
"Jin Ho." Panggil orang itu
Dan melihat siapa yang bersama dengan Jin Ho.
"Kau...."
Aria juga sama terkejut nya saat melihat siapa orang itu.
"Kakak."
Apa...kakak?.
"Aria, dia saudara ku kak Min Ho."
Sungguh diluar dugaan kenapa bisa bertemu dengan orang ini.
"Kenapa kau bisa disini kak?." Tanya Jin Ho.
Biasanya kakak nya ini tidak pernah peduli sesuatu tentang nya dan apalagi sampai tahu letak tokoh nya ini.
"Kau jangan salah paham kalau aku peduli dengan mu, hanya saja orang dirumah mencari mu maka nya aku kesini." Sepanjang jawaban nya, Min Ho hanya melihat ke arah Aria yang sedang terpaku.
Kenapa dia sampai melihat ku seperti itu. Dan apalagi yang aku dengar tadi...
Gawat ini hal pribadi yang seharusbya tidka aku dengar. Lebih baik aku pulang dan untuk bicara nya mungkin kalau bertemu Jin Ho besok disekolah. Maafkan aku Jin Ho.
"Mmm Jin Ho aku pulang dulu." Aria tidak peduli jika rambut nya masih berantakan dan dia bergegas keluar dari tokoh yang aura nya terasa mencekam itu.
__ADS_1
"Maafkan aku Jin Ho." Teriak Aria dari luar, tapi masih terdengar ke dalam membuat Jin Ho tertawa dan terheran kenapa Aria meminta maaf.
Dan pandangan Jin Ho kembali terfokus dengan Min Ho.
"Nah sekarang, kenapa kakak bisa tahu aku disini." Tanya Jin Ho pada kakak nya itu.
"Kau kira di keluarga kita itu bisa menyembunyikan sesuatu bahkan sekecil apapun itu."
"Apa?. Apa barusan yang aku dengar. Keluarga?, kita?, kakak sudah menerima ku?." Dengan penuh harap Jin Ho menginginkan agar dia diterima oleh Min Ho, bukan hanya ayah nya saja.
"Kau salah dengar."
"Sudahlah cepat aku tidak suka berlama-lama dengan mu." Min Ho langsung keluar dari tokoh dan menunggu Jin Ho di mobil.
Masih saja kasar.
Belum juga beberapa jam kenapa aku sudah merindukan nya.
Hahaha...
Setelah merapikan segala sesuatu di tokoh nya Jin Ho menyusul Min Ho dan masuk ke mobil.
.
"Kalian sudah pulang." Ibu Jin Ho langsung menyambut kedatangan mereka berdua.
"Kau darimana saja seharian." Tanya Ibu Jin Ho khawatir.
__ADS_1
Ehh bukankah kakak bilang...
"Ibu tidak tahu." Tanya Jin Ho balik.
Dan ibu nya merespon dengan mengangkat bahu.
Jin Ho langsung melihat ke arah Min Ho yang sudah menjauh dan masuk ke kamar nya.
Aneh...
.
"Oohh astaga jantung ku terasa mau lepas saja tadi." Setelah selesai mandi Aria duduk di ruang tamu sambil mengeringkan rambut nya.
"Aura nya terasa berbeda saat...siapa nama nya tadi...Min...Ho, iya Min Ho. Apa ada masalah ya...hmm tidak tidak Aria ini bukan urusan mu jangan ikut campur. Dan aku juga belum bicara tentang rencana ku untuk membantu Jin Ho tadi, huuuhh...."
"Apa aku membuat kesalahan ya karena meminta bantuan pria itu kemarin, jadi pacar palsu seperti nya aku menyesal telah mengucapkan itu, tapi dari reaksi nya pria itu tidak peduli dan dia jelas-jelas menatap ku dengan penuh kebencian."
"Jika aku bertemu dengan nya besok aku akan membatalkan permintaan SOS ku, aku tidak mau terlibat hal yang rumit. Pokok nya aku tidak mau terlibat lebih dalam dengan kedua orang itu, untuk teman mungkin aku bisa terima untuk selebihnya tidak akan."
Tiba-tiba Aria tersadar sesuatu.
"Tapi...jika di bandingkan wajah Jin Ho dengan Min Ho sama sekali tidak mirip. Aura nya berbeda jika berdua dengan Jin Ho entah kenapa rasa nya menyenangkan, tapi sebaliknya jika dengan Min Ho kesan pertana dengan nya saja sudah membuat ku kesal. Dasar."
Setelah ocehan nya tentang kedua bersaudara berakhir, Aria kembali mengingat mungkin dia akan bertemu dengan Lucas besok disekolah.
"Semoga besok tidak terjadi apa-apa." Ucap Aria sambil memandang kosong ke depan.
__ADS_1
Bersambung!!!