Bukan Sugar Daddy

Bukan Sugar Daddy
Ch 62 Sedikit Kecewa


__ADS_3

Abi sangat malu saat Reno mengambil satu set lingerie berwarna hitam. Tidak hanya itu, Abi pun melihat sekeliling, khawatir jika orang-orang memandangnya. Namun ternyata tidak. Mengingat saat ini dirinya sedang di luar negeri. jadi ini merupakan hal yang biasa. Justru di outlet ini juga ada beberapa pria yang sedang memilih lingerie untuk pasangannya.


“Hei kenapa kamu diam? Apa kamu tidak suka?” tanya Reno membuyarkan lamunan Abi.


“Ah tidak. Aku sangat suka, eh-“ seketika Abi membungkam mulutnya karena merasa salah berucap.


Reno hanya tersenyum melihat sikap Abi. Setelah itu dia mengambil lingerie yang ia pilih tadi, lalu membayarnya ke kasir. Abi diam saja. karena percuma jika menolaknya, Reno akan tetap mengambil baju haram itu.


Kini mereka sudah berada di dalam mobil. Reno melirik Abi yang sejak tadi melempar pandangannya ke samping.


“Kenapa, hem?” tanya Reno sambil mengusap lengan perempuan itu.


“Apa kamu sedang membayangkan memakai lingerie tadi?” goda Reno dan sukses mendapat cubitan dari Abi.


“Aku hanya lelah, Ren. Aku ingin segera beristirahat.” Jawab Abi yang menunjukkan wajah lelahnya.


Reno pun paham. Dia sedikit mempercepat laju mobilnya agar segera sampai apartemen. Dia juga tidak menuntut Abi memakai lingerie tadi. mungkin lain kali saja. lagi pula masih banyak waktu untuk melakukannya.


Sesampainya di apartemen, Reno mempersilakan Abi untuk segera beristirahat. Sedangkan dirinya akan masuk ke ruang kerja untuk mengecek beberapa pekerjaannya sebelum lusa ia pulang ke tanah air.


Tanpa terasa sejak tadi Reno berada dalam ruang kerjanya, saat waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Reno tampak serius menatap layar laptop di hadapannya. Ada laporan dari perusahaan pusat yang berada di Indonesia bahwa saat ini sedang mengalami masalah. Dia juga sudah bertanya pada Chiko dan ternyata benar adanya.


Harusnya waktu bebas Reno di negeri ini tinggal satu hari lagi dan akan ia gunakan bersenag-senang dengan Abi. Tapi dengan adanya masalah seperti ini dan tidak bisa disepelekan, Reno terpaksa mempercepat kepulangannya.


Cklek

__ADS_1


Abi tiba-tiba membuka pintu ruang kerja Reno. Pria itu terkejut saat melihat istrinya bangun dan sudah berada di ruangan ini.


“Ren, sejak tadi kamu masih di sini?”


“Iya. Maaf, aku sedang ada kerjaan. Kenapa kamu bangun?”


“Nggak apa-apa. Aku tadi terjaga dan haus. Tiba-tiba tidak melihat kamu, jadi aku langsung kesini.” Jawab Abi yang kini sudah duduk di kursi di hadapan Reno.


“Kamu tidurlah lagi, sebentar lagi aku akan seles-“


Belum sempat Reno menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara deringan ponselnya. Dia segera menerima panggilan itu yang tak lain dari Chiko.


Abi memandang Reno yang tampak serius bicara entah dengan siapa. Sesekali Reno juga memijat keningnya. Sepertinya memang sedang ada masalah. Tapi Abi juga tidak tahu.


“Bi, maafkan aku.” ucap Reno setelah mengakhiri panggilannya.


“Malam ini juga kita harus pulang. karena besok aku ada meeting mendadak dan harus aku hadiri. Maafkan aku karena tidak bisa memenuhi keinginanmu untuk jalan-jalan.” Ucap Reno penuh penyesalan.


“Aku sama sekali tidak keberatan, Ren. Masih banyak waktu. Dan ada hal yang lebih penting yang membutuhkan kehadiranmu.” Jawab Abi.


“Kemarilah!” pinta Reno agar Abi mendekat padanya.


Abi pun mendekati tempat duduk Reno. Pria itu segera menarik Abi ke dalam pangkuannya. Memeluknya dengan erat, menciumi harum aroma tubuh Abi yang sangat menenangkan.


Meskipun sedang terjadi masalah besar di perusahaannya, namun Reno tidak ingin membaginya pada Abi. Dia tidak ingin istrinya ikut memikirkan masalahnya.

__ADS_1


Sedangkan Abi yang mendapat pelukan seperti itu dari Reno hanya mampu terdiam. Mungkin dengan seperti ini bisa mengobati kegundahan yang sedang Reno rasakan.


Cukup lama Reno memeluk tubuh Abi. Tangan pria itu memeluk perut Abi dengan posesif. Lalu Abi dengan sengaja memiringkan kepalanya untuk menatap wajah Reno yang terasa seperti menyimpan banyak beban. Namun, tiba-tiba saja Abi mendapat kecupan lembut dari Reno.


Cup


Tak puas dengan hanya kecupan, Reno akhirnya melumatt bibir Abi. Bibir yang telah membuatnya candu. Bahkan sekarang bisa menjadi obat di saat dirinya sedang dilanda masalah. Abi pun membalas lumataan itu dengan lembut dan penuh perasaan.


Karena posisi Abi yang tidak begitu nyaman, dengan cepat Reno memperbaiki posisinya. Hingga sekarang posisinya berhadapan sambil memeluk Reno. Kemudian mereka kembali berciuman dengan mesra, lembut, dan memabukkan.


Cukup lama pergulatan bibir itu terjadi. Tanpa sadar Abi mengeluarkan desahannya saat dengan sengaja tangan Reno mulai nakal. Tapi seketika itu Reno melepasnya. Menyisakan nafas yang saling memburu.


“Sayang, maafkan aku. kita lanjutkan nanti saat sudah pulang. lebih baik kita segera bersiap. Karena satu jam lagi jadwal penerbangan kita tiba.” Ucap Reno.


Abi mengangguk walau ada rasa sedikit kecewa karena terhentinya kegiatan panas itu. Tapi urusan Reno saat ini lebih penting.


Setelah itu Reno menurunkan Abi dari pangkuannya. Kemudian membantu Abi untuk bersiap.


.


.


.


*TBC

__ADS_1


Abi mulai ketagihan guys😂😂 kaya' emak2 disini🤣🤣


Happy Reading‼️


__ADS_2