Bukan Sugar Daddy

Bukan Sugar Daddy
Ch 129 Dasar Maling!


__ADS_3

Selama itu Reno tetap bekerja untuk menyelesaikan masalah perusahaan. Tidak hanya itu, Chiko dan Yoga juga ikut bekerja untuk mencari beberapa karyawan yang mencurigakan. dan tidak membutuhkan waktu lama, ada dua orang karyawan yang sengaja dibayar oleh Keano untuk memata-matainya di kantor. bahkan salah satu dari mereka yang memberikan kabar tentang kunjungan ke luar kota di daerah puncak yang wajib dihadiri Reno.


Reno hanya mengangguk dan mengucapkan terima kasih pada karyawannya itu. Setelahnya ia meminta seseorang untuk mengambil mobilnya yang tengah berada di rumah sakit. Karena Reno sudah memastikan kalau mobilnya aman untuk dikenadari.


Berdasarkan rekaman video yang tertangkap di dalam mobil Reno, pria itu merusak salah satu bagian mesin mobil dan menyetelnya akan mengalami kerusakan parah bagian rem jika sedang di medan menanjak dan turunan tajam. Lalu kalau digunakan dalam medan biasa, akan tetap aman.


Dari situ Reno tahu kalau nyawanya berada di ujung tanduk jika melakukan perjalanan ke daerah puncak dengan menggunakan mobil itu.


“Jangan sekali-kali kamu bermain-main denganku!” gumamnya penuh amarah sambil mengingat wajah Keano.


Dua hari sebelum keberangkatannya ke luar kota, Reno bekerja keras mencari cara bagaimana membuat kecelakaan itu tampak nyata. Jika ia langsung membongkar kebusukan Keano, sepertinya itu tidak membuatnya puas. Tidak hanya Keano dan Papanya saja, tapi Reno juga mengetahui bahwa Tian juga turut andil.


Akhirnya Reno mengambil jalan dengan merekayasa kematiannya. Walau itu membuat istri dan keluarganya terpukul. Tapi setidaknya, ia akan dengan mudah membalas semua niat busuk Keano cs.


Reno mendatangi pihak kepolisian dan juga petugas rumah sakit untuk memeberikan keterangan palsu tentang kematiannya nanti. Dengan memeberikan beberapa uang, mereka pun bisa bekerja dengan baik. Sedangkan orang yang akan mengendarai mobilonya menuju puncak adaah orang yang sudah disiapkan oleh Chiko dimana orang itu adalah salah satu anak buah Tuan Alteza yang sudah diperdaya oleh Chiko. Bahkan postur tubuhnya hampir mirip dengan Reno.


Setelah kabar kematian dirinya menyeruak, Reno tahu kalau Keano sangat senang. Sebelum pria itu melanjutkan misinya untuk mendapatkan istrinya, dengan cepat Reno menghancurkan perusahaan Tuan Alteza. Namun sebelumnya ia akan menghancurkan orang-orang suruhan Keano yang ikut menjalankan rencana busuk itu.


Reno berhasil melenyapkan orang-orang Keano. Setelah itu barulah ia memghancurkan perusahaan Keano dan juga Tian. Namun sayangnya sudah ada orang yang melakukan itu semua yang tak lain adalah Sean dan Xander. Hingga akhirnya Sean yang terlebih dulu mengetahui bahwa menantunya itu tidak benar-benar meninggal.


Reno akhirnya meminta Sean dan juga Xander untuk tidak memberitahu semua itu pada Abi selama keadaan belum aman. Sean dan Xander terpaksa menyetujui permintaan Reno walau keadaan Abi sangat terpuruk.

__ADS_1


“Reno janji akan memberitahu kebenaran ini setelah mereka bertiga berhasil ditangkap.” Ucap Reno pada Sean dan Xander.


Sean dan Xander akhirnya ikut membantu menangkap Keano, Tuan Alteza, dan juga Tian. Dan tepat setelah pertemuan Reno dengan mertua dan Omnya, ada seseorang yang menghadang Reno di tengah jalan. Orang itu ternyata orang suruhan Daddy-nya. Jadi Reno tidak bisa lagi mengelak untuk memberitahu kebenaran itu pada Daddy-nya.


#Flashback off


“Maafkan aku, Sayang!” ucap Reno pada istrinya yang sejak tadi mendengarkan ceritanya.


Apakah Abi masih kecewa. Tentu saja tidak. Karena memang suaminya melakukan itu demi kebaikannya. Bahkan ia juga terkejut saat Ayahnya mengatakan kalau Keano menginginkan dirinya untuk menjadi istrinya.


“Maafkan kesalahan suami kamu, Nak Abi. memang terkesan jahat rencana Reno, tapi semua itu demi kebaikan kamu dan keluarga kalian.” Tuan Hadiata ikut bersuara untuk meyakinkan menantunya.


Tanpa terasa waktu sudah hampir larut. Sejak tadi Raffael juga tertidur dalam gendongan Abi. kemudian Lidia meminta Abi untuk membawa Raffael ke kamar dan menidurkannya.


“Kamu baik-baik ya, Sayang! Mama sangat senang dengan kembalinya suami kamu. Malam ini tidurlah di sini. Mama juga tidak masalah kalau seterusnya kamu akan tinggal di sini.” ucap Lidia sebelum pamit pulang.


“Terima kasih, Ma. Viana akan membicarakan ini sama Reno dulu.” Jawab Abi.


Lidia mengantar Abi masuk ke dalam kamarnya. Wanita paruh baya itu ingin memberikan ciuman sayang pada cucunya yang tampak pulas sejak tadi.


Sedangkan para pria yang berada di ruang tengah sedang menyusun rencana selanjutnya. Hanya diskusi singkat sebelum diketahui oleh para wanita yang berada di lantai dua.

__ADS_1


“Terserah kalian saja, Daddy hanya minta jaga keselamatan kalian.” ucap Tuan Hadiata walau sebenarnya ia tidak setuju dengan perbuatan balas dendam. Tapi nyawa anaknya juga hampir melayang di tangan pria-pria baj***an itu.


Satu per satu semua orang meninggalkan rumah Reno. Daddy-nya juga baru saja masuk ke kamar untuk beristirahat. Sedangkan Chiko memilih pulang ke apartemennya.


Reno akhirnya ikut menyusul istrinya yang sedang beristirahat. Rasanya ia masih belum puas memeluk wanitanya.


Hati Reno menghangat saat melihat istri dan anaknya sudah terlelap damai. Reno pun ikut berbaring di belakang Abi dan memeluk wanita itu dari belakang.


“Jadi selama beberapa hari yang menemaniku tidur dan memelukku itu adalah kamu?” tiba-tiba Abi berbicara dan cukup membuat Reno terkejut.


“Dasar maling!” gerutu Abi dengan mata tertutup saat tak mendapat sahutan dari sauminya. Sedangkan Reno yang sejak tadi diam hanya terkekeh geli mendengar gerutuan Abi.


.


.


.


*TBC


Happy Reading‼️

__ADS_1


__ADS_2