Cinta Dan Benci

Cinta Dan Benci
Tekad Caca


__ADS_3

Dalam sekejap suasana di dalam ruangan Daniel menjadi dingin, dan di luar sana sudah ada Abian yang setia berdiam diri mendengarkan semua percakapan mereka. Abian bahkan menghentikan para penjaga untuk mengusir Sindy dan Rizal dari tempat itu


Tiba-tiba saja Sindy tertawa dengan lepas membuat semua mata langsung tertuju ke arah dirinya dengan tatapan mata yang aneh


"Saya kira seorang tuan Daniel Putra Perkasa adalah orang yang sangat pintar, bahkan cita-cita saya dulu adalah bergabung dengan perusahaan ini karena rasa kagum saya terhadap anda. Ternyata anda hanyalah orang bodoh yang menggunakan jas mahal," tersenyum sinis


Wajah Daniel sudah menjadi merah akibat terbakar emosi


"Anda bilang Caca penyebab kematian adik anda? anda orang hebat tuan Daniel, bukan hal yang sulit bagi anda jika anda ingin mencari tau semua kebenarannya"


"Apa maksud kamu?"


Sindy pun kembali tertawa dan menatap ke arah Daniel dengan tatapan mata sedikit meremehkan


"Apa anda tidak bisa menggunakan sedikit saja otak anda yang pintar itu tuan? apakah mungkin ada seorang wanita yang mengendarai mobil jika di saat yang bersamaan ada seorang laki-laki?"


"Cukup!! ga perlu kamu membela dia sampai sejauh itu!!" penuh penekanan


"Saya hanya mengatakan sebuah kebenaran tuan, apa hati anda menolak untuk menerima kebenaran? atau anda hanya merasa malu ternyata anda sudah melakukan sebuah kesalahan?" penuh keyakinan


Daniel tampak terdiam sedikit ragu, dia kembali teringat akan laporan yang mengatakan bahwa ada seseorang yang datang ke kantor polisi dan memberikan kesaksian bahwa yang mengendarai mobil saat itu adalah seorang laki-laki


"Saya yakin bukan hal yang sulit jika anda benar-benar ingin mencari tau kebenaran nya"


Daniel pun terlihat semakin ragu akan apa yang dia yakini selama ini, dan tiba-tiba Rizal pun mulai melangkahkan kakinya maju ke depan

__ADS_1


"Yang di katakan mbak Sindy benar adanya, saya salah satu orang yang menyaksikan kejadian itu secara langsung. Saat itu supir yang bersama saya bilang dia sudah ke kantor polisi untuk memberikan kesaksian, tetapi karena pengakuan Caca dan mobil yang di gunakan adalah milik Caca semua jadi tebantahkan." penuh keyakinan


Daniel merasakan teramat sakit di dalam hatinya mendengar semua itu, tetapi dia masih teap berusaha untuk tidak mempercayai semua itu


"Apa kalian mencoba membohongi saya? karena ga mungkin ada orang yang bersedia melakukan itu semua"


Lagi-lagi Sindy tertawa lepas


"Caca melakukan itu cuma untuk menebus perasaan bersalah terhadap dirinya sendiri, perasaan bersalah dia di masa lalu karena dia ga berani mengatakan yang sebenarnya bahwa dia lah penyebab kecelakaan mamanya." tersenyum sinis ke arah Daniel


Daniel seakan kehilangan seluruh kekuatan yang dia miliki pada saat itu, sedangkan Rizal menatap ke arah Sindy dengan serius karena akhirnya dia mengetahui alasan Caca melakukan itu semua


"Sekarang kalian sudah tau kalau Caca ga memiliki hutang apapun kepada keluarga kalian, dan saya harap kalian semua jangan pernah mencari dia atau menemui dia lagi. Bila bagi kalian anggota keluarga kalian penting, hal itu juga berlaku bagi saya." dengan tegas


"Maafin mbak ya Ca, mbak ga bisa jaga kamu dengan baik"


Rizal hanya bisa terdiam dan memberikan sapu tangan miliknya, dia seakan bisa merasakan sakit yang di rasakan Sindy pada saat itu. Sedangkan di ruang kerjanya Daniel akhirnya bisa memahami tatapan mata Caca saat terakhir kali, tatapan mata yang penuh rasa kecewa kepada dirinya


"Akh!!" Daniel menghempaskan seluruh barang yang berada di atas meja kerjanya


"Kenapa? kenapa kamu ga mau jelasin apapun sama aku? apa rasa kecewa kamu lebih besar dari perasaan kamu ke aku?"


Di dalam ruangan Daniel masih ada Rico dan Abian yang masih setia menemani Daniel, mereka yakin bahwa hati Daniel saat itu pasti merasa kecewa terhadap dirinya sendiri


"Cari tau kebenaran tentang semua ucapan perempuan tadi"

__ADS_1


"Baik pak"


Abian pun pergi meninggalkan ruangan Daniel, sedangkan Rico benar-benar menjadi sosok teman yang setia tanpa banyak bicara seperti biasanya


Dengan mudahnya Daniel mengetahui kebenaran tentang kecelakaan yang menimpa adiknya, Daniel pun merasa semakin tersiksa dengan perasaan bersalah dirinya terhadap Caca. Daniel memerintahkan semua orang untuk mulai mencari keberadaan Caca, Daniel bahkan mengatakan harus menemukan Caca di mana pun dia berada


Masih ada pemimpin keluarga Perdana yang sudah mengetahui bahwa sang anak ternyata sudah bebas dan sempat kembali ke kediaman mereka, dengan penuh amarah sang pemimpin keluarga Perdana melampiaskan amarahnya kepada sang istri. Dia juga memerintahkan orang-orang untuk mencari keberadaan Caca


Semua orang seperti sedang berlomba untuk mencari tau tentang keberadaan Caca saat itu, sedangkan Caca sudah pergi jauh dari kota tersebut


Di tempat yang jauh di sana ada Caca yang sudah bertekad melanjutkan hidupnya dengan baik, dia pun menjual semua barang berharga miliknya untuk memulai hidup yang baru. Dia terus menguatkan hatinya dan meyakinkan hatinya bahwa dia bisa hidup dengan baik tanpa harus terikat dengan masa lalu


Caca mulai merencanakan jalan hidup yang akan dia lalui dia pun akhirnya memutuskan untuk menyewa sebuah tempat yang berada di pinggir jalan, dia menjadikan tempat itu untuk tempat tinggal dan berencana membuka sebuah usaha sesuai dengan apa yang dia inginkan


Dengan penuh semangat Caca mulai menyiapkan tempat tersebut agar terlihat lebih baik dan semua dia lakukan sendiri, Caca melakukan segala hal sendiri. Hal tersebut juga dia lakukan untuk melepaskan dirinya dari pemikiran yang menyesakkan dadanya, dan cara tersebut terbukti ampuh membuat Caca mulai bangkit dari keterpurukan nya


Hari demi hari terus berlalu dengan sangat cepat, semua orang yang berusaha mencari keberadaan Caca belum bisa membuahkan hasil apapun. Sedangkan Caca di tempat yang jauh di sana sudah siap untuk membuka sebuah toko bunga seperti keinginan nya


Caca memandangi toko bunga yang dia buka dengan perasaan bangga, karena dia benar-benar menyiapkan segala sesuatu nya sendiri


"Kamu harus semangat Ca, sekarang ga perlu lagi memikirkan tentang kenangan atau masa lalu. Yang ada saat ini adalah melangkah maju ke depan dan hidup dengan baik." tersenyum puas


"Kalau kalian semua pikir aku ga bisa hidup tanpa kalian itu salah besar, aku mungkin ga akan pernah bisa merubah masa lalu dan melupakan semua kenangan dengan mudah. Tapi aku ga akan pernah berhenti untuk melangkah maju ke depan"


Caca pun mulai resmi membuka toko bunga miliknya tanpa tau orang-orang di kota besar sedang berusaha mencari dirinya, dia membuang jauh semua pikiran tentang masa lalu yang menyakitkan dan dia sudah bertekad menjalani hidup dengan baik

__ADS_1


__ADS_2