
{ Setahun kemudian }
Cuaca yang sejuk membuat hembusan napas terlihat, bunga-bunga cantik yang berguguran menghiasi jalan menuju sekolah.
Para siswa mulai berdatangan ada yang jalan kaki, bersepeda, dan untuk kalangan atas tentu saja di antar menggunakan mobil pribadi nya yang mewah.
"Aaaa aku rindu bau sekolah." Dengan langkah percaya diri Aria kembali, pastinya dengan berbagai perubahan pada dirinya membuat orang-orang yang dulunya memandang rendah dia menjadi terpukau dan terpesona.
Dengan tubuh yang ramping dan mulus, rambut panjang bergelombang serta wajah cantik nya membuat nya sekarang dijuluki "Bunga Mawar".
Yaa..dia membuat dirinya terlalu menonjol dengan mengaitkan simbol bunga mawar di baju nya membuat orang-orang mudah menjuluki nya.
Tapi dia merasa risih karena orang-orang menjulukinya itu.
Bunga Mawar apanya, bisakah kalian jangan seperti ini.
Aku hanya iseng saja mengaitkan nya, tapi kenapa efek nya luar biasa sekali.
Sebelum masuk kelas, terlebih dahulu Aria pergi menemui guru untuk mengurusi kembali nya dia lagi.
Setelah selesai, Aria kembali dengan beasiswa yang masih menjadi miliknya dan itu membuat dia bahagia.
Hampir saja guru itu tidak mengenali ku tadi. Haha...
Aria terus terkekeh tanpa memperhatikan semua orang yang sedang menatap nya.
Lihat lah sekarang pandangan kalian membuat aku jijik saja.
Dasar tidak berguna.
__ADS_1
Aria menghilangkan wajah bahagia nya dengan sekejap dan berjalan menuju kelas nya yaitu kelas 2.
Karena berhenti setahun, Aria harus mengulang kembali kelas nya.
Yaah ini tidak apa-apa. Setidaknya aku tidak melihat wajah itu lagi.
Saat Aria masuk kelas pandangan semua orang langsung tertuju pada nya.
Gosip tentang keeadaan Aria saat ini dalam sekejap menyebar luas.
Aria merasa gugup walaupun dia sebenarnya adalah kakak kelas disini, tapi tetap saja berbeda karena dia harus bersama adik kelas nya selama setahun. Dan mulai saat ini juga Aria ingin memiliki teman.
"Mmm hai." Dengan senyum kaku nya Aria mencoba membuat jalinan persahabatan.
Dan benar saja tidak menunggu lama para murid disini langsung mengerubungi Aria.
Walaupun masih ada sebagian yang melihat Aria dengan tatapan kebencian, tapi itu semua sudah biasa Aria terima dan itu tidak dia hiraukan.
"Ahh ya terima kasih." Ucap Aria dengan senyum ramah.
Aria dengan senang hati menerima tawaran itu. Dia merasa canggung karena baru kali inilah ada yang mengajak nya berbicara selain hanya meminta jawaban.
"Perkenalkan nama ku Su Mi, aku tahu sebenarnya kau kakak kelas kami." Ucap Su Mi dengan ceria. Seperti nya anak ini lumayan baik untuk di ajak berteman, pikir Aria.
"Iya mungkin saja seluruh sekolah tahu, aku juga tidak menyembunyikan nya."
"Perkenalkan juga nama ku Aria Kim siswa yang mengulang. Haha."
Walaupun kemampuan mencairkan suasana. Aria tidaklah bagus, tapi Su Mi memaklumi nya.
__ADS_1
"Apa kakak mau menjadi teman pertama ku." Tawar Su Mi dengan ragu-ragu, dia juga mulai berbicara formal karena Aria lebih tua dari nya.
"Bicara apa kau ini...."
Su Mi terkejut dan menyangka kalau Aria marah.
"Apa kau tidak punya teman." Tanya Aria.
"Belum, karena masih ajaran baru hanya perkenalan biasa dan belum membentuk pertemanan." Su Mi menunduk malu. Dimana wajah ceria nya tadi.
Aria berpikir untuk orang seperti Su Mi teman adalah hal yang mudah, tapi kenapa dia masih sendiri.
Aria mengangkat tangan nya dan menepuk rambut Su Mi dengan lembut.
"Baiklah. Tapi hindari panggilan kakak mu itu, kita sekelas. Mengerti."
Entah kenapa Su Mi merasa nyaman dengan perlakuan Aria, padahal baru saja bertemu tapi orang nya benar-benar lembut.
Wahhh kakak ini sempurna sekali, cantik, lembut, dan baik hati. Apalagi kelebihan nya ya.
"Sudah di putuskan kalau mulai detik ini juga aku Su Mi akan menjadi penggemar Aria." Dengan suara keras Su Mi berhasil mendapatkan perhatian murid lain.
"Apa kau ingin membuat fandom untuk Aria?. Aku ikut ya."
"Benarkah ada, aku juga."
Aria tidak bisa berbicara apa-apa. Dia ingin marah, tapi bagaimana cara nya, dia tidak ingin melukai hati kecil Su Mi.
Aahh terserah dia saja.
__ADS_1
Bersambung!!!