
Sean tersenyum hangat menatap sang istri. Apakah Sean akan cemburu jika istrinya mengingat mantan suami sekaligus mantan bosnya itu. jelas saja tidak. Justru Sean bangga bahwa dengan adanya niatan Lidia yang ingin berziarah ke makam Billal, itu tandanya Lidia sudah benar-benar ikhlas atas kepergian cinta pertamanya. Lagi pula itu sudah sangat lama. Bahkan kini hidupnya sudah bahagia menjadi sepasang kakek nenek.
“Ayo…ayo… kita makan-makan!!” Teriak Mirza tiba-tiba.
Akhirnya suasana yang tampak hening sejenak itu kembali mencair setelah mendengar suara teriakan Mirza. Setelah itu semua orang berkumpul di halaman belakang villa untuk makan-makan.
**
Acara kumpul keluarga itu pun selesai sampai waktu hampir larut malam. namun Reno lebih dulu mengajak sang istri untuk beristirahat, karena ia tidak mau Abi kelelahan dan akan berdampak pada janinnya. Sementara Raffael sudah tidur sejak tadi di kamar Sean dan Lidia.
Saat ini tampak Abi sedang rebahan di atas ranjang. Sejak tadi matanya masih belum juga terpejam. Padahal ia ingin sekali bergabung dengan keluarganya yang masih ada di luar, namun sayangnya Reno melarangnya.
Sedangkan Reno sendiri sejak tadi sibuk dengan ponselnya. Sepertinya pria itu memang sangat sibuk dengan urusan kantor. karena Abi juga sesekali mendengar suaminya sedang berteleponan dengan Chiko.
Abi akhirnya bangun dan berniat keluar kamar, karena masih mendengar suara adik-adik dan sepupunya di halaman belakang.
“Mau kemana?” tanya Reno menghentikan langkah Abi.
“Aku mau keluar. Bosan di dalam terus. Aku juga belum ngantuk.” Jawab Abi mengabaikan tatapan tajam sang suami.
Abi masih diam di tempat. Setelah itu Reno meletakkan ponselnya. Dan Abi mengira kalau suaminya akan menemaninya keluar. Namun tiba-tiba saja ia merasa tubuhnya seperti melayang. Reno menggendongnya dan merebahkannya di atas ranjang. Entah kenapa Abi sangat gugup melihat tatapan mata Reno malam ini. padahal mereka sudah seringkali melakukan malam panas. Namun kali ini tampaak berbeda.
Cup
Daripada kelamaan menunggu sang suami yang akan memarahinya dan pastinya akan berujung pertempuran panas, Abi pun memilih mengawalinya lebih dulu.
Reno menunjukkan ekspresi datar setelah mendapat kecupan singkat dari istrinya. Setelah itu ia bangun. Sengaja mengerjai Abi. dia ingin tahu bagaimana reaksi istrinya.
Grep
__ADS_1
Abi menarik tubuh suaminya agar kembali mengungkungnya. Dia tidak terima seolah diacuhkan oleh Reno. Kemudian Abi kembali melahap bibir sang suami. kali ini Abi terlihat sangat agresif. Terlebih cuaca di Villa sangat mendukung. Akhirnya Reno hanya mengikuti alur yang diinginkan oleh istrinya. Dan malam itu, cuaca dingin di Villa berhasil disulap menjadi panas karena pertempuran dua insan manusia yang sedang memadu kasih.
**
Pagi harinya Chandra sesuai dengan kesepakatan, Chandra dan Abi akan berziarah ke makam Papa mereka. Chandra hanya akan pergi sendiri, karena istrinya sedang tidak enak badan. Sementara Abi pastinya bersama sang suami. begitu juga dengan Lidia yang ditemani oleh suaminya. karena Sean juga ingin berziarah ke makam mantan bosnya.
Setelah menempuh peerjalanan beberapa menit akhirnya mobil mereka tiba di sebuah pemakaman elit yang ada di kota B. mereka semua bersimpuh di samping makam yang selalu terawat dengan baik itu. kemudian Abi menaburkan bunga di atas pusara makam Papanya.
Semua tampak berdoa dengan khusyuk di atas pusara itu. hanya Lidia saja yang terdengar isakan lirihnya saat berdoa. Sedangkan dua anaknya hanya menundukkan kepalanya.
Mendengar suara tangis sang Mama yang semakin terdengar jelas, Chandra pun mendekati Mamanya dan memeluknya dengan erat. Chandra angat tahu apa yang dirasakan Mamanya saat ini. karena hanya dirinya yang menjadi saksi kematian Papanya. Sedangkan Abi saat itu masih berada dalam kandungan Mamanya.
“Sudah, Ma. Papa di sana pasti sangat bahagia. Apalagi Ayah sudah menemani Mama selama ini.” ucap Chandra. Dia mengkhawatirkan kalau tangisan mamanya itu karena merindukan mendiang Papanya. Namun setelah itu Lidia menggelengkan kepalanya.
“Nggak, Sayang. Mama hanya sudah ikhlas. Mama hanya ingin mengucapkan terima kasih pada Papa kalian karena telah menunjuk orang yang tepat yang menemani Mama sampai akhir hayat Mama.” Jawab Lidia lalu tersenyum ke arah Sean yang sejak tadi hanya diam. kemudian pria itu membalas senyuman sang istri.
***
Reno tidak ingin melewatkan proses persalinan sang istri seperti saat persalinan pertamanya dulu. Pria itu rela tidak datang ke kantor sejak seminggu yang lalu, lantaran tidak tega meninggalkan istrinya sendiri di rumah. meskipun ada Bu Mira yang menjaga Raffael sekaligus menemani Abi.
Saat ini Abi baru saja selesai mandi. pagi ini setelah mandi tiba-tiba saja Abi sudah merasa kelaparan. Bahkan tanpa diminta, Reno sudah menyiapkan makanan untuk istrinya. Namun pandangan Reno tertuju pada pangkal paha istrinya seperti mengeluarkan cairan.
“Sayang, itu cairan apa?” tanya Reno dengan cemas dan takut.
“Astaga! Ini cairan ketuban sepertinya.” Jawab Abi ddengan tenang. Pasalnya ia sama sekali tidak merasa sakit. Hanya tadi pagi saat bangun tidur dia sedikit merasa nyeri.
Reno pun bergegas mencari baju ganti istrinya dan menggantikannya dengan cepat. Setelah itu ia menggendong Abi dan segera membawanya ke rumah sakit.
“Ren, aku bisa jalan sendiri.” Keluh Abi saat dalam gendongan sang suami.
__ADS_1
Reno sama sekali tidak mempedulikan ucapan Abi. setelah itu ia memacu mobilnya menuju rumah sakit.
Benar saja, sesampainya di rumah sakit, Abi merasa perutnya nyeri. Dan tidak menunggu lama, dalam waktu kurang lebih satu jam, anak kedua Reno dan Abi itu lahir ke dunia dalam keadaan sehat.
Suara tangisan bayi itu bersamaan dengan tetesan air mata Reno. Pria itu sangat bahagia melihat dan menyaksikan langsung proses persalinan istrinya.
“Terima kasih, Sayang. Terima kasih sudah melahirkan anak-anak. Aku sangat mencintaimu.” Ucap Reno lalu memberikan kecupan pada kening Abi.
“Aku juga sangat mencintaimu, Suamiku.”
.
.
.
*END
Akhirnya tamat juga. Terima kasih buat semua reader yg membaca novel ini dari awal hingga akhir. Jangan bosan² ya untuk selalu membaca novel² receh othor.
Dan untuk pembaca setia novel ini yg dapat julukan fans mohon konfirmasi no hp'nya melalui dm di akun ig othor @dee_k9191. Sayang banget pembaca novel ini hanya sedikit jadi yg dpt GA hanya 2 orang.
Sekali lagi othor ucapkan terima kasih banyak buat semuanya🤗🤗😘😘😘
Happy Reading‼️
Jangan lupa mampir di karya baru yg berjudul "Belenggu Cinta Office Boy"
__ADS_1