Takdirku?

Takdirku?
S-2 °•° Part 23


__ADS_3

Ya, April mengkonsumsi obat atau bisa di sebut sebagai vitamin folavit itu atas saran dari temannya yang sudah periksa kandungan ke dokter. Temannya berhasil hamil dengan Folavit. April pun disarankan untuk mencobanya.


Masih ingatkah kalian waktu April meminta Andi untuk berhenti di apotek ? Jika ingat, maka disaat itu lah April membeli folavit atas persetujuan dari Andi.


Andi mendukung penuh keputusan April. Selagi itu baik dan masih dalam batas wajar. Tak ada salahnya berikhtiar bukan?


Folavit adalah salah satu vitamin yang baik untuk program hamil, diantaranya:



Merangsang Kehamilan



Kandungan asam folat dalam Folavit dapat menjadi salah satu stimulus untuk merangsang program kehamilan.


Dengan mengonsumsi Folavit secara tepat, kehamilan akan lebih mudah tercapai.



Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah



Mengonsumsi Folavit sebelum hamil akan membantu produksi sel darah merah secara optimal. Hal ini karena Folavit merupakan salah satu suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin B12. Jumlah sel darah merah yang normal, dapat menunjang kesehatan tubuh dan kesuburan.



Mengatasi Masalah Menstruasi



Sebagian wanita terkadang mengalami masalah menstruasi yang berlebihan. Solusi yang tepat adalah dengan menggunakan Folavit untuk meredakan gejala dan permasalahan menstruasi tersebut.


Folavit akan merangsang pembentukan sel darah merah sehingga mengganti sel-sel darah yang rusak.


4. Mempersiapkan Rahim


Kandungan asam folat dalam Folavit bermanfaat untuk kesehatan rahim wanita dan mempersiapkan kehamilan yang lebih baik.



Mengatasi Anemia



Folavit mampu merangsang pembentukan sel darah merah sehingga terhindar dari risiko penyakit anemia atau kurang darah. Penyakit anemia adalah salah satu yang menghambat kehamilan.



Nutrisi Kecerdasan



Folavit juga bisa menjadi salah satu suplemen yang bagus untuk kecerdasan. Kandungan asam folat yang merangsang produksi sel darah merah dapat menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kecerdasan.


Atas dasar itulah, April mantab untung mencoba mengkonsuminya. Namun sayang, sudah 3 bulan lebih rutin mengkonsumsinya. April tak kunjung mendapatkan garis 2.

__ADS_1


" Kalau aku gak minum votamin itu lagi, maka aku harus melakukan apa untuk bisa segera hamil Mas ?" Tanya April dengan terisak.


" Sayangg... Mungkin masih belum rezeki kita. Kita coba cari informasi yang lain ya, kita coba untuk program hamil dengan cara yang lain."


" Aku gak mau kamu kenapa-kenapa karena mengkonsumsi vitamin itu dalam jangka panjang. Vitamin itu memang baik dan dapat membantu mempersipkan kehamilan. Tapu seperti katamu, jika dikonsumsi berlebihan akan ada dampak buruknya bukan?"


" Iya Mass.."


Menurut beragam penelitian, konsumsi asam folat per oral (dimasukkan ke mulut) umumnya tidak menimbulkan efek samping serius, asalkan tidak dilakukan jangka panjang dengan dosis yang melebihi 1 mg perhari.


Akan tetapi, jika mengkonsumsi asam folat dengan dosis yang lebih tinggi dengan durasi yang lama, maka bisa mengalami beragam efek samping, seperti kram perut, diare, ruam kulit, gangguan tidur, gelisah, kebingungan mental, mual, perubahan perilaku, kejang, kembung, dan sebagainya.


Bila pada dasarnya memiliki gangguan jantung, konsumsi asam folat berlebihan juga bisa meningkatkan risiko mengalami serangan jantung.


Ada pula sumber yang menyatakan bahwa konsumsi asam folat dosis tinggi berkepanjangan berkaitan dengan peningkatan risiko kanker, termasuk kanker paru dan prostat (pada pria).


"Seperti itu yang aku baca di internet Mas." jelas April terperinci.


" Ya sudah, kita sudah berusaha dengan mengkonsumsi vitamin itu selama 3 bulan. Kita berhenti, berarti memang bukan rezeki kita untuk memiliki buah hati lewat perantara vitamin itu."


Hati April sangatlah sensitif saat ini. Entah mengapa, Ia selalu saja tersinggung jika du tanya mengapa belum kunjung hamil.


April memutuskan untuk mencuci muka agar terlihat lebih fres. Matanya sedikit memerah dan bengkak.


" Nasi jagung nasi jangungg...." Terik penjual nasi jagung yang lewat depan rumah.


saat ini sudah pukul 4 sore, waktunya para pedagang keliling melintas di depan rumah Andi.


" Sayang, aku mau dong makan nasi jagung. Sudah lama aku tak pernah memakannya." Pinta Andi pada April.


" Yang original saja sayang. Yang nasi jagung dengan urap dan sambal cabai kering, pasti enakk deh." Ucao Andi menjilar bibirnya sendiri.


" Okayy.." April langsung mengambil uang di dalam dompetnya lalu bergegas keluar rumah sebelum penjual nasi jagung melesat jauh.


" Jangan lupa belikan untuk orang rumah sekalian." Ingat Andi.


" Iya Mas, sudah tauuu.." Jawab April tersenyum.


Keburuntungn bagi April. Ternyata penjual nasi jagung berhenti di deoan rumah Ibu Sumini. Terlihat Ibu Sumini dan Ibu Wati juga sedang membeli nasi jagung.


April mendekat demgan senyum, walaupun hanya matanya yang menyipit saja yang dapat dilihat mereka. Namun hal itu sepertinya sudah di mengerti oleh para tetangganya.


" Permisi Buu.." April ikut mendekat ke beronjong jualan yang di bawa tukang juak nasi jagung.


Dalam pandangan April, terlihat Ibu Wati menatapanya dengan tatapan menyelidik. Ibu Wati adalah tetangga Andi yang rumahnya disamping Ibu Sumini.


" Mau beli juga Prill." Sapa Bu Sumini yang sudah tak takut lagi bertemu dengan April.


" Iya nih Bu, Mas Andi minta dibelikan nasi jagung lauk urap." Jawab April sopan.


" Ada nih Mbak.. Mau berapa bungkus?" Tanya penjual antusias.


" Nasi jagung biasanya 4, nasi jagung gorengnya 2 ya Mbak." Jawab April.


April melirik sedikit Bu Wati. Ternyata sedari tadi Bu Wati masih saja memgawasinya dengan tataoan yang entahlah, April sulit untuk mengungkapkannga.


" Kenapa Bu? Kok lihatin saya seperti itu?" Tanya April pada akhirnya.

__ADS_1


Bu Wati tak menatap wajah April. Bu Wati malah fokus menatap perut April yang masih rata.


" Koe durung meteng to? ( Kamu belum hamil ya?)" Tanya Bu Wati khas logat orang jawa. Nadanya suaranyapun terdengar ketus serta mengejek.


" Belum Bu." Jawab April dengan senyuman terpaksa.


" Sowe temen yo, wes setaun durung meteng-meteng.( Lama banget ya, sudah satu tahun belum hamil- hamil.) " Bu Wati terus saja menilisik perut April dengan sinisnya.


" Lawong durung wayahe kok Jengg...( Masih belum waktunya kok jeng.)" Balas Bu Sumini.


" Kae lo, anake pak kades wis ameh lahiran. Padahal nikahe bareng karo Andi. ( Itu loh, anaknya pak kades sudah mau lahiran, padahal nikahnya bareng sama Andi.)"


" Ini Mbakk.." Penjual nasi jagung memberikan pesanan April.


" Berapa Mbak?" Tanya April menahan suaranya agar terlihat tegar.


" 12.000 Mbak "


" Koe KB to? ( Kamu KB ya?)" Cecar Bu Wati lagi.


" Enggak Bu." Jawab April tegas.


" Ya sudah Bu, saya duluan. Permisii." April bergegass kembali ke rumah


" Wooo dadar bocah ra nduwe sopan santun babar blass. Wong tuo lagi ngomong malah langsung minggat wae. ( Wooo dasar bkcah gak punya sopan santun sama sekali. Orang tua lagi ngomong malah langsung pergi begitu saja.)" Ucap Bu Wati marah.


.


.


.


.


.


#Segala artikel yang saya cantumkan adalah referensi dari internet


Bersambungg..


Jangan lupa like


komen


vote


favorit dan bagi-bagi gift buat author ini yahh..


Semoga semua readerss yang membaca part ini. Terutama teruntuk para readers yang sedang berjuang untuk hamil. Semoga di bulan ini atau bulan depan dapat segera hamil.


Aaminnn...


Jangan patah semangat, kalian wanita kuatt.. Peluk jauhh👭👭


Happy readingg


babbayy😍

__ADS_1


__ADS_2