
Warninggg!!!🔥🔥🔥🔥😂😂
Reno melajukan mobilnya dengan menahan marah. Dia menunggu Abi bicara jujur tentang pertemuannya dengan Tian baru saja. namun Abi tak kunjung bicara. Sedangkan Reno tadi memang sengaja tidak ingin menemui Tian dan mengatakan hubungannya dengan Abi yang sebenarnya. Karena menurut Reno waktunya belum tepat. Dia sudah menyusun rencana untuk membuat Tian sakit hati sekaligus shock setelah mengetahui kalau Abi adalah istrinya.
“Ren!” panggil Abi lirih.
Reno masih diam dan mengacuhkan Abi. Dia terus fokus menyetir. Padahal hatinya sedang tidak baik-baik saja.
“Reno, aku tahu kamu tadi melihat semuanya. Bukannya aku tidak mau bicara padamu, aku hanya masih shock saat bertemu dengan Tian tadi.” ucap Abi.
Ckiittt….
Reno mengerem mendadak mobilnya. Hingga membuat Abi terkejut. Beruntungnya dia sudah memakai sabuk pengaman.
“Jangan sekali-kali kamu menyebut pria lain saat kita sedang berdua, Bi!” ucap Reno dengan suara tegas.
“Maaf!” jawab Abi sambil emngusap lengan suaminya.
“Kamu jangan berburuk sangka lagi kalau aku masih menyimpan perasaan terhadap dia. Percayalah, Ren! Aku tadi sudah mengatakan kalau aku sudah mempunyai suami yang sangat aku cintai.” Ucap Abi sambil menatap lekat Reno yang sedang memandang lurus ke dapan.
Rasa kesal dalam diri Reno emnguap begitu saja saat mendengar ucapan Abi. Reno bahagia Abi mengatakan cinta pada dirinya di hadapan pria lain yang telah lama menjadi musuh bebuyutannya.
“Aku percaya. Maafkan aku, Sayang!” ujar Reno menatap lekat mata Abi penuh kasih.
__ADS_1
“Ya sudah lebih kita jalan lagi. bukankah pekerjaan kamu masih banyak?”
Reno mengangguk dan kembali menyalakan mesin mobilnya. Reno tidak mengantar istrinya pulang. dia akan mengajak Abi ke kantornya dan memintanya untuk menungguinya kerja. Lagi pula tidak lama dan Reno juga tidak ada meeting.
Sesampainya di kantor, Reno meminta Abi duduk di sofa. Sebenarnya di dalam ruangan kerja Reno ada kamar pribadi, namun Reno meminta Abi tetap dekat dengannya karena akan menjadi penyemangatnya bekerja.
“Sayang, kalau butuh sesuatu katakan saja, biar nanti aku minta OB untuk mengambilkan.”
“Nggak ada. Aku masih kenyang juga. ya sudah lanjutkan saja pekerjaan kamu.” Jawab Abi lalu memilih mengambil surat kabar dan membacanya.
Reno mulai melanjutkan pekerjaannya. Niat hati dengan bisa melihat istrinya, akan menjadikan ia bersemangat menyelesaikan pekerjaannya. Namun ternyata semua itu salah. Reno justru semakin tidak fokus. Apalagi melihat Abi sedang duduk dengan posisi menyilangkan kakinya. Padahal itu biasa saja. namun imajinasi Reno sudah liar.
Rasanya kesempatan ini sangat sayang jika dilewatkan. Reno mengambil remot otomatis pengunci pintu ruangannya, lalu menekan tombolnya tanpa sepengetahuan Abi. Setelah itu dia mematikan laptopnya dan mulai mengendurkan dasinya.
“Reno!” Pekik Abi saat merasakan ada sentuhan di bagian pahanya. Dan sontak saja Abi melepaskan surat kabar yang tadi dia pegang.
“Sayang, aku menginginkamu.” Ucap Reno dengan mata sayunya.
“Tapi, Ren! Kita sedang di kantor. bagaimana nanti kalau ada yang mas-hmmppp….”
Reno dengan cepat membungkam bibir istrinya dengan ciuman yang awalnya lembut hingga berubah semakin menuntut. Tidak hanya itu, tangan Reno sudah mulai nakal menyentuh area sensitif lainnya, hingga membuat Abi mengeluarkan suara merdunya.
Dengan cepat Reno melucuti pakaian istrinya. Setelah Abi tidak memakai sehelai benangpun, Reno juga melepas pakaiannya sendiri.
__ADS_1
Kini Reno mulai merebahkan tubuh Abi di sofa panjang itu. Seperti sudah tahu keinginan istrinya, Reno segera memberikan pemanasan pada inti Abi. Dan Abi selalu merasa terbang melayang saat Reno memainkan indra pebgecapnya di bagian inti itu. Abi terus bergerak gelisah namun sangat menikmatinya. Reno juga sangat betah berada di sana. Tak lama setelah itu giliran Reno yang diberikan pemanasan oleh Abi.
Reno merubah posisinya jadi duduk di sofa. Sedangkan Abi kini yang berjongkok di hadapan Reno. Tanpa dikomando lagi, Abi mulai memanjakan inti milik suaminya ke dalam mulutnya. Semakin lama Abi juga semakin pintar dengan hal itu. Reno pun sangat bangga.
“Sayang, kemarilah!” ucap Reno setelah dirasa cukup istrinya memberikan pemanasan.
Reno menarik Abi agar duduk di pangkuannya. Lebih tepatnya mencoba gaya dimana posisi Abi berada di atasnya. Awalnya Abi ragu, namun dengan bantuan Reno akhirnya berhasil melesatkan intinya ke dalam inti milik Abi.
Abi menarik nafasnya dalam saat inti suminya sudah masuk penuh ke dalam intinya. Keduanya masih sama-sama terdiam untuk mengatur nafas. Setelah itu Reno melumaatt bibir Abi sebelum akhirnya meminta sang istri bergerak naik turun.
Awalnya Abi bergerak pelan. Namun setelah dia merasakan sensasi yang berbeda, dia mempercepat gerakannya. Sedangkan Reno yang berada di bawahnya hanya menikmati permainan istrinya. Sambil sesekali ia menyesap sumber kehidupan yang sangat menggoda di hadapannya. Dan Abi semakin tak karuan saat Reno memanjakan dua asetnya itu.
Keduanya sama-sama terengah setelah melakukan percintaan panas itu. Tubuh Abi seketika ambruk di pelukan Reno karena marasa sangat lemas. Setelah itu disusul dengan rasa yang bergejolak dari perutnya. Buru-buru Abi bangun dan berlari menuju toilet untuk memuntahkan isi perutnya.
Reno juga ikut panik. Dia segera menyusul istrinya ke toilet dalam keadaan masih polos.
.
.
.
*TBC
__ADS_1
Happy Reading‼️