Bukan Sugar Daddy

Bukan Sugar Daddy
Ch 83 Dugaan


__ADS_3

Pria berusia kisaran tiga puluh tujuh tahun itu tampak shock saat mendengar bahwa Abi sudah memiliki suami. Apakah dia melewatkan sesuatu selama ini, hingga sama sekali tidak mengetahui kabar pernikahan Abi. Perempuan pertama yang membuatnya jatuh cinta. Tapi sayangnya dia sangat pengecut untuk mengakui perasaannya itu.


Ya, pria yang menemukan Abi pingsang tergeletak di pinggir jalan semalam adalah Reza. Pria yang sudah dianggap keluarga oleh Sean, sekaligus pria yang pernah menjadi suami dari kakak ipar Abi.


Reza yang kini menyandang gelar duda dua kali itu benar-benar terkejut saat menemukan Abi tergeletak di pinggir jalan semalam saat dirinya baru pulang menghadiri undangan makan malam dari kliennya. Beruntungnya taksi yang ia tumpangi melaju dengan kecepatan sedang. Hingga akhirnya dia menyelamatkan Abi.


Awalnya Reza tidak menyangka akan dipertemukan dengan Abi kemarin. Tapi sayangnya dalam keadaan tidak baik-baik saja. setelah berhasil menolong Abi dan membawanya ke hotel dimana ia menginap, perlahan Abi sadar dari pingsannya.


Reza hendak menghubungi kedua orang tua Abi agar menjemputnya. Namun sayangnya Abi melarangnya. Dan akhirnya Reza menuruti permintaan Abi.


Reza sengaja memesankan kamar untuk Abi tepat di samping kamarnya. Karena tidak mungkin ia akan tidur bersama Abi dalam satu kamar.


Pagi ini, Reza sudah masuk ke kamar Abi untuk memastikan keadaan Abi sudah membaik. Dia berniat akan membujuk perempuan itu untuk pulang, karena siang ini juga dia harus kembali ke luar negeri. namun sayangnya Reza justru dikejutkan dengan Abi yang terus mual-mual dan muntah. Dia ingin membawanya ke rumah sakit, namun lagi-lagi Abi menolak. Justru dia meminta Reza agar membawanya pergi jauh.


“Suami?”


Reza mengulangi pertanyaannya saat Abi masih diam. dia masih belum percaya kalau Abi benar-benar sudah menikah. Apalagi Abi mengatakan kalau suaminya itu sebentar lagi akan menjadi mantan suami. sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan kehidupan Abi selama ini? begitulah pertanyaan yang ada dalam benak Reza.


“Maaf, Kak. Aku nggak bisa menceritakan sekarang. sekarang bawa aku pergi dari negara ini!”


“Tidak, Vi. Kalau kamu tidak ingin bertemu dengan suami kamu. Lebih baik aku antar kamu pulang ke rumah orang tua kamu.” Ujar Reza memberi solusi.


Karena malas berdebat, Abi pun memaksa berdiri dan berniat untuk keluar dari kamar hotel itu.


“Kalau Kak Reza nggak mau membawaku pergi, baiklah. Aku akan pergi sendiri.” Ancam Abi.

__ADS_1


“Tunggu, Vi! Baiklah.”


***


Sementara itu Reno kini sedang bersiap pergi ke rumah orang tua Abi. Sesuai dengan persetujuan Chiko, akhirnya dia bertekat untuk menemui kedua orang tua Abi, selain untuk mencari keberadaannya, Reno juga akan menjelaskan semuanya. Semua kesalah pahaman yang sudah terjadi antara dirinya dan sang istri.


Chiko sengaja mengantar Reno pergi ke rumah Sean. Dia takut terjadi hal buruk pada sahabatnya. Meskipun nanti Chiko hanya menunggu di dalam mobil saja.


Beberapa saat kemudian mereka berdua sudah sampai di depan rumah besar milik keuarga Sean. Sejenak Reno masih diam di tempat. Bukan dia takut, dia hanya menyiapkan hatinya untuk menghadapi kemungkinan terburuk, jika Abi tidak benar-benar pulang ke rumah orang tuanya.


“Berjuanglah, Ren!” ujar Chiko memberi semangat sambil menepuk bahu Reno.


Reno mengangguk pasti lalu keluar dari mobil memasuki rumah besar milik kedua orang tua Abi.


Seorang satpam penjaga langsung membukakan pintu gerbang untuk Reno, karena sudah mengenalinya. Kemudian Reno berjalan memasuki rumah Sean.


Kini Reno sudah berdiri di depan pintu rumah yang terbuka. Tak lama kemudian ada seorang ART yang mempersilakan masuk. Walaupun menyambut kedatangan Reno dengan keheranan.


“Saya panggilkan Tuan dan Nyonya dulu. Silakan duduk!” ucap ART mempersilakan.


Bukannya yang datang Sean dan Lidia, tapi Chandra dengan sang istri yang perutnya sudah membesar. Reno yang tidak terlalu akrab dengan kakak iparnya, karena dia hanya sekali bertemu saat akad nikah dulu, dia memilih mengangguk saja. namun tatapan Chandra terhadapnya tampak berbeda. Apakah Chandra sudah mengetahui sesuatu.


“Mana Viana?” tanya Chandra dengan suara datar.


Ternyata kebimbangan Reno terjawab sudah. Istrinya tidak ada di rumah orang tuanya. Lalu kemana Abi pergi. Apakah keadaan istrinya baik-baik saja?

__ADS_1


“Mana Viana? Kenapa kamu datang sendirian?” tanya Chandra tidak sabaran. Bahkan aura wajah Chandra sudah menunjukkan permusuhan terhadap Reno. Tidak peduli usianya lebih muda daripada adik iparnya itu. Namun yang pasti dia tidak akan terima jika terjadi sesuatu yang buruk pada adik perempuannya.


Febi, istri Chandra langsung mengusap lengan suaminya agar tidak terbakar amarah atas hal yang belum jelas.


“Ada apa ini?” tanya Sean yang tiba-tiba muncul dengan Lidia yang sedang menggendong anak laki-laki.


“Nak Reno? Datang sendirian saja? kemana Viana?” tanya Lidia masih belum merasakan keanehan.


“Maaf Ma, Yah. Reno kesini untuk mencari dimana Viana.” Ucap Reno akhirnya membuka suara.


Bugh


Tiba-tiba saja Chandra mendekati Reno dan memberikan pukulan yang tepat mengenai rahang Reno. Ternyata dugaan Chandra benar.


.


.


.


*TBC


Masih ingat Reza kan? di novel Suami Kedua.


hayo... Abi sama Reza apa Reno nih?😂😂

__ADS_1


Nanti ada cerita sedikit ttg Reza, jgn khawatir!


Happy Reading‼️


__ADS_2