Bukan Sugar Daddy

Bukan Sugar Daddy
Ch 146 Memastikan


__ADS_3

Chiko sangat terkejut sekaligus ikut bahagia setelah mendengar kabar bahwa istri sahabatnya tengah hamil anak kedua. Bahkan dia tidak menyangka dengan mengantar Abi ke rumah sakit kemarin berujung opname. Karena Chiko pikir Abi hanya berobat jalan saja.


“Lalu sekarang istri kamu sendirian di rumah sakit, Ren?” tanya Chiko saat mereka berdua sedang berjalan menuju ruangan kerja masing-masing setelah meeting.


“Ya sebenarnya aku nggak tega ninggalin Vibi, Ko. Kamu tahu sendiri kan kalau hari ini ada meeting penting. Vibi tadi juga bilang kok kalau Chelsea akan datang menjenguk.” Jawab Reno.


“Ehm, berhubung meeting sudah selesai, boleh nggak aku ijin jenguk istri kamu? Kapan lagi aku jenguk Viana? pasti nanti akan lembur lagi.” usul Chiko padahal dia ingin sekali bertemu Chelsea.


“Ehm, jenguk istriku atau memang sengaja ingin bertemu yang lain?” tanya Reno menggoda.


Chiko menggaruk tengkuknya byang tidak gatal. Sepertinya memang Reno mengerti maksud dari pembicaraannya. Akhirnya Reno mengaggukkan kepalanya setuju untuk memberi ijin Chiko pergi ke rumah sakit.


“Semoga sukses!” Ucap Reno saat Chiko sudah berbalik badan untuk segera pergi.


**


Entah apa yang ada di pikiran Chiko saat mendengar bahwa Chelsea sedang berada di rumah sakit menemani Abi. tidak mungkin juga Chiko bertanya langsung pada Chelsea mengenai wanita yang terlibat one nigt stand dengannya saat itu. Bisa jadi wanita itu memang wanita pekerja Club yang kebetulan bernama Chelsea. Lalu untuk keadaan wanita itu yang menurutnya masih virgin, Chiko juga masih ragu. Antara ingat dan tidak. Karena dia sedang dalam pengaruh alkohol. Sedangkan noda bekas darah itu juga belum pasti darah perawan.


Tanpa berpikir panjang, Chiko segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit. Namun ia berhenti dulu untuk membelikan buah tangan buat Abi.


Sesampainya di rumah sakit, Chiko segera menuju ruangan dimana saat ini Abi dirawat. Perasaan Chiko semakin tak karuan. Bagaimana nanti dia akan bersikap jika bertemu dengan Chelsea?.


Cklek


“Siang, Vi?” sapanya dengan tatapan mata yang tertuju pada Chelsea.

__ADS_1


Terlihat Chelsea sangat terkejut melihat kedatangan pria yang sangat dia benci. Bahkan Chiko melihat dengan jelas wajah perempuan itu memerah. Dalam hati Chiko bertanya, benarkah Chelsea yang ada di hadapannya itu yang telah menghabiskan waktu satu malam dengannya beberapa waktu yang lalu.


“Eh, Om Chiko. Siang juga, Om!” Abi membalas sapaan Chiko.


“Bagaimana keadaan kamu, Vi? Maaf aku baru datang kesini.”


“Aku sudah lebih baik, Om.” Jawab Abi.


“Vi, aku pulang dulu ya? Ini baru saja dapat pesan dari Mama kalau butik sedang ramai.” Pamit Chelsea tiba-tiba.


Abi sangat terkejut melihat raut wajah sahabatnya yang tiba-tiba berubah. Apalagi Chelsea juga tiba-tiba berpamitan pulang. mau mencegahnya pun sudah terlambat, karena Chelsea pergi begitu saja tanpa menunggu persetujuan darinya.


Sedangkan Chiko semakin yakin kalau Chelsea, sahabat Abi lah wanita yang menemani satu malamnya. Namun ia tidak ingin gegabah dulu untuk mengejar dia. Dia tidak ingin Abi mencurigainya.


“Nggak apa-apa. Apa sejak tadi kamu ditemani dia?” tanya Chiko basa-basi.


“Iya. Dari semenjak Reno berangkat ke kantor. padahal Chelsea bilang akan menemaniku sampai sore loh. Nggak tau tuh anak kenapa tiba-tiba pergi begitu saja. apa gara-gara takut melihat wajah Om Chiko?” gerutu Abi dan diiringi gurauan di ahir kalimat.


“Kamu ini bisa saja. memangnya wajahku menyeramkan?”


“Bukan menyeramkan sih, Om. Mungkin dia sedikit trauma saja dengan yang namanya pria. Chelsea baru putus dengan cowoknya.” Jawab Abi.


Chiko pun semakin penasaran. Dia berusaha mengorek informasi tentang Chelsea. Apalagi Chelsea baru putus dengan cowoknya. Harusnya ini adalah kesempatan besar baginya untuk mendekati perempuan itu.


Chiko duduk santai di tepi brankar Abi sambil mengupas buah jeruk. Sedangkan Abi tanpa diminta, melanjutkan ceitanya tentang kandasnya hubungan Chelsea dengan kekasihnya.

__ADS_1


Abi mengatakan kalau ia meminta suaminya untuk mencari informasi tentang pria yang bernama Jo. Yang tak lain kekasih Chelsea. Dan benar saja. menurut hasil pencarian anak buah Reno, Jo selalu menghabiskan malamnya di sebuah Club dengan ditemani wanita penghibur. Hingga akhirnya Chelsea memastikan sendiri dengan datang ke Club dan memergoki kekasihnya sedang bersenang-senang dengan wanita penghibur.


Jantung Chiko berdegup kencang. Dia teringat saat setengah mabuk seperti sedang melihat Chelsea di Club itu. Jadi benar, saat itu Chelsea sedang mengintai kekasihnya.


“Aku balik dulu ya, Vi!” pamit Chiko tiba-tiba.


“Eh, kenapa buru-buru, Om?” Abi semakin aneh melihat sikap Chiko.


“Maaf, Vi. Ada hal penting yang harus aku selesaikan secepatnya.” Jawab Chiko dan bergegas pergi meninggalkan Abi.


Chiko pergi terburu-buru meninggalkan rumah sakit langsung menuju Club yang biasa ia kunjungi. Namun kedatangannya ke Club bukan untuk mencari hiburan. Lagi pula ini masih siang, dan dapat dipastikan kalau Club tidak buka.


Kedatangan Chiko ke Club itu hanya untuk melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan keadaan sekitar private room dimana ia menyewa sebuah kamar. Dia ingin memastikan kalau wanita itu adalah Chelsea.


.


.


.


*TBC


Happy Reading‼️


 

__ADS_1


__ADS_2