Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
127


__ADS_3

Aria memotong daging dengan ukuran kecil dan meletakkan nya di tungku pemanggang.


Min Ho, Su Mi, Min Hyuk, dan Jin Ho melihat Aria dengan penuh sampai-sampai Aria merasa tidak nyaman.


"Bisakah kalian tidak melihat ku sampai sebegitunya." Ucap Aria sambil tertawa.


"Aku akan membantu mu." Min Ho mengambil gunting di yang masih berada di tangan Aria.


"Kau serius, nanti pakaian mu bau asap." Ucap Aria.


"Tidak apa-apa, aku akan jadi laki-laki tidak berguna jika hanya melihat pacar nya yang kesusahan."


Min Ho berkata dengan santai, tapi Aria sempat panik, dia melirik teman nya yang lain, tapi mereka biasa saja.


"Kalau begitu aku juga mau coba." Min Hyuk menawarkan diri untuk membantu Min Ho, dan sekarang Aria tidak lagi mengurusi masalah daging atau apapun, dia hanya melihat mereka yang dengan cara nya sendiri memanggang daging.


Aria mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel nya, dia diam-diam mengambil foto saat Min Ho serius memanggang, Min Hyuk dengan membalut daging nya dengan kubis, sementara Su Mi dan Jin Ho hanya menunggu daging nya selesai di panggang.


Setelah selesai, seperti biasa Min Ho mendahulukan Aria untuk makan terlebih dahulu.


"Bagaimana." Tanya Min Ho dengan wajah serius.

__ADS_1


"Hmm... enak.. ini eenak sekali. Kalian juga makan lah." Ucap Aria.


Seakan Aria adalah induk nya mereka pun mulai makan, dan benar saja daging nya matang dengan pas dan ini enak sekali. Sebenarnya lebih enak jika minuman nya seperti soju, tapi Aria tidak mau karena mereka masih kecil untuk mabuk.


Jika dilihat dari raut wajah senang Su Mi, Jin Ho, Min Ho, dan Min Hyuk, Aria tahu kalau mereka senang makan di tempat seperti ini.


"Jadi apa kalian puas dengan makanan nya." Tanya Aria.


Min Hyuk mengangguk dengan cepat dan wajah nya yang ceria tidak pernah padam dari tadi.


"Aku akan selalu mengingat rasa makan di tempat ini, dan aku beruntung bisa mengenal mu Aria." Ucap Min Hyuk yang ternyata di angguki oleh yang lain.


"Haha, ya ya, sekarang makan lah sepuas kalian."


Min Ho dan Aria sibuk sendiri, dan Min Hyuk makan dengan lahap.


Beberapa foto berhasil mereka dapat dari momen ini, dan itu akan menjadi kenangan kelak mereka tidak bisa bertemu seperti ini lagi.


Setelah lumayan lama di tempat itu dan juga telah merasa kenyang, mereka pun pergi dari tempat itu.


"Sekarang kemana lagi." Tanya Min Hyuk, dia merasa terlalu awal untuk pulang.

__ADS_1


"Mau kemana lagi, pakaian kita sudah tidak bagus untuk dibawa jalan-jalan."


Min Ho benar, pakaian mereka sudah berbau asap panggangan, tapi Min Hyuk seperti nya kecewa, terlihat kalau dia masih ingin bersama seperti ini.


"Bagaimana kalau ke apartemen ku saja, yaah walaupun tidak ada hiburan, tapi kita bisa bermain kartu. Bagaimana." Tawar Aria.


"Sungguh, kalau begitu ay...." Min Ho menahan Min Hyuk yang berlari mendekati Aria.


"Apa tetangga apartemen mu tidak menaruh curiga nanti, kau mengundang anak laki-laki." Min Ho terlihat cemas, tapi Aria paham.


"Tidak apa-apa, tetangga di sana tidak terlalu peduli dengan urusan orang lain."


Akhirnya karena merasa Aria tidak keberatan, Min Ho pun mengalah dan mereka pun pergi menuju apartemen Aria.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2