
Flasback on 17 tahun yang lalu
Malam itu Sari melakukan kesalahan besar.Aset yang seharusnya benar benar Sari jaga telah direnggut oleh orang orang yang baru Ia temui sehari.
Malam itu Sari keluar rumah tanpa sepengetahuan Ibunya.Sari menemui temannya yang sudah menjemput didepan gang komplek rumahnya.
"Huhh,lama banget sih Sar,sampai lumutan gua nungguin lu." Ketus Wina.
"Sori sori,gue harus nunggu Ibu tidur dulu baru bisa keluar." Jelas Sari sambil mengatur nafasnya yang tersenggal karena berlari tadi.
"Yaudah ayo cepetan naik.Yang lain udah nungguin kita di kosan gue" Ucap Siska.
"Loh,bukanya cuma kita bertiga ya yang mau nongkrong dikosan lu?" Tanya Sari heran pada mereka.
"Nggak,ada temen temen gue dari kota yang ikut gabung" Jawab Siska.
"Cewek apa cowok Sis,kalo cowok cakep cakep boleh lah kenalin siap tau bisa gue jadiin pacar hehehe." Ucap Sari sambil tertawa.
"Gampang itumah.Semuanya cowok ada 6 orang,tambah kita 3 orang jadi, malem ini kita akan senang senang dikos gue." Ucap Siska bangga.
"Iisss brisik lu pada.Dieemm ngapa,gue lagi nyetir jadi gak fokus nih kalo kalian bahas cowok cowok ganteng." Ucap Winna,Wina termasuk anak orang kaya,jadi dia memiliki mobil.Jika pergi pun Wina yang selalu menjemputkami.
"Hahahaha." Tawa Sari dan Siska bersamaan.
Setelah 1 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di kos milik Siska yang akan kita jadikan tempat untuk nongkrong.Tempat kos Siska terhitung bebas,cewek maupun cowok bebas kluar masuk..menginap pun boleh.Karena pemilik kosnya merupakan bos dari Cafe Karaoke.Jadi kos disinipun dibebaskan untuk bersenang senang.Rata rata yang kos disini juga wanita wanita yang bekerja di tempat Karaokenya.
"Eh bentar bentar,gue udah cantik belom?" Tanya Sari pada Siska dan Wina yang hendak turun dari mobil.Mereka mengamati penampilan Sari .Rok berwarna putih tulang diatas lutut,baju tanpa lengan yang di padukan dengan jaket jeanss melekat dibadan Sari
"Mending buka jaket lu deh,pasti lebih cantik!!" Saran Winna.
"Ok" Ucap Sari lalu melepas jaketnya.
"Perfec" Ujar Wina dengan jari telunjuk dan jempol yang membulat.
"Yok masuk" Kata Siska.
Kami masuk,sudah ada 6 orang laki-laki tampan yang menunggu kedatangan kami.Sari melirik botol berisi Anggur Merah yang berjejer rapi menemani mereka.
__ADS_1
"Haii kenalin ini kawanku Sari,dia akan gabung sama kita malam ini." Ucap Siska
"Ayo ayo sini gabung,kenalin gua Toni." Ucap salah satu dari cowok itu.Tomi mengambil gelas kosong dan diletakkan didepan Sari lalu diisi anggur merah hingga setengah gelas.
"Minnum dulu" Ucap Toni lagi.
"Emm..gua belum pernah minum anggur." Cicit Sari canggung
"Hahahah" Serentak mereka tertawa
"Coba dulu deh nanti pasti ketagihan."ucap Siska dan diangguki oleh yang lainnya.
Sari meraih gelas itu,Sari memejamkan mata lalu minum dengan sekali teguk.
Pahitt,tapi enak. Batin Sari
"Lagi!!" Ucap Sari sambil mengulurkan gelas kosong.
"Hahah,apa kata kami,enakkan?" Jawab mereka.Toni kembali mengisi gelas kosong Sari .Sari hanya mengangguk sebagai jawaban.
Sari menghabiskan malam minggu ini dengan mereka.Mereka minum sampai larut.Entah sudah berapa botol Anggur Merah yang mereka habiskan.Banyak botol kosong berserakan,puntung rokokpun juga ikut mendominasi lantai.
Dari ke enam laki laki tadi,2 diantaranya adalah pacar Siska dan Wina.
Empat laki laki membawa Sari masuk kedalam kamar.Sari yang sudah tak bisa mengendalikan tubuhnya hanya bisa pasrah saat badannya diangkat oleh mereka.
Tubuh Sari dilempar ke kasur yang ada dilantai.Dengan susah payah Sari memcoba membuka mata.Sari melihat 4 orang lelaki tadi membuka baju dan celananya lalu berdiskusi.Entah apa yang mereka bicarakan Sari tak tau.Sari memejamkan matanya karena terasa sangat berat.Sari berfikir,mungkin mereka menyuruhnya tidur.
Namun tiba tiba Sari merasakan ada tangan yang menyentuh wajahnya lalu turun membuka semua pakaiannya.Mata Sari melotot menyadarinya,semua pakaian sudah terlepas,tubuh Sari polos tanpa sehelai benangpun yang menutupi.
Sari mengumpulkan kesadaranknya untuk mencari apaoun yang dapat menutupi tubuh polosnya,tapi sialnya tak bisa,tak ada apapun dikamar itu.Dengan setengah kesadaran Sari,Ia mendorong laki laki yang sedang menindihnya.Tangan dan kaki Sari ditahan oleh Mereka,sekeras dan sekuat apapun Sari memberontak tetap saja Ia kalah.Tenaga Sari tak sebanding dengan ke empat Laki-laki itu.Sari sudah tak lemas tak bertenaga.Sari pasrah,Ia diam dengan pandangan kosong.
Toni memulai aksinya.Didorong pedangnya dengan kerass
JLEBB.
Sekali hentakan,pedang Toni masuk sepenuhnya pada lubang kenikmatan milik Sari.
__ADS_1
"Akkkhhhh" Pekik Sari menjerit kesakitan.Ini pertama baginya
"Ternyata dia masih perawan" Ujar Toni Pada ke tiga kawannya saat melihat ada darah yang mengalir dari Inti Sari.
"Sialan lu Ton,menang banyak loo.Cepetan tuntasin,pedang gua juga sudah tegang ingin merasakan kehangatan ha ha ha." Ucap Ketiga teman Toni.
"Hikss Hiksss ahhh" Sari menangiss,namun tak bisa dipungkiri bahwa Ia juga merasakan kenikmatan di setiap dorongan yang Toni berikan.
Sari Tak bergeming,Ia menahan rasa sakit dan nikmat yang bersamaan pada Intinya.Sekuat tenaga Sari menahan agar tak mengeluarkan suara lucknut itu.Air mata Sari mengalir derass meratapi nasipnya.
"Gantian gua" Ucap teman Toni.
Malam ini tubuh Sari dijamah oleh 4 orang pria yang baru Ia kenal.
Mungkin ini akibat dari segala perbuatan burukku.Ini karmaku karena selalu menyakiti hati Ibu dan Kakakku. Batin Sari
Malam ini Tuhan menghukum Sari,Sari kehilangan kehormatannya.Sari menyesal,sungguh sangat menyesal.
maafkan aku ibu,kakak. Batin Sari lalu kehilangan kesadaran.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambungg