Takdirku?

Takdirku?
S-2 °•° Part 7


__ADS_3

Jam sudahmenunjukkan pukul 2 dini hari. Andi mengerjapkan matanya enggan. Baru 3 jam Ia tertidur, namun harus terbangun karena terusik dengan rasa dingin yang menusuk kulitnya.


"Pantas saja dingin." Gumam Andi pelan, taku jika April terbangun.


Selimut yang mereka pakai sudah merisot.Selimutbesar itu hanya tinggal menutupi pinggang Andi dan April.Tubuh mereka tang masih polos pun merasakan dinginnya hawa fajar.


April masih tidur dengan lelapnya.April sangat menempel pada Andi,mungkin karena merasa dingin.


"Nyenyak sekali tidurmu Dek. Dadamu sampai tumpah ke mana-mana." Kekeh Andi lirih sambil memainkan dada April yang ter ekspos.


Karena tingkah jailnya, Andi kembali menegang.


"Ckk, kenapa sekarang kamu sangat sensitif sekali sih. Gitu aja udah tegang." Gumam Andi menyeringai saat melihat kejantanannya yang kembali menegang.


Andi bermain-main dengan April yang masih tertidur lelap. Andi menjelajahi tiap inci tubuh April. Hingga terdengar lenguhan kecil yang lolos dari bibir ranum Andi.


" Mass..." Ucap April dengan suara serak.


" Gelii..." Ucapnya.


Andi hanya tersenyum, Andi mendekatkan wajahnya ke wajag April. April masih mengerjap untuk menormalkan landangan matanya.


" Sekali lagi ya sayang. Mas gak tahan nih.." Manja Andi menghujani wajah April dengan banyaknya ciuman.


" Ini sudah jam berapa Mas?" Tanya April tak menggubris Andi.


" Baru jam 3 pagi, bisalah kita 1 atau 2 ronde lagi." Ucap Andi dengan menaik turunkan alisnya mencoba bernegosiasi.


" Tapi masih sakit Mas." Rengek April yang tak bisa bergerak leluasa.


" Mas akan pelan." Jawab Andi cepat.


" Mas bohong, buktinya semalem juga gak pelan-pelan." April memicing.


" He he he... Kelepasan itu, nangi janji deh pelan-pelan." Tawar Andi.


" Mass... Masih perih banget." Elak April.


" Dosa." Satu kata yang diucapkan Andi.


" Jangan mengancamku seperti itu." Rengek April.


" Yasudah deh gak jadi." Andi langsung berbaling terlentang dengan lemas.


April berusaha berbaring terlentang, pegal karena semalaman Ia tidur miring dalam dekapan Andi. Tapi, tak sengaja tangan April menyenggol milik Andi yang sedari tadi sudah bangun.


" Kamu mah gitu yang." Rengek Andi.


" Katanya gak mau, tapi malah menggodaku. Mas tersiksa tauu." Melasnya mendrama.


April meringis saat tak sengata memegang pusaka sang suami. Memang terasa sangat tegang, April jadi tak tega.


" Ya sudah deh, janji ya pelan-pelan." Pasrah April.

__ADS_1


Andi bersorak dalam girang dalam hatinya. Andi langsung beranjak mengungkung April, takut jika April berubah fikiran.


Dan sekali lagi, pergumulan panas mereka lakukan di dinginnya fajar.


.


.


.


" Hahh hahh hahh..." Nafas Andi tersenggal-sengal setelah selesai pelepasan. Begitu pula dengan April yang sudah lemas.


" Terima kasih sayang." Ucap Andi menatap langit-langit kamar.


" He um.." April hanya menjawab dengan gumamam. Ia terlalu lemas jika harus berucap.


Setelah 15 menit mereka menhiatirahatkan badan. Andi memiringkan tubuhnya menghadap April. Sebelumnya, Andi melirik jam yang berada di atas meja.


" Sudah jam 3 nih sayang. Kita mandi dulu yuk." Ajak Andi.


" Pasti dingin Mas."


" Kita rebus air dulu kalau begitu, kita mandi air hangat."


" Nati kalau ketahuan orang rumah gimana?"


" Gak mungkin lah, ini kan masih jam 3 dini hari. Pasti Ibu dan Ayah masih tidur, apalagi si Ardi itu."


Mau bicara apa April, jika ketahuan mandi di pagi-pagi buta. Tak mungkin kan jika harus menjawab. Habis ehem-ehem sama Mas Andi. Mau di yarih mana mukanya.


" Ayo cepetan.. Nanti keburu adzan subuh yang. Kita harus mandi junub dulu biar gak ketinggalan solat subuh." Ajak Andi bangkit dari tidurnya.


Andi menarik harlus badan April agar ikut bangkit.


" Aauhh...ssttt.." Ringis April mengatupkan rapat ke dua pahanya.


" Kenapa sayang?" Cemas Andi.


" Sakit Mas." Rengek April.


" Maafkan Mas ya. Pasti terluka, tuh ada sedikit darahmu di seprai." Ucap Andi sambil menunjuk sedikit noda darah yang sudah mengering.


" Duhh.. Nanti gimana nyucinya Mas?"


" Gak usah di cuci, kita simpan saja di lemari. Sebagai bukti jika Mas yang merenggut keperawananmu. Dan kamu juga yang menikmati ke perjakaan Mas." Andi mengerling nakal.


" Isss.." Desis April malu.


" Mau Mas gendong ke kamar mandi?" Tawar Andi yang tak tega melihat April meringis karena ulahnya.


" Boleh Mas, lagian maaih pada tidur kan😁." Jawab April tersenyum.


" Kami di sini dulu, Mas akan merebus air panas duku buat kita mandi. Nanti setelah selesai, Mas akan kembali menggendongmu. Kita mandi bersama." Goda Andi mencuri ciuman sekilas di pipi kanan April.

__ADS_1


" Memangnya gak papa kalau mandi bareng?" Tanya April polos.


" Suami Istri mandi bersama itu sunah loh Dek. Bisa dapat pahala. Jadi, kita sering-sering ya mandi bersama." Kekeh Andi.


April menepuk bahu suaminya pelan. Sedangkan Andi, berlalu ke dapur menyiapkan air hangat untuk mereka mandi.


Tak butuh waktu lama, Andi datang masuk kembali ke kamar.


" Kamu masih belum pakai baju? Memangnya mau telanjang aja nih ke kamar mandinya?" Goda Andi yang melihat April masoh berbalut selimut sampai batas leherny.


" Oiyaa, aku lupa." April menepuk dahinya pelan.


Andi dengan sigap langsung mengambil pakaian April yang semalam di buangnya ke lantai. Dengan telaten Andi membantu April untuk mengenakannya.


" Jilbab dan cadarnya mana?" Tanya April.


" Ngapain dipakai,begini saja tak apa. Lagian tak ada orang kok." Andi langsung mengangkat pujaan hatinya.


April pasrah saja, menurut ucapan sang suami. Rambut panjang April tergerai hingga sebatas atas pinggang.


" Kamu itu cantik kalau gak pakai jilbab, tambah cantik lagi kalau gak pakai baju." Goda Andi.


April yang malu langsung menenggelamkan wajahnya ke ceruk leher Andi. Andi pun langsung mencium pucuk kepala April gemas.


" Tapi lebih canting dan anggun jika kamu memakai jilbab dan niqob mu. Kamu cantik di mataku dan di mata Allah. Hanya aku yang boleh menikmati keindahan tubuhmu yang seperti saat ini." Ucap Andi serius.


" Iya Mas."


.


.


.


.


... Bersambungg......


... haiii hai haii... Ayo ramaikann, hari ini author lagi baik hati nih. Author bagi crazy up buat kalian semua.....


... Seneng gak nih?...


...Tentunya harus bagi like , komen, vote serta Favorit yahh. Oiya, jangan lupa bunga dan kopinya juga.....


... Maaf kalau banyak typo, nulis banyak-banyak gini bikin jari tangan author tremorr soalnya😂....


... Enjoyy and Happy readingg....


...Babayy...😍😍...


... Oiya satu lagi, maaf jika adegan 21+ nya gak sesuai dengan harapan kalian semua. Author gak mau nambah dosa jariyah, takut soalnya. hi hi hi🙃...


... ...

__ADS_1


__ADS_2