk berputar mencari pintu.


"Pintunya dimana...dimana...dimana pintunya ?" April heboh sendiri berputar mencari pintu.Padahal pintu jelas jelas dibelakangnya tepatnya disamping kiri belakangnya.


"Heii dek cepat berbaris kelapangan ! Kenapa malah berputar-putar disini?" Salah satu Pembina menepuk pundak April dari belakang.


"Pintunya dimana kak? Aku mencari pintu untuk keluar" Jawab April panik


"Astagaaa,buka mata kamu dekk,pasti nyawamu belum sepenuhnya terkumpul dan otakmu maaoh loading.Lihatlah,pintu sebesar ini kamu tak tau?" Ucap Kak Wahyu heran melihat tingkah April.Kak Wahyu menunjuk pintu dengan tangannya.


"Oh astaga,sejak kapan pintunya ada disitu sih" Gerutu April berlari keluar tanpa menghiraukan Kak Wahyu yang sedang terbengong-bengong.


"Ya Tuhann,sungguh aneh anak itu" Kak Wahyu menggelengkan kepala mendengar gerutuan April


"Sebelasss...Duaaa belassss...."


Cahaya yang ramang-remang menyulitkan pandangan April.


"Lima belass...Siaapppp Grakkk" Hitungab selesai,Kak Seto mengambil barisan.


sebelum hitungan ke lima belas.April sudah berbaris di bagian tengah-tengah kerumunan orang.


"Yang terlambat,maju kedepan !!"


Terdapat 5 siswa yang maju kedepan dengan kepala menunduk.


"Butuh berapa hitungan untuk memakai baju olah raga?" Tanya Kak Seto


"60"Teriak anggota dari sebelah kanan barisan


"40" Teriak anggota lain dari sebelah kiri barisan.


"60 dikurang 40.Dalam hitungan ke 20 harus sudah mengganti banu olahraga.Satuuu....Duaaa..."


Sontak seluruh anggota menggerutu.


"Ahhh siapa sih yang menjawab tadi,berbeda pula,jadi hanya ada 20 hitungan kan" Gerutu seseorang yang berlari kelimpungan.

__ADS_1


Benar yang dilakikan si Lina,coba saja tadi malam aku juga memakai baju olah raga lalu memakai seragam seperti Lina. Batin April memakai celana olah raga secepat kilat.


"Sembilan belass....Dua puluh"


Seluruh anggota sudah berbaris kembali di tengah lapangan.


"Yang belum berganti baju,maju kedepan"


3 orang maju kedepan.Terdapat 8 orang sudah di depan.Yang didepanpun juga ikut mengganti baju,tapi posisi mereka harus tetap didepan.


"Butuh berapa hitungan untuk memakai seragam Pramuka lengkap?" Ujar Kak seto,tak ada jawaban dari seluruh anggota.


"Jawabbb"


"45" Satu orang yang memberi jawaban


"Dalam hitungan ke 45 seluruh anggota harus sudah berganti seragam Pramuka lengkap. Satuuu....Duaaa.."


April dan yang lainnya lari kocar -kacir.Berbagai teriakan menggema di dalam kelas.


"Oiii yang ambik topiku siapaa" Entah siapa yang berteriak April tak perduli.April masih sibuk memasang ikat pinggangnya.


"Dua puluhhh...Dua puluh satuu..." Hitungan semakin berkurang.


"Oiii siapa yang ambil gesperkuu?" Apeil tak perduli teriakan itu.April menyambar topi lalu berlari keluar menuju rak sepatu.April mengambik sepatu yang berada dipaling atas karena Ia ingat jika semalam Ia menyimpannya disana.


"Aduhh kok kaos kakinya yang satu gak ada sih?" Gerutu April kehilangan satu kaos kakinya.Karena masih ada beberapa anak yang masih sibuk berganti baju,akhirnya April mengambil asal kaos kaki milik orang lain.


"Empat puluh limaa"


"Yang terlambat maju kedepan" Lanjut Kak Seto,


"Kamu yang memakai baju dobel maju kedepan.Saya menyuruh untuk mengganti,bukan merangkapi" Lanjutnya.


Ahh,itu Lina kena hukuman. Untung saja tadi aku gak kepikiran untuk merangkapi baju. Batin April.


"Butuh berapa hitungan untuk berganti baju olahraga?" Ucap Kak Seto menyita perhatian.


"Hahhhh?" Teriak kaget seluruh anggota Pramuka.


"Ada yang ingin protes?" Tegas Kak Seto.


"Siap tidakk" Jawab Anggota serempak.Meeeka sudah tau jika akan dipeemainkan seperti ini.Mereka membantahpun akan tetap salah.Karena kegiatan ini memang disengaja untuk menguji kesabaran.


"Dalam hitungan ke 25 harus sudah berganti baju olah raga.Satuuuu....Duaaaa.....Tigaa..."


Makian terdengar dimana-mana,Seluruh anggota Pramuka geram karena merasa dipermainkan.Tetapi mereka pun tetap melaksanakan perintah Kakak Pembina dengan menggerutu.


April sudah selesai mwmgganti bajunya.April berlari lagi untuk yang ke 4 kalinya menuju lapangan.Waktu hitungan sudah semakin sedikit.

__ADS_1


"Sembilan belass.....Duaa puluh.."


GEDEBUGG


"Auhhhh pantatkuu" Pekik April saat pantatnya mencium keras lantai lapangan yang basah.Sepertinya turun hujan saat mereka tidur tadi.Buktinya sekarang lantai lapangan terdapat genangan air dibawah mata kaki.


"Aduhh minggir dong jangan duduk disini,ngalangin jalan tauk" Tegur anak lain yang sedang berlari menuju lapangan.


"Gue jatuh bambankkk,siapa juga yang mau duduk diatas genangan air kayak gini" Gumam April kesal lalu berdiri dan berlari pelan menuju tengah lapangan mengabaikan pantatnya yang basah.


"Dua puluh limaa..."


"Siaaapppp Grakkk" Kak Seto mengambil alih.


"Yang dideoan membuat barisan sendiri di sebelah kanan" Tegas Kak Anggi.


"Malam ini kita akan melakukan PLB.Kita akan berlatih tentabg baris berbaris" Jelas Kak Seto.


Dan benar saja,dari jam 12 malam kita digembleng di tengah lapangan dengan kondisi lantai lapangan terdapat air menggenang dibawah mata kaki.Setiap gerakan yang diciptakan membuat air menciptrat kemana-mana.Sepatu dan kaos kaki sudah seperti kapal yang tenggelam.


Saat keguatan berlangsung,April mendapat barisan nomor dua daru depan.


"Hadap kanann grakk !!"


Sayang sekali,saat seluruh anggota menghadap kanan sesuai aba-aba yang diberikan Kak Seto.Nurul yang berada didepan April malah menghadap kekiri.Posisi Nurul yang berbaris paling depan membuat kesalahannya dilihat secara langsung oleh Kak Seto.


"Kamu yang hadap ke kiri! Masih ngantuk?" Tegas Kak Seto mendekati Nurul.Nurul diam tak menjawab


"Masih ngantuk?" Tegas Kak Seto berteriak


BYURR.....Kak Seti menyiram satu gayung air ke arah Nurul.Karena April berada dibelakang Nurul,Ia pun juga terkena cipratan air itu.


"Masih ngantukk?" Tegas Kak Seti sekali lagi.


"Siapp tidakk" Jawab Nurul takut-takut.


"Siapa yang ngantuk? Akan Kakak bantu untuk cuci muga biar ngantuknya hilang" Teriak Kak Lala.


PLB memang sengaja dilakukan untuk melatih mental dan kedisiplinan anggota Pramuka.Sebenarnya semua bentakan dan perintah koyol saat PLB adalah setingan semata.Karena setiap kegiatan perkemahan selesai,para Pembina akan meminta maaf dan berterus terang jika semua yang dilakukam hanyalah Prank semata.


.


.


.


.


Mohon tinggalkan jekak Like Komen Vote dan Favorit ya para Readrs.Satu Like dari kalian sangat membantuku untuk terus berkarya.Satu Komen dari kalian pun membuatku semangat berimajinasi.Tapi tolong komen yang membangun yah para Readeraku tersayang.

__ADS_1


Dukungan kalian semangatkuu


Sekali lagi jangan lupa tinggalkan jejakk🤗😍


__ADS_2