
"Kaliii..." Panggil Mas Tono.Yeahh,swkarang Mas Tono pun ikut-ikutan memanggil April dengan sebutan Kalii.
"Iya Mas ?" April yang merasa dirinya dipanggil pun mendekat ke arah Mas Tono yang sedang menghitung uang.
Saat ini Rumah Makan sudah tutup.Para karyawan pun sudah selesai membersihkan tempatnya masing-masing.Setwlah semua beraih dan tersusun rapi,mereka akan gantian membersihkan diri dan berganti baju.
Ada sebagian yang masih memilih duduk-duduk santai bersama sambil mengobrol.Ada pula yang memilih langsung pulang.
Saat ini April dan kawan-kawan masih duduk di arena bermain anak-anak sambil mengurutkan nota pesanan minuman sesuai dari nomor terkecil,ke nomor yang paling besar.
"Besok kamu jadi wisuda kan?" Tanya Mas Tono.
"Iya Mas."
"Dulu saya pernah bilang kalau mengizinkan kamu cuti sehari saat wisuda,walaupu di hari sabtu kan?"
"Iya Mas."
"Sepertinya saya akan tarik ucapan saya.Besok kamu cuti setengah hari ya.Kasihan temen bakul es yang lain.Besok kan weekend biasanya ramai." Ucap Mas Tono.
"Emm...Yaudah Mas gak papa.Yang penting sudah di perbolehkan cuti di hari weekend." April mengalah.Karena memamg sejatinya sudah peratiran tetap dilarang cuti dihari jum'at,sabtu dan minggu.
"Nanti Vani beri tahu yah !"
"Baik Mas."
"Yasudah kamu boleh pulang,tapi kalau masih mau disini ngobrong bareng kawan juga tak apa.Menginap di sini pun juga tak apa." Ucap Mas Tono.
"Ia Mas...Saya pulang saja,takut orang rumah khawatir kalau pulangnya kemaleman.Besok saya juga wisuda harus berangkat jam 6 soalnya." Jawab April nyengir.
"Baiklah baiklah...Terserah kamu saja.
April pun pergi dari hadapann Mas Tono,lalu kembali bergabung bersama yang lainnya.
"Kenapa dioanggil Mas Tono Pril?" Tanya Devi.
"Ohh ituu...Besok aku sama Vani mau ambil cuti." Jelas April.
"Besokkan weekend,mana boleh." sergah su'am.
"Kami saat interview udah negosiasi dulu kok.Sudah sepakat sebelumnya.Kami memang ijin ambil cuti di tanggal 29 April.Awalnya di ijinkan cuti satu hari,eh tapi tadi Mas Tono bilang lagi kalau dibolehin cutinya cuma setengah hari." Jelas April.
"Loh masak Pril? Jadi besok kita tetep berangkat dong sorenya?" Tanya Vani yang baru tau.
"Iya...Tapi kita dikasih keringanan paling lambat jam 4 harus sudah sampai disini.Biasanya kalau yang cuti setengah hari jam 3 sudah harus di sini." Jelas April.
"Kalain mau ngapain sih ? Kok ambil cuti di hari sabtu ? Barengan pula." Tanya Su'am penasaran.
"Besok kita wisuda Am,jadi kita ambil cuti.Selama gladi bersih saja kami gak pernah berangkat,masak tinggal wisuda juga gak berangkat." Ucap April sembari tertawa.
__ADS_1
"Wah parah kalian.Pasti nanti kalian plonga-plongo saat wisuda.Pasti kalian gak akan tau urutan acaranya bagai mana.Ha ha ha..." Su'am pun ikut tertawa.
"Ya mau bagaimana lagi.Nanti gampang lah,kita ngikutin aja anak-anak yang lain." Jawab Vani dengan tertawa pula.
"Ha ha ha..." Disambung tawa ketiganya.
"Udah yuk balik...Udah jam setengah 11 nih.Besok kan kita jam 6 sudah harus sampai disekolahan." Ucap April.
"Lah ngapainn? Mau nata kursi dulu kamu? Ha ha ha.." Devi menimpali.
" Disekolah kami,kalau kelulusan,saat wisuda akan ada khataman juz'ama.Seluruh siswa kelas 12 diwajibkan harus hafal semua surah yang ada dalam juz'ama." Jelas April.
"Berarti kamu juga hafal dong?" Tanya Su'am.
April mengangguk,sedangkan Vani hanya nyengir.
"Kalau April sih gak usah ditanya.Malahan April khatam duluan dia mah.Aku aja belum khatam,tapi pura-pura sudah hafal." Ucap Vani yang membuat mereka menepuk jidat.
... 🌻🌻🌻...
Esok paginya,tepat ditanggal 29 April 2019.April dan seluruh angkatan kelas 12 akan melaksanakan prosesi terakhir disekolahan,yaitu Wisuda.
Sedari jam 5 subuh,April sudah datang ke tempat tetangganya yang biasa merias pengantin.Sebelum berangkat ke sekolah,April meminta bantuan terlebih dahulu pada tetangganya supanya di dandani menjadi cantik.
Hanya butuh waktu setengah jam,Aprik sudah menjelma menjadi wanita yang sangat cantik.Sungguh luar biasa kekuatan Make up.
"Makaaih yah Mbak." Ucap April tersenyum.
"Iya cyinnn sama-sama.Nanti hati-hati yah kalau naik motor.Awas buku matanya copot terbang kena angin." Tetangga April mengingatkan.
"Syapp."
April pun sudah siap berangkat ke sekolah dengan menggunakan motor sendiri.Nanti Ibu Yani akan datang ke sekolah pukul 8. Sebagai perwakilah wali murid dari April.
April yang menggenakan kemeja putih polos,dengan rok hitam dan jilbab hitam. terlihat sangat cantik.Apalagi sekarang April dirias dengan indahnya.Ditambah sepatu hak tinggi yang menghiasi kaki putihnya,menambah April menjadi tinggi semampaii.
Sampai disekolah,Aprik langsung maauk ke ruang kepala sekolah untuk mengambil toga.
April bertemu dengan Vani.Mereka sama-sama menuju ruang kelas untuk memakai Toganya.
Lengkap sudah kecantikan April.April terlihat anggun menggunakan Toga hitam panjang sebatas mata kaki.
April dan seluruh siswa kelas 12 pun melaksanakan khataman.Setelah khataman selesai,April dan seluruh kelas 12 di persilahkan duduk menghadap panggung untuk menyaksikan persembahan dari adik kelasnya.
April sama sekali tak fokus selama acara berlangsung.April mengharapkan seseorang hadir dan memberinya selamat atas kelulusannya.
April mengambil ponselnya,lalau ber selfi.Setelah menemukan gambar yang dirasa cantik.April langsung mengirimkan gambar foto dirinya itu pada Mas Andi,calon suaminya yang sedari tadi Ia cari keberadaannya.
📤Hari ini saya wisuda Mas..
__ADS_1
Begitukan isi pesan yang April kirimkan pada Andi.Dengan melampirkan satu foto April yang tersenyum ke arah kamera.
Pesan terkirim,terdapat tanda centang dua,namun berwarna abu-abu.
Kenapa Mas Andi gak kesini yah? Padahal biasanya setiap ada acara disekolahan,Mas Andi selalu hadir. Batin Aprill celingukan.
"Ananda Aprilia Calista,putri Bapak Hadi,dipersilahkan naik ke atas panggung untuk penyerahan hadiah sebagai lulusan terbaik di tahun oelajaran 2018/2019." Ucap pembawa Acara.
Terdengar tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan.
"Ccieee Aprilll...Lulusan terbaikk." Goda Vani dengan menyenggol-nyenggol lengan April.
April hanya tersenyum,April meletakkan ponselnya lalu berdiri berjalan menuju panggung.
Dipanggung sudah berdiri para pendiri madrasah,dan tentu saja Pak Ridwan juga ada disana.
"Untuk Ibu Yani,selaku wali murid ananda April,dipersilahkan menaiki panggung." Ucap sang pembawa acar lagi.
April berdiri ditengah-tengah panggung.Lalu disusul Ibu yang juga ikut berdiri di samping April.
Kepala sekolah mendekat dan menyerahkan piala bertuliskan angka satu pada April.
"Selamat yah Nak atas prestasimu.Bapak bangga sama April." Ucap Pak Ridwan sembari mengekus kepala April.
April menyalami Pak Ridwan.Lalu diadakan sesi berfoto.
April menyalami semua pendiri madrasah sebelum menunggalkan panggung.
"Selamat bagi dirimu nak.Jadikan preatasimu berguna bagi orang-orang disekitarmu.Jangan tinggi hati dan merasa paling pintar atas apa yang kamu dapat saat ini.Semoga ilmu prestasi yang kamu peroleh dapat membuat masa depanmu jauh lebih baik." Wejangan dari Bapak pendiri sekolah.
April mengangguk,matanya mengembun mendengar nasehat dari Bapak tersebut.April menuruni panggung dengan air mata yang mengalir.
April menangis mengingat semua kenangan saat disekolah.Dan April bahagia pula atas pencapaiannya yang Ia dapat.
Para tamu undangan memberikan tepuk tangan yang meriah pada April.
Sungguh,April sangat merasa diperhatikan saat ini.April merasa tak sendirian lagi.
.
.
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1