Bukan Sugar Daddy

Bukan Sugar Daddy
Ch 112 Bertindak


__ADS_3

Meskipun mereka berdua baru saja berbaikan, namun Abi masih merasa canggung dengan suaminya. wajahnya kini sudah memerah saat mendapati pertanyaan, atau lebih tepatnya permintaan Reno. Abi pun segera memalingkan mukanya karena malu.


Sedangkan Reno yang merasa tidak mendapat penolakan, ia segera mendekati Abi dan meraih kepala wanita itu agar bisa menghadapnya.


Cup


Satu kecupan dengan durasi cukup lama berhasil mendarat di bibir manis istrinya. Keduanya sama-sama menutup mata untuk merasakan hangatnya kecupan yang telah lama mereka rindukan.


Setelah itu perlahan Reno mulai meneroboskan lidahnya untuk masuk ke sela-sela rongga mulut Abi. Abi pun menyambutnya. Mereka berdua mereguk kenikmatan dalam berciuman yang telah lama tidak mereka dapatkan. Mereka hanyut dalam buaian rasa rindu yang mendalam.


Cukup lama lidah mereka saling berbelit. Hingga akirnya Abi yang lebih dulu melepas ciuman itu. Karena selain dia hampir kehabisan pasokan oksigen, posisinya juga sangat tidak nyaman. Perut yang sudah membesar, mendongak sambil berjinjit agar bisa menyeimbangi tinggi badan Reno benar-benar membuatnya lelah.


“Maaf. Maafkan aku, Sayang!” ucap Reno sambil mengusap bibir Abi yng basah.


“Lebih baik kita segera bergabung ke meja makan untuk sarapan.” Ujar Abi lebih dulu keluar dari kamar.


Lidia tampak tersenyum bahagia melihat anak menantunya datang bersamaan ke ruang makan. Bahkan dia juga tahu kalau semalam Reno sudah tidur bersama Abi. hal itu dia lihat sendiri sewaktu pagi tadi saat Reno baru saja keluar dari kamar anaknya.


Kini semua anggota keluarga sedang menikmati sarapan mereka dengan khidmat. Usai sarapan, Sean dan Lidia lebih dulu meninggalkan ruang makan. Setelah itu disusul oleh dua adik laki-laki Viana yaitu Kavi dan Mirza. Kini yang tertinggal hanya Reno dan Abi.


“Aku berangkat ke kantor dulu.” Ucap Reno.


“I..iya, hati-hati.” Jawab Abi kembali canggung terlebih pasca berciuman tadi.


“Nanti saat jam makan siang aku akan pulang, setelah itu kita pergi ke rumah sakit.”

__ADS_1


“Buat apa?” taya Abi bingung.


“Aku ingin memeriksakan kandungan kamu sekaligus melihat bagaimana perkembangan anakku di dalam sana. Jadi tunggu aku, ya?”


Sebenarnya belum jadwal Abi periksa kehamilan. Namun tidak masalah juga jika suaminya mengajak pergi ke rumah sakit. Karena memang pria itu sama sekali belum pernah melihat perkembangan calon buah hatinya yang sebentar lagi akan lahir.


“Baiklah.” Jawab Abi sambil tersenyum.


Abi mengantar suaminya ke depan. Sebelum memasuki mobil, Abi merah tangan suaminya lalu menciumnya dengan takzim. Seketika hati Reno menghangat. Bahkan ia lebih bersemangat untuk menjalani rutinitasnya nanti di kantor.


**


Reno sudah berada di kantor. setelah memeriksa beberapa dokumen yang baru saja diberikan oleh Yoga, pria itu tampak termenung. Dia sedang memikirkan sesuatu. Dia sedang mencari seseorang yang hampir mencelakainya saat di bandara.


Reno sudah berhasil menemukan rekaman cctv itu. Meskipun sebelumnya cctv di area gate kedatangan sudah terlebih dulu diretas oleh pelaku. Beerdasarkan informasi dari Daddy-nya mengenai ciri-ciri pria itu, akhirnya Reno berhasil menemukannya.


Sekarang tugasnya mencari tahu siapa pria itu dan siapa yang menyuruhnya. Karena pria itu mencoba membunuhnya, itu berarti nyawanya sedang dalam bahaya.


Reno menyangkal jika itu semua adalah perbuatan Tian. Karena dia bisa memastikan kalau saat ini Tian tidak ada di Indonesia. Reno berhasil menyingkirkan Tian dari negara ini agar tidak mengganggu proses pencarian istrinya saat itu. Reno juga sudah memastikan kalau Tian tidak lagi mengganggunya.


Cklek


Tiba-tiba saja Chiko masuk ke ruangannya. Pria itu datang memenuhi panggilan Reno. Chiko sudah tahu kalau sahabatnya itu sedang dalam bahaya. Jadi sebisa mungkin ia akan membantu.


“Bagaimana hasil pencarian kamu semalam?” tanya Chiko.

__ADS_1


“Aku sudah menemukan pria yang hampir membunuhku. Tapi sekarang aku agak kesusahan mencari identitasnya. Bisakah kamu membantuku mencarinya. Karena sebentar lagi aku akan ke rumah sakit mengantar Vibi periksa.”


“Kamu jangan khawatir. Coba kamu kirim file foto pria itu. Aku akan mencari informasi tentangnya.”


Setelah mengirim foto pria itu pada Chiko, dia kembali melajutkan pekerjaannya sebentar sebelum pergi ke rumah sakit.


***


Sementara itu tampak seorang pria sedang duduk di sebuah ruang kerjanya yang ada di apartemen. Keano yang sudah kembali pulang setelah sekian lama diasingkan oleh Papanya lantaran skandal yang telah dibuatnya dulu.


Tuan Alteza sudah mengetahui kalau skandal yang dibuat oleh anaknya dulu sengaja diatur oleh Reno. Hal itu ia ketahui setelah mendengar sendiri bahwa Reno sudah menikah dengan Abi. perempuan yang sudah lama akan ia jodohkan dengan Keano. Awalnya Tuan Alteza terkejut mendengarnya. Bahkan berpikiran buruk tentang Reno pun tidak ada dalam benaknya. Namun seiring berjalannya waktu, ia mencoba mencari tahu tentang kasus skandal yang telah dibuat oleh Keano. Hingga akhirnya dia mengetahui bahwa semua penyebabnya adalah Reno. Maka Tuan Alteza meminta Keano melakukan operasi plastik agar semua orang termasuk rekan bisnisnya tidak mengenalinya. Setelah itu memintanya pulang untuk membalas semua perbuatan Reno.


Keano tampak frustasi setelah orang suruhannya yang ia minta membunuh Reno tidak berhasil. Beruntungnya dia sudah meretas rekaman cctv bandara saat itu.


“Sepertinya aku sendiri yang harus bertindak.” Gumamnya sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.


.


.


.


*TBC


Happy Reading‼️

__ADS_1


__ADS_2