Takdirku?

Takdirku?
Cinta Pertama


__ADS_3

20 hari lagi bulan puasa akan tiba.pasti akan sangat mengasikkan bisa jalan jalan ngabuburit sore.April sudah tak sabar menantikannya.


Hari ini tanggal merah,jadi April libur.Pekerjaan rumah sudah Ia selesaikan,mulai dari mencuci baju,cuci piring,menyapu rumah,menyapu halaman pun sudah.


Terakir April membereskan kamar lalu mandi.April ingin bermalas malasan dikamar sambil scroll facebook.


Ada satu pesan lewat fb dari laki laki.Padahal biasanya April tak berniat membukanya.Tapi entah mengapa pesan dari akun yang bernama Saputra itu mencuri perhatian April.


-*H**aii,salam kenal*


Jari April gatal ingin mengetikkan jawaban.


-Iya salam kenal juga


-*A**ku Ptra,rumahku dekat dengan sekolahanmu loh*


-Iya


-*A**da wa kan?,bagi wa nya ya kita sambung di wa biar lebih mudah*.


-089671345672


Obrolan mereka berlanjut di WA.Semakin hari mereka semakin dekat. April dan Putra memang belum pernah bertemu,mereka hanya tau melalui foto saja,vidio callpun tak bisa,karena ponsel April yang masih jadul,kamera depannya buram.jadi mereka hanya sering telfon suara sampai berjam jam di setiap malam.


"Emm Prill,kamu mau ga jadi pacarku? " tanya Putra dari sebrang telepon.


"Ehh emmm akuu emm akuu" gagap April bingung menjawab apa.


"Aku sayang sama kamu Pril,aku ingin kamu jadi pacarku" ucao Putra meyakinkan.

__ADS_1


"Aa a akuu hmm" gugup April sembari menggigit gigit jari saking senangnya.


"Gimana Pril,mau yah jadi pacarku?" pinta Putra lagi.


"Ii i iyaa aku mauu" jawab April dengan senyum mengembang.


"Yes yes yesss,makasih April,eh emmm maksudku makasih sayangg" ucap Putra menggoda April.


Demii apa dia panggil aku sayangg.aaaaa.serasa mau loncat hati aku..tarik nafassss buangg,tarik nafasss buangg.Batin April berjingkrak jingkrak kegirangan. Aprilmenarik nafas untuk menormalkan kegugupannya.


"Halo haloo sayangg" panggilan Putra disebrang telepon.


"Ehh..i iyaa ada apa Putra" jawabA pril tersenyum menggenggam erat ponselnya.Jika Putra disini,bisa dipastikan Putra akan melihat pipi April yang merah merona.


"Kok manggilnya putra sih,panggil sayang atau yannkk gitu dong." pinta Putra tanpa ragu.


"Ihhh Putraaa,ga ahh maluu aku" ucap April malu malu.


Putra memang sudah berpengalaman kalo soal berpacaran karena ini bukan yang pertama kalinya Ia berpacaran.Jadi wajar kalo dia pandai menggombal.


Berbanding terbalik dengan April yang masih polos ini.Berpacaran merupakan hal pertama kali bagi April.Karena sebelumnya April tak pernah dekat dengan laki laki.Jadi April sangat kaku dan sangat gugup.


"Sa sayangg.." ucap April dengan pipi merah merona seperti tomat.April menutup wajahnya malu,padahal Putra tak dapat melihatnya,tapi April benar benar merasa malu.April tersenyum mengatakan kata itu untuk pertama kalinya pada seorang pria.


"Apa apa? Tadi kamu bilang apa? Aku gak denger,coba ulangi sekali lagi !" ucap Putra menggoda April.


"Sa say sayangg" April semakin gugup digoda oleh Putra.


"Aduhh aduh sinyalku jelek aku nggak denger,ulangi lagi dong !" Putra berpura pura budeg.

__ADS_1


"Sayang sayang sayanggg....ihhh puas kamu Putraa!!" teriak April jengkel karena Putra terus menggodanya.Suasana yang tadinya membuat April deg-degan tak karuan hilang sudah gara gara Putra terus meminta April mengulangi kata yang sama hingga April kesal.


"Ha ha ha ha,kamu kucu banget si yang.Jadi gemess deh" Ucap Putra tertawa mengejek April.


April menutup telefonnya,April malu sekali.


April meletakkan ponsel dimeja.April merebahkan tubuhnya di ranjang.April tersenyum mengingat momen manis ini.April tak menyangka kalau akan memiliki pacar saat usianyamasih 17 tahun.


Dreett Dreetttt.


Ponsel April bergetar,ternyata ada pesan masuk,


-*S**elamat tidur sayangg,good night,have a nice dream.Mimpiin aku ya eemmmuuuaahh*.


"Aaaaaa" Teriak april tertahan.April begitu senang membaca pesan yang dikirimkan Putra.Saking senangnya April sampai guling guling ditempat tidurr dan menyembunyikan wajahnya dibantal sambil berteriak gemass.


"Akan ku ingat hari ini.Senin,29 APRIL 2018" ucap April pelan sambil tersenyum lalu tidur dengan memeluk guling kesayangannya.


Ini pertama kalinya aku berpacaran.Aku tak akan memberi tahu Bapak dan Ibu.Aku takut mereka akan marah padaku.Biarkan semua berjalan dulu,jika sudah waktunya aku akan mengenalkan Putra pada Ibu dan Bapak. Batin April sebelum Ia benar benar masuk ke alam mimpi.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambungg


__ADS_2