Bukan Sugar Daddy

Bukan Sugar Daddy
Ch 91 Nasib Pernikahan


__ADS_3

Aww


Chiko meringis kesakitan saat benda pusaka yang telah lama vakum itu mendapat tendangan dari kaki Chelsea. Seketika itu Chiko melepas Chelsea dari kungkungannya. Karena intinya terasa ngilu.


Sedangkan Chelsea yang masih emosi dengan perbuatan Chiko, dia merasa puas bisa memberi pelajaran pada pria itu.


Namun tiba-tiba saja Chelsea teringat dengan maksud kedatangan Chiko yang mencari Abi. Memangnya apa yang terjadi dengan sahabatnya itu?


“Dasar cewek bar-bar!” umpat Chiko sambil memegangi intinya.


“Itu balasan yang pantas untuk orang kurang ajar seperti kamu.” Ucap Chelsea tenang.


Chiko pun mendekati Chelsea karena masih tidak terima dengan perbuatan Chelsea. Dan seketika Chelsea mundur ketakutan.


“Aku datang ke sini hanya ingin menanyakan dimana Viana? tapi kenapa justru kamu menyerang aku seperti ini, hah?” tanya Chiko dengan suara tegas.


“Bukankah sudah aku katakan kalau kamu salah tempat jika mencari Viana. karena dia tidak ada di sini. memangnya kenapa kamu mencarinya?” jawab Chelsea sekaligus ingin tahu apa yang terjadi dengan sahabatnya.


Chiko memilih duduk dengan tangan masih memegangi intinya. Melihat itu, Chelsea langsung memalingkan muka. Bisa-bisanya pria itu bertindak tidak tahu malu seperti itu.


“Apa kamu tidak tahu sama sekali tentang Viana? beberapa hari ini dia pergi ninggalin Reno.” Jawab Chiko.


“Memangnya apa yang terjadi?”

__ADS_1


Sebenarnya Chiko sangat malas jika Chelsea terus bertanya. Tapi bagaimana lagi, mungkin perempuan itu tahu sesuatu atau mengenal orang terdekat Abi, jadi ia bisa menemukan petunjuk. Akhirnya Chiko menceritakan semuanya. Semua masalah yang tengah dihadapi oleh Abi dan Reno. Chelsea pun tampak terkejut sekaligus tidak menyangka. Namun saat Chiko menjelaskan kalau semua itu hanya salah paham. Karena sebenarnya Reno sangat mencintai Abi, akhirnya Chelsea pun percaya.


“Apa mungkin Viana pergi ke rumah Om Xander di kota B? karena setahuku Om Xander memang orang terdekat keluarga Viana. Viana dulu juga tinggal di sana sewaktu masih menempuh pendidikannya di sekolah modelling.” Ucap Chelsea yang seolah memberi angin segar pada Chiko.


“Terima kasih. Terima kasih banyak atas informasinya. Aku akan mengatakan pada Reno agar segera mencari istrinya kesana.” Ucap Chiko dan segera pergi dari butik Chelsea.


“Ehm, apakah kamu nggak apa-apa?” tanya Chelsea sedikit kasihan melihat Chiko berjalan seperti menahan sakit.


Mendapat pertanyaan seperti itu, Chiko menghentikan langkahnya lalu tersenyum penuh arti menatap Chelsea.


“Ini sangat sakit. Apa kamu mau mengobatinya?” tanyanya pura-pura sakit.


“Maaf. Baiklah, ayo aku antar periksa ke rumah sakit.”


“Tidak. Tidak perlu ke rumah sakit. Cukup kamu usap dengan lembut pasti dia akan sembuh dengan cepat.” Jawab Chiko dan Chelsea kembali mengayunkan kakinya untuk menendang inti Reno, karena merasa telah dikerjai pria itu. Namun dengan cepat Chiko menangkap kaki Chelsea dan mengecup singkat bibir Chelsea. Setelah itu dia berlari keluar dari butik sebelum Chelsea mengeluarkan tanduknya lagi.


**


Setelah dari butik Chelsea, Chiko segera pergi ke rumah Reno. Kebetulan Reno juga sudah di rumah. dan tadi hanya lembur sebentar.


Chiko menceritakan kalau tadi ia mendatangi butik Chelsea untuk mencari petunjuk keberadaan Abi. Dan menurut informasi dari Chelsea besar kemungkinan kalau Abi berada di rumah Omnya yang bernama Xander di kota B.


“Om Xander?” tanya Reno dan diangguki oleh Chiko.

__ADS_1


Reno ingat dengan nama pria itu. Pria yang dulu pernah menyebabkan kesalah pahaman dengan istrinya. Dan mengingat pertemuannya dengan pria itu, mendadak wajah Reno pias. Karena sejak awal pertemuan pertamanya, Xander sudah menunjukkan antipatinya. Namun besar kemungkinan jika istrinya memang berada di sana.


“Iya. Ada apa memangnya, Ren? Kamu kenal dengannya?” tanya Chiko.


“Iya. Aku kenal. Sekarang juga aku akan terbang kesana. Tolong carikan aku tiket penerbangan malam ini. untuk urusan kantor, sementara aku serahkan ke kamu dan Yoga.” jawab Reno.


Chiko pun tidak bisa berbuat banyak. Kalau dirinya jadi Reno pasti akan melakukan hal yang sama. Dan saat itu juga Chiko memesankan tiket penerbangan ke kota B untuk Reno.


Tepat pukul sebelas malam Reno berangkat ke kota B. dia sudah tidak sabar untuk menemukan istrinya di sana.


Setelah Chiko mengantar Reno ke bandara, dia segera pulang. tanpa dia sadari, mobil Chiko berpapasan dengan mobil milik Sean yang juga sedang menuju bandara. Karena malam ini juga Sean dan Lidia akan berangkat ke luar negeri dimana Abi tinggal.


Setelah mendapat kabar dari Xander tentang keberadaan Abi, hari ini Sean dan istrinya baru bisa pergi kesana. Hal itu dikarenakan kesibukan Sean di kantor. tapi dia cukup lega karena putrinya baik-baik saja dan berada di tempat yang aman.


“Sayang, tenanglah! Bukankah kita sudah tahu kalau Viana baik-baik saja dan berada di tempat yang aman. Jangan bersedih lagi.” ucap Sean menenangkan istrinya yang sejak tadi tampak sedih.


“Iya, aku tahu kalau Viana aman. Tapi aku sedang memikirkan bagaimana nasib pernikahan Viana nanti. Aku tidak ingin terjadi hal buruk dengan rumah tangga Viana.” jawab Lidia sendu.


.


.


.

__ADS_1


*TBC


Happy Reading‼️


__ADS_2