Cinta Pengganti (Menikahi Calon Kakak Ipar)

Cinta Pengganti (Menikahi Calon Kakak Ipar)
Kedatangan Reo dan Bisma


__ADS_3

Qian duduk menunggu di bangku tunggu. Hingga panggilan pesawat datang sudah terdengar, Qian masih duduk di bangkunya tak bergeming.


Bisma dan Reo yang baru turun dari pesawatnya celingak-celinguk mencari keberadaan Qian.


"Jadi nggak sih dia jemput kita?" gumam Bisma kepada Reo.


"Katanya udah nyampek tadi," jawab Reo masih celingukan mencari sosok sahabat karibnya itu, hingga matanya terhenti pada sosok lelaki tampan yang tengah duduk santai di sebuah bangku sedang asyik dengan kesibukannya sendiri.


"Heh bangsat. Kita sibuk nyariin lo. Lo malah enakkan main game di sini," rutuk Reo karena kesal, bahkan saat Reo datang Qian hanya menoleh sekilas lalu kembali cuek sibuk dengan handphone nya.


dan mencengkram kepala Qian keras hingga Qian berteriak kaget.


"Gue kangen. Gue kangen..." seru Bisma yang tiba-tiba datang seraya terus memeluk Qian yang terus memberontak.


"Lepasin gue, kampret," seru Qian terus memberontak. Hingga akhirnya dia berhasil melepaskan diri.


Qian menatap Reo dan Bisma yang duduk di sisi kanan dan kirinya. Dengan Bisma yang masih tersenyum nyengir kearahnya seraya mencengkeram erat lengan Qian. Qian hanya bisa bergidik ngeri melihat tatapan aneh sahabatnya itu.

__ADS_1


"Yuk pulang!" seru Qian bangkit dari duduknya seraya merenggangkan pinggangnya yang pegal karena terlalu lama duduk di posisi yang sama.


"Jangan pulang langsung, donk. Makan dulu. Gua laper," ajak Bisma dan di angguki Reo.


Reo dengan seenaknya menyerahkan kopernya kepada Bisma dan terdengarlah sumpah sarapah Bisma tak terima tapi tetap saja dia membawa koper tersebut hingga sampai parkiran mobil Qian.


"Tumben lo mau pakek mobil cewek," seru Reo heran melihat mobil Honda jazz merah yang Qian gunakan saat ini.


Dia sudah paham betul dengan selera Qian, apalagi di dalamnya ada beberapa ornamen pink sebagai aksesoris nya.


"Punya bini gue," ungkap Qian santai seraya masuk mulai menjalankan mobilnya.


"Sejak kapan?" tanya Reo lagi.


"Udah. Nggak penting. Mau pulang atau makan dulu?" tanya Qian lagi.


"Makan!" sahut Bisma dari belakang.

__ADS_1


Mereka pun segera menuju sebuah restoran yang menyajikan makanan khas Indonesia karena memang mereka sedang ingin yang tradisional-tradisional.


***


Di sisi lain Vero baru saja sampai di sebuah restoran. Dari kejauhan dia sudah melihat keberadaan Alzam.


Saat melihat kedatangan Vero Alzam pun melambaikan tangannya untuk memberi tanda kepada Vero posisinya.


Vero dengan senyum segera menghampiri Alzam. Lelaki itu terlihat sangat tampan dengan jas putihnya. Sepertinya dia tengah bertugas dan sengaja meluangkan waktu untuk menemui Vero.


"Maaf, ya. Aku ganggu, ya?" tanya Vero tidak enak hati.


"Nggak apa-apa. Emang nya kenapa bisa sampai mama kamu ambil semua uang dan perhiasan kalian?" tanya Alzam penasaran.


"Kemaren pas acara peringatan 7 harian nenek mama masuk kamar aku. Terus bilang, perhiasan nya nggak aman kalo di simpan di kamar, karena orang-orang pada rame. Yaudah, aku kasih dia pegang. Aku lupa kalo ATM nya juga aku simpan di situ, aku bungkus pakek kertas nomer pinnya gara-gara takut lupa nomer pinnya kemaren. Malam tadi Qian malah dapat notifikasi kalo uangnya di ambil sama mama, hampir 100 jutaan mama tarik dari semalam. Itu tabungan Qian kerja freelance buat desain grafis selama ini. Qian nggak ngomong apa-apa cuman aku nggak enak sama dia. Aku mau nanyain mama langsung sama Qian, tapi aku takut Qian nggak bisa tahan emosi. Aku takut nanti papa Ferdi tau malah jadi masalah lagi. Mau nanyain sendirian aku yakin mama nggak akan kasih," terang Vero panjang lebar. Dan dengan tatapan seolah memohon. Dia tidak tau harus mengadu kepada siapa lagi sekarang semenjak neneknya meninggal.


"Tadi Mama udah aku telfon buat kesini. Dia bilang, ok. Kita coba tungguin saja dulu," tambah Vero yang tampak panik.

__ADS_1


"Ok, aku paham. Nanti aku coba ngomong sama mama kamu," jawab Alzam dengan tatapan hangatnya menenangkan hati Vero yang tengah gelisah saat ini.


__ADS_2